Investor brunei dan singapura segera investasi di lima kecamatan wonogiri

Wonogiri, wuryantoro.com, Difasilitasi oleh walikota solo Ir. Joko Widodo pada Rabu(12/10) di ruang kerja bupati wonogiri H Danar Rahmanto, Investor dari Brunei darussalam dan Singapura membahas dan menjajaki kerjasama investasi di bidang pengelolaan hortikultura tanaman pangan komoditas tanaman sorgum(canthel, red).

Seusai pertemuan Bupati wonogiri menyatakan bahwa topografi wonogiri cocok untuk pengelolaan canthel ini, sehingga dilirik investor. Lima kecamatan ditawarkan kepada investor sebagai lahan penanaman, lima kecamatan tersebut diantaranya kecamatan wuryantoro, Manyaran, Pracimantoro, Giritontro dan Giriwoyo. Bupati juga sempat menyatakan bahwa Total kebutuhan lahan yang dibutuhkan sekitar 7.000 sampai 10000 hektare.


Tanaman sorgum ini nantinya akan diolah menjadi etanol, pupuk, tepung sorgum, dan pakan ternak. Bupati menjamin bahwa hasil olahan sorgum tersebut nantinya didapatkan hasil zero wise atau tidak ada limbah sama sekali. Masyarakat nantinya juga akan diuntungkan dengan project ini karena canthel merupakan tanaman yang biasa ditanam oleh masyarakat Wonogiri. “Hal ini tentu bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang biasa menaman canthel karena mendapat jaminan pasar,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Wonogiri Ir. Guruh Santoso mengatakan sorgum cocok dibudidayakan pada akhir musim penghujan. Sifatnya yang kuat terhadap kekeringan bisa menjadi alternatif tanaman pangan saat kemarau. "Sehingga lahan yang bero bisa diberdayakan. Dulu banyak yang menanam tapi petani sulit dalam pemasaran sehingga tidak lagi menanam," terangnya.

Bahkan Menurut beberapa sumber Sorgum yang ditemukan di Afrika 5000 tahun yang lalu sampai sekarang merupakan tanaman penting ke lima dunia, dan merupakan tanaman serealia penting ke tiga di Amerika Serikat yang merupakan eksportir sorghum terbesar di dunia. Meksiko dan Jepang dikenal sebagai importir sorgum dunia. Seluruh bagian tanaman sorgum dapat dimanfaatkan baik sebagai pangan, pakan ternak atau sebagai bahan baku industri.(TN)

0 Comments:

Post a Comment