BPR, Pasar Modal dan Pasar Uang

BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR)

Menurut UU No. 7 th 1992 Tentang Perbankan, Bank Perkreditan Rakyat adalah bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.

Kegiatan Usaha BPR

  1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
  2. Memberikan kredit.
  3. Menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah.
  4. Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, sertifikat deposito dan atau tabungan pada bank lain.

Kegiatan yang Dilarang

  1. Menerima simpanan berupa giro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran.
  2. Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing.
  3. Melakukan penyertaan modal.
  4. Melakukan usaha perasuransian.

Lokasi BPR

Tempat kedudukan kantor pusat BPR adalah kecamatan namun BPR dapat didirikan di ibukota kabupaten atau kotamadya sepanjang diwilayah itu belum terdapat BPR dengan persyaratan yang diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah.

Perizinan dan Bentuk Hukum BPR

Izin usaha BPR diberikan oleh Menteri Keuangan setelah mendengar pertimbangan Bank Indonesia. Sedangkan bentuk hukum untuk pendirian BPR adalah:
  1. Perusahaan Daerah
  2. Koperasi.
  3. Perseroan Terbatas (PT).
  4. Bentuk lain yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Segi Hukum BPR

  1. BPR hanya dapat didirikan dan didirikan dan dimiliki oleh warga negara Indonesia, badan-badan hukum Indonesia yang seluruh pemiliknya warga negara Indonesia, pemerintah daerah, atau dapat dimiliki bersama diantara ketiganya.
  2. BPR yang berbentuk koperasi, kepemilikannya diatur berdasarkan ketentuan dalam undang-undang tentang perkoperasian yang berlaku.
  3. BPR yang berbentuk perseroan terbatas dan sahamnya diterbitkan atas nama BPR hanya boleh didirikan di desa-desa di wilayah kecamatan diluar ibukota negara, ibukota propinsi, ibukota kabupaten, dan kotamadya dengan modal minimal sebesar Rp. 50 juta.

Pasar Modal

Pasar modal (Capital Market) adalah pasar yang menyediakan sumber pembelanjaan dengan jangka waktu yang relatif panjang, yang diinvestasikan pada barang modal untuk menciptakan dan memperbanyak alat – alat produksi dan akhirnya meningkatkan kegiatan ekonomi.

Pasar Perdana dan Sekunder

Pasar Perdana (Primary Market) adalah pasar abstrak dimana terjadi pernawaran dan penjualan efek untuk pertama kalinya pada saat penerbitan efek oleh suatu perusahaan yang go public.
Dalam hal ini penawaran dan penjualan efek dilakukan oleh penjamin utama emisi, penjamin emisi dan agen penjualan. Harga efek tidak ditentukan atas dasar permintaan dan penawaran yang terjadi melainkan telah ditetapkan sebelumya sesuai kesepakatan antara pihak emiten dan penjamin utama emisi serta penjamin emisi efek.
Pasar Sekunder (Secondary Market) merupakan tempat bagi investor untuk membeli ataupun menjual kembali efek yang dimilikinya. Harga efek terjadi atas dasar permintaan dan penawaran efek.

Pelaku Pasar Modal

  • Emiten adalah perusahaan yang melakukan emisi, baik berupa saham ataupun obligasi.
  • Investor adalah pihak yang menginvestasikan dananya melalui pembelian efek. Investasi ini dilakukan untuk kepentingan pihak investor itu sendiri dan dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan dari efek yang dibelinya.
  • Penjamin/emisi (underwriter) adalah pihak yang menawarkan efek untuk dijual kepada public. Pihak emiten yang mencari, memilih dan menunjuk pihak lain yang akan bertindak sebagai penjamin emisi.
  • Agen penjual adalah pihak yang menjual efek dari perusahaan yang akan "Go Public" tanpa kontrak dengan emiten yang bersangkutan.
  • Penanggung (Guarantor) adalah pihak yang menanggung pembayaran jumlah pokok disamping bunga obligasi dalam hal emiten cider janji atau tidak memenuhi janjinya kepada investor.
  • Wali Amanat adalah pihak yang tidak terlibat dalam penjualan efek tetapi dalam penjualan obligasi. Wali amanat bertindak sebagai pihak yang dipercaya mewakili kepentingan para investor.
  • Pialang adalah pihak yang melakukan penjualan efek disebut juga dengan "broker".
  • Biro Administrasi Efek (BAE) adalah pihak yang melakukan administrasi saham.
  • Tempat Penitipan Harta adalah tempat untuk menyimpan harta dalam penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu perjanjian tertulis (kontrak). Yang dimaksud dengan harta adalah surat – surat berharga seperti saham, obligasi dan sertifikat deposito.

Pasar Uang

Pasar uang merupakan pasar yang memperjual belikan instrument kredit berjangka waktu pendek (biasanya kurang dari 1 tahun) yang menjadi sarana investasi dan penghimpun dana masyarakat. Pelaku dalam perdagangan pasar uang adalah : perusahaan – perusahaan menengah dan besar, lembaga – lembaga keuangan, Instransi pemerintah dan individu – individu.

Sejak berlakunya Brenton Woods System (1974) dikenal 3 macam sistem penetapan kurs valas atau forex rate, yaitu :
  1. Sistem kurs tetap atau stabil (Fixed Exchage Rate System).
  2. Sistem kurs mengambang (Floating Exchange Rate System), yang dibagi dua yaitu : Mengambang secara murni atau Clean float atau Freely Floating System, yaitu penentuan kurs dibursa valas terjadi tanpa campur tangan pemerintah dan sistem mengambang terkendali atau Dirty Floating atau Managed Float System atau sistem penentuan kurs valas dimana pemerintah ikut campur tangan dalam mempengaruhi permintaan dan penawaran valas melalui kebijakan moneter, fiskal dan perdagangan luar negeri.
  3. Sistem Kurs Terkait (Pegged Exchange Rate System) adalah sistem penentuan nilai tukar valas dengan mengikuti nilai mata uang negara lain

Fungsi Bursa Valas :
  1. Menyediakan transaksi pembayaran internasional.
  2. Menyediakan fasilitas kredit jangka pendek untuk pembayaran internasional.
  3. Memberikan fasilitas hedging yaitu tindakan perusahaan atau pedagang valas utnuk menghindari risiko kerugian atas fluktuasi kurs valas.

Jenis transaksi
  1. Transaksi Spot, adalah jual beli mata uang dengan penyerahan dan pembayaran antar bank yang akan diselesaikan dalam 2 hari kerja berikutnya
  2. Transaksi Forward, adalah transaksi mata uang dengan penyerahanya pada waktu yang akan datang. Kurs ditetapkan pada waktu kontrak tetapi pembayaran dan penyerahan dilakukan pada saat kontrak jatuh tempo. Transaksi ini sering digunakan untuk hedging dan spekulasi.
  3. Trasaksi Swap, adalah pembelian dan penjualan secara bersamaan sejumlah tertentu mata uang dengan 2 tangal valuta (penyerahan) yang berbeda.


Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Ruang Lingkup Bank dan Lembaga Keuangan

Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan adalah setiap perusahaan yang bergerak dibidang keuangan, menghimpun dana, menyalurkan dana atau kedua-duanya. Secara teoritis dikenal dua macam lembaga keuangan yakni lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank. Adapun peranan utama dari kedua lembaga ini relatif sama yaitu sebagai perantara keuangan (financial intermediation) antara surplus units (ultimate lenders) dengan defisit unit (ultimate borrowers).

Peranan Lembaga Keuangan
Peranan lembaga keuangan dalam proses intermediasi keungan dapat dibagi dalam empat hal yaitu :

1. PENGALIHAN ASET (Assets Transmutation)
– Lembaga Keuangan memiliki aset dalam bentuk pinjaman kepada pihak lain dalam jangka waktu tertentu, dana kepada pihak lain dalam jangka waktu tertentu, dana pembiayaan aset tersebut diperoleh dari tabungan masyarakat
2. LIKUIDITAS (Liquidity)
– Likuiditas berkaitan dengan kemampuan untuk memperoleh uang tunai pada saat dibutuhkan
3. REALOKASI PENDAPATAN (Income Reallocation)
– Lembaga Keuangan sebagai tempat realokasi pendapatan untuk persiapan di masa yang akan datang
4. TRANSAKSI (Transaction)
– Lembaga Keuangan menyediakan jasa untuk mempermudah transaksi moneter

Sistem Keuangan

Pada prinsipnya sistem keuangan di Indonesia terbagi atas tiga sistem, yaitu :

a. Sistem Moneter 
Dalam sistem moneter tercakup bank dan lembaga-lembaga yang ikut menciptakan uang giral (seperti Departemen Keuangan, Bank Indonesia dan bank-bank yang boleh menerima simpanan giro). Departemen Keuangan dan Bank Indonesia bertindak sebagai otoritas moneter yang melakukan fungsi
  1. Mengeluarkan uang kertas dan uang logam
  2. Menciptakan uang primer
  3. Mengawasi sistem moneter
  4. Mengelola cadangan devisa
b. Sistem Perbankan
Pada dasarnya lembaga perbankan di Indonesia dibina dan diawasi oleh Bank Indonesia dan menurut UU No. 7 tahun 1992 sistem perbankan Indonesia adalah :
  1. Bank Umum yang terbagi dalam Bank Pemerintah Pusat, bank Pemerintah Daerah, bank Swasta Nasional, bank Asing, bank Campuran
  2. Bank Perkreditan Rakyat, yang terbagi atas; BPR pra Pakto ’88 dan BPR pasca Pakto ’88.
  3. Bank Bagi Hasil (syariah), yang dibagi atas : Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat.
c. Sistem Lembaga Keuangan Bukan Bank
-Lembaga Pembiayaan
  • Perusahaan Modal Ventura
  • Perusahaan Sewa Guna Usaha
  • Perusahaan Anjak Piutang
  • Perusahaan Pegadaian
– Perusahaan Asuransi
– Dana Pensiun
– Pasar Modal
– Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing
– Perusahaan Reksadana

Pengertian Bank

Menurut UU RI No. 10 tahun 1998 tentang perbankan yang dimaksud dengan bank adalah " badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk – bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak".

Jenis –jenis Bank

1. Dilihat dari fungsinya.
Menurut UU Pokok Perbankan No. 7 tahun 1992 dan ditegaskan dalam UU RI No. 10 tahun 1998 jenis perbankan terdiri dari : Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat 

2. Dilihat dari kepemilikan
  1. Bank Milik Pemerintah
  2. Bank Milik Swasta
  3. Bank Milik Koperasi
  4. Bank Milik Umum
  5. Bank Milik Campuran
3. Dilihat dari segi status
a. Bank Devisa
Merupakan bank yang dapat melaksanakan transaksi keluar negeri atau berhubungan dengan mata uang asing secara keseluruhan, misalnya transfer keluar negeri inkaso keluar negeri Travellers cheque negeri, inkaso keluar negeri, Travellers cheque, pembukaan dan pambayaran Letter of Credit dan transaksi lain.

b. Bank non Devisa
Merupakan bank yang belum mempunyai izin untuk melaksanakan transaksi sebagai bank devisa.

4. Dilihat dari segi cara penentuan harga
a. Bank yang berdasarkan prinsip konvensional
b. Bank yang berdasarkan prinsip syariah

PENGGABUNGAN USAHA BANK

1. Merger
adalah penggabungan dari dua bank atau lebih dengan cara tetap memperhatikan berdirinya salah satu bank dan membubarkan membubarkan bank-bank lainnya tanpa melikuidasi terlebih bank bank lainnya tanpa melikuidasi terlebih dahulu.

2. Konsolidasi
adalah penggabungan dari dua bank atau lebih dengan cara mendirikan bank baru dan membubarkan bank – bank tersebut tanpa melikuidasi terlebih dahulu.

3. Akuisisi
Merupakan pengambilalihan kepemilikan suatu bank yang berakibat pengendalian terhadap bank. Dalam hal penggabungan dengan bentuk akuisisi biasanya nama bank yang diakuisisi tidak berubah dan yang berubah hanyalah kepemilikannya.

Sistem Lembaga Keuangan Selain Bank

Lembaga yang membina dan mengawasi operasional lembaga keuangan bukan bank adalah Departemen Keuangan.
  1. Lembaga Pembiayaan yang terdiri atas:Sewa guna usaha, Anjak piutang, Modal ventura, Pemb konsumen, dan Kartu kredit.
  2. Usaha pengasuransian, yang terdiri dari: Kerugian, Jiwa, Sosial, Reasuransi, Broker asuransi.
  3. Dana Pensiun, terbagi atas: Pemberi kerja dan Lembaga keuangan.
  4. Pegadaian.
  5. Pasar Modal yang terdiri dari: Bursa efek, Perusahaan Efek, Reksa Dana, Lembaga Penyimpan dan penyelasaian , Biro Administrasi Efek.

Pengertian BANK SENTRAL

Bank sentral adalah lembaga keuangan yang mempunyai hak monopoli dalam mencetak dan mengedarkan uang sebagai alat pembayaran yang sah di suatu negara. Lembaga ini umumnya milik negara, yang tidak mengutamakan keuntungan diawasi oleh masyarakat (melalui Dewan Perwakilan Rakyat)aktifitasnya terutama dengan bank-bank. Nama bank sentral di Indonesia disebut dengan Bank Indonesia, yang keberadaan dan peran fungsinya diatur dalam Undang-undang Bank Sentral (UU No. 13/1968).

Sejarah Bank Sentral
Bank Indonesia berasal dari De Javasche Bank NV yang merupakan bank milik Belanda, didirikan tanggal 10 Oktober 1827 yang kemudian dinasionalisasi pemerintah Republik Indonesia tanggal 6 Desember 1951 dengan UU No. 24 tahun 1951 menjadi bank milik pemerintah Republik Indonesia.

Bank Indonesia berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta dan berkantor cabang 42 buah diseluruh Indonesia, sedangkan yang diluar negeri ada 5 kantor perwakilan (Kuala Lumpur, London, New York, Singapura dan Tokyo)

Tujuan dan Tugas Bank Indonesia
Menurut Undang-Undang tentang Bank Sentral No. 23 tahun 1999 Bab III Pasal 7 tujuan Bank Indonesia adalah untuk mencapai dan memelihara kestabilan rupiah. Agar kestabilan rupiah dapat tercapai dan terpelihara, maka Bank Indonesia memiliki beberapa tugas pokok, antara lain :
  1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
  2. Mengatur dan menjaga sistem pembayaran
  3. Mengatur dan mengawasi bank (UU N0.23/ 1999 Bab III pasal 8)

Dewan Gubernur Bank Indonesia
Dalam menjalankan tugas pokok diatas Bank Indonesia dipimpin oleh dewan gubernur. Dewan Gubernur Bank Indonesia terdiri atas seorang gubernur, seorang deputi gubernur senior dan sekurang kurangnya 4 atau sebanyak-banyaknya 7 deputi gubernur.

Instrumen Moneter Bank Sentral
1. Operasi Pasar Terbuka (OPT). OPT adalah jual beli surat berharga yang dilakukan oleh bank sentral, dan harus dilakukan secara terbuka dan terorganisasi. OPT biasanya digunakan untuk menangulangi bahaya inflasi yang timbul karena uang beredar berlebih dengan cara menjual SBI dan SBPU.

2. Politik Tingkat Diskonto (PTD). PTD merupakan
instrumen pengawasan BI dalam kapasitasnya sebagai lenders of last resort dengan cara memberikan kredit likuiditas bersuku bunga rendah (bila deflasi) atau tinggi (bila inflasi). Kegunaan pemberian kredit likuiditas kepada perbankan agar dapat memperbesar cadangan moneter.

3. Instrumen Selektif Tambahan. Berbeda dengan OPT
dan PTD yang disebut dengan instrumen utama, instrumen ini memiliki cakupan terbatas (selektif) dan berlaku untuk bank dan bidang tertentu. Beberapa instrumen tersebut adalah:
  1. Moral Suation, adalah ajakan informal dan non legal bank Sentral kepada bank tertentu untuk melakukantindakan seperti yang dikehendaki BI.
  2. Legal Lending Limit (Triple L), Loan-deposit Ratio (LDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Ketiga instrumen ini mengatur masalah intern bank: memelihara keseimbangan antara harta dan kewajiban, terutama keseimbangan antara pemberian pinjaman dan deposito. 
4PB45BS24AZJ
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Kredit Perbankan, Pengertian, Unsur-unsur dan Pertimbangan Kredit

Informasi Kredit Terbaik di Indonesia

Pengertian Kredit

Kata kredit diambil dari kata credere (latin) yang berarti kepercayaan. Kredit adalah pemberian prestasi (misal uang atau barang) dengan balas prestasi(kontraprestasi) yang akan terjadi pada waktu mendatang. Menurut UU No. 7 tahun 1992 tentang pokok –pokok perbankan, pengertian kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yan dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjaman – pinjaman antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan atau pembagaian hasil keuantungan.

Unsur – unsur Kredit

Unsur yang terdapat dalam kredit adalah :
1. Kepercayaan, yaitu keyakinan dari pemberi kredit bahwa prestasi yang diberikan akan benar – benar diterima kembali dalam jangka waktu tertentu.
2. Waktu, Masa yang memisahkan antara pemberian prestasi dan kontraprestasi yang diterima pada masa yang akan datang.
3. Degree of risk, yaitu tingkat risiko yang akan dihadapi sebagai akibat dari jangka waktu yang memisahkan antara pemberi prestasi dan kontraprestasi.

Pertimbangan Kredit

1. Karakter (character), yaitu tabiat sarta kemauan si pemohon untuk memenuhi kewajiban yang telah dijanjikan.
2. Kemampuan (capacity), yaitu kesanggupan si pemohon untuk mengembalikan pinjaman untuk memenuhi kewajiban lainnya.
3. Modal (capital)
4. Bidang usaha (line of business)
5. Rekening
6. Pergaulan sosial
7. Permintaan produksi
8. Persaingan
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Produk dan Jasa Bank Letter of Credit Bank Garansi Inkaso Bank note

Informasi Kredit Terbaik di Indonesia

LETTER OF CREDIT (L/C)

L/C adalah jasa bank yang diberikan kepada masyarakat (nasabah) untuk memperlancar arus barang dalam kegiatan ekspor-impor. LC merupakan suatu pernyataan dari bank atas permintaan nasabah (importir) untuk menyediakan dan membayar sejumlah uang tertentu untuk kepentingan pihak ketiga (eksportir).

BANK GARANSI

Guarantee (garansi) artinya jaminan Bank Garansi adalah jaminan bank dalam penyelesaian suatu proyek jika pelaksana(kontraktor) ingkar/cedera janji. Dengan adanya BG pemilik proyek mendapat kepastian bahwa proyek akan berjalan sesuai dengan perjanjian. 

Terjadi perundingan rencana kerja proyek:
  1. Kontraktor mengajukan Bank Garansi pada bank
  2. Bank memberikan Sertifikat BG
  3. Sertifikat diberikan pada pemilik proyek
  4. Pemilik Proyek memberikan proyek pada kontraktor
  5. Bila kontraktor cedera janji maka pemilik proyek dapat mencairkan sertifikat BG pada bank
  6. Bank penjamin akan membayar sertifikat BG pada pemilik proyek
  7. Bila pekerjaan diselesaikan oleh kontraktor maka sertifikat BG harus dikembalikan

MENERIMA SETORAN-SETORAN

Jasa ini diutamakan untuk membantu nasabahnya dalam melakukan setoran
atau pembayaran lewat bank . Setoran atau pembayaran yang biasa diterima bank antar lain : pembayaran listrik, telpon, pajak, uang kuliah, rekening air dan setoran ONH

MELAKUKAN PEMBAYARAN

Jasa ini termasuk jasa lain-lain yang juga disediakan oleh bank , diantaranya pembayaran gaji, pensiun, bonus dan hadiah.

PRODUK DAN JASA

Untuk menunjang pelayanan operasional, Bank menawarkan beberapa Produk Dana
dan Jasa, diantaranya:
  1. Produk Dana
  2. Produk Kredit
  3. Jasa Layanan Perbankan
  4. Rekening Giro
  5. Tabungan
  6. Deposito Berjangka
  7. Sertifikat Deposito

Produk Kredit
  1. Kredit Pensiun
  2. Kredit Pegawai Aktif (Sipil, ABRI, BUMN, dan Swasta)
  3. Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah(UMKM)
  4. Bank Garansi
  5. Jasa Layanan Perbankan
  6. Kliring
  7. Inkaso
  8. Transfer
  9. Payment point
  10. Payment Point (pembayaran rekening telefon, rekening listrik, PAM, dan penerimaan pembayaran pajak)
  11. Payroll service (pembayaran uang pension, pembayaran gaji kepada karyawan perusahaan BUMN dan Swasta)
  12. ATM

INKASO (Collection)

Secara umum dapat dikatakan bahwa inkaso adalah proses kliring antar kota, baik dalam negeri maupun luar negeri. Biasanya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan akan lebih lama.


SAFE DEPOSIT BOX

SDB merupakan jasa bank yang diberikan kepada nasabah, yaitu berupa kotak untuk menyimpan dokumen-dokumen atau benda benda berharga.


BANK CARD

Bank card merupakan kartu plastik yang dikeluarkan bank dan diberikan kepada nasabahnya untuk dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran di berbagai tempat.
Dalam system kerja bank card terlihat ada 3 pihak yang terlibat dalam prosesnya, yaitu:
1. Bank sebagai penerbit dan pembayar
2. Pedagang / merchant, sebagai tempat belanja
3. Pemegang kartu / card holder, sebagai yang berhak melakukan transaksi.



Charge card
Suatu system dimana pemegang kartu harus melunasi semua penagihan yang terjadi atas dirinya sekaligus pada saat jatuh tempo.


Kartu Kredit
Suatu system dimana pemegang kartu dapat melunasi penahian yang terjadi atas dirinya secara angsuran pada saat jatuh tempo. Keleluasaan dan kebebasan dalam menggunakan bank card sangat dibatasi pada jenis kartu yang diterbitkan. Setiap jenis bank card memiliki keunggulan dan kekurangan.


Debet card
pembayaran atas penagihan nasabah melalui pendebetan atas rekening yang ada di bank dimana pada saat membuka kartu.


Smart card
berfungsi sebagai rekening terpadu.


Private label card
merupakan kartu yang diterbitkan oleh suatu badan usaha (bukan bank ) dan penggunaan kartu hanya sebatas pada perusahaan yang mengeluarkan.


BANK NOTE

  • Bank note merupakan uang kartal asing yang dikeluarkan dan diterbitkan oleh bank di luar negeri.
  • Jual beli bank note merupakan transaksi antara valuta yang dapat diterima pembayarannya dan dapat diperjualbelikan serta diperdagangkan kembali sesuai dengan nilai tukarnya
  • Pada transaksi jual beli, bank akan mengelompokkan bank note kuat (USD, SGD, AUD, DEM, JPY) dan bank note lemah (ITL, FRF, MYR).
  • Dalam transaksinya nilai kurs yang dikeluarkan bank note, suatu bankakan menggunakan oleh bank Indonesia.


Beberapa istilah dalam transaksi bank note :
  1. valuta mata uang
  2. kurs nilai valuta asing
  3. konversi penyesuaian
  4. kurs konversi penyesuaian nilai valuta asing terhadap rupiah
  5. Dalam transaksi jual beli bank note ada dua macam kurs, yaitu kurs beli (buying rate) dan kurs jual (selling rate).
  6. Kurs jual adalah saat bank menjual atau nasabah membeli.
  7. Kurs beli adalah saat bank membeli atau nasabah menjual.


TRAVELLER CHEQUE

Travellers cheque dikenal dengan nama cek wisata atau cek perjalanan yang biasanya digunakan oleh nasabah yang bepergian.Cek Wisata ini biasanya diterbitkan dengan nominal tertentu.


Keuntungan :
  1. memberikan kemudahan berbelanja
  2. mengurangi resiko kehilangan uang
  3. memberikan rasa percaya diri dapat dijadikan cederamata atau hadiah untuk relasi, biasanya tidak ada biaya apapun.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Memperbaiki File Archive Rar ZIP menggunakan winRAR

Ketika mendownload sebuah file archive berformat ZIP dan RAR dari internet terkadang kita menemukan file archive RAR dan ZIP yang kita download tersebut rusak.

Apakah anda akan mendownload ulang / kembali file archive RAR atau ZIP itu ? Jika anda tidak mau mendownload ulang/kembali ada solusi sederhana untuk memperbaiki file archive RAR atau ZIP yang rusak tersebut.

Langkah - langkah Memperbaiki File Archive Rar ZIP menggunakan winRAR


Ini cara yang biasa saya lakukan untuk memperbaiki file archive rar zip menggunakan winrar dan selalu berhasil.

Pertama buka file archive menggunakan winrar.
Kedua akan ada pesan peringatan dari winrar diagnosa menyatakan bahwa salah satu file tidak diketahui formatnya atau rusak.
Ketiga klik kanan pada folder/file yang rusak pilih perbaiki arsip.
Keempat selesai, biasanya nama filenya yang telah berhasil diperbaiki menjadi rebuilt.namafile.zip / rebuilt.namafile.rar. kemudian ekstraksi nama file ini.

Ini cara sederhana saya Memperbaiki File Archive Rar ZIP menggunakan winRAR dan telah sering saya lakukan dan selalu berhasil. Selamat Mencoba !!!
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Hosting Gratis

Setelah Sekian lama, kesana kemari berburu hosting gratis akhirnya sayapun menemukan keajaiban di http://keratonhosting.com .

Kenapa saya sebut sebagai keajaiban hosting gratis, ya karena setelah saya mendaftar dan menggunakannya saya menemukan sebuah perusahaan hosting yang benar-benar memberikan layanannya 100% Gratis, bahkan dukungan dari tim supportnya memperlakukan saya seperti halnya saya memiliki akun premium hosting, meskipun saya mendaftar layanan free hosting.

Kedua benar-benar gak ada iklan, gak ada links teks, benar-benar murni seperti saya memiliki hosting berbayar sendiri, beberapa skrip php saya pun jalan di layanan gratis ini, benar-benar tanpa batasan meskipun akun saya akun hosting gratis.

Skrip auto installernya pun terbilang cukup mudah digunakan cukup dengan 1click langsung bisa dipake. Hosting gratis ini sebenarnya didedikasikan untuk sekolah-sekolah di Indonesia, tapi saya seorang bloggerpun dapat mendaftar.

Featur DNS Zone Editor, Add On Domain pun ini memungkinkan saya pointing domain saya keserver hosting gratis http://hostingsekolah.tk. Seandainya saya tidak memiliki domainpun mereka menyediakan subdomain untuk saya.

Selengkapnya langsung aja ke TKP SOB dimari Hosting Gratis
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Domain .co.cc deindexed google

gambar dari seroundtable.com
Bagi sobat-sobat blogger yang menggunakan subdomain .co.cc mungkin kini telah bisa kembali bernafas lega, pasalnya google mesin pencari terbesar ini telah kembali mengindex halaman ber subdomain .co.cc, setelah Enam bulan lalu, Google secara terbuka menghapuskan setiap subdomain co.cc dari tampilan hasil pencarian/SERP di Google. Bahwa hukuman subdomain ini tampaknya kini telah berakhir.




Sebuah pencarian untuk [ site: .co.cc ] menghasilkan lebih dari 100 juta hasil sekarang:

Ganbar berikut ini ketika subdomain .co.cc tersebut masih di banned oleh google:

Bahkan Mat Cutts sendiri pernah menyatakan sebenarnya google ingin membahas tentang webspam ini sejak lama, dia mendefinisikan sebuah "freehost" adalah domain yang akan membiarkan siapa pun mendaftarkan situs pada domain tersebut. Tapi ada juga freehost yang berkualitas tinggi diluar sana seperti wordpress.com.

Dia melanjutkan jika kita melihat sebagian besar situs pada freehost tertentu menjadi spam atau berkualitas rendah, kita berhak untuk mengambil tindakan pada freehost secara keseluruhan.

Sedangkan menurut oliver fisher dari Tim Anti-Malware Google menyatakan Selama beberapa bulan terakhir, sistem Google telah mendeteksi sejumlah penyedia subdomain massal menjadi target penyalahgunaan oleh distributor malware. Penyedia subdomain Massal mendaftarkan nama domain, seperti example.cc, dan kemudian menjual subdomain dari nama domain tingkat atas tersebut, seperti subdomain.example.cc. Subdomain ini sering didaftarkan oleh ribuan pada satu waktu dan digunakan untuk mendistribusikan malware dan produk anti-virus palsu di web.

Dalam beberapa kasus scanner malware kami(google, red) telah menemukan lebih dari 50.000 domain malware dari penyedia freehost. malware otomatis Google memindai sistem mendeteksi situs yang mendistribusikan malware. Untuk membantu melindungi pengguna kami baru-baru dimodifikasi sistem-sistem untuk mengidentifikasi layanan subdomain massal yang sedang disalahgunakan. Dalam beberapa kasus yang parah sistem kami sekarang dapat menandai domain massal secara keseluruhan.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |