Papua, Melalui Sekjen Tri Goestoro, Minggu pagi (5/2) kemarin, PSSI menyerahkan berkas formulir pendaftaran Liga Champion Asia (LCA) Kepada Persipura, yang oleh klub Persipura sebelumnya sempat dipertanyakan keberadan surat tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Harian Persipura Jayapura Bapak Lasya, "Bahwa betul Minggu pagi kemarin pihak manajemen Persipura telah menerima formulir pendaftaran tersebut yang sebenarnya telah dikirim oleh AFC sejak 3 Februari lalu dan baru diberikan minggu pagi ini",

" Mengingat tenggang waktu yang diberikan oleh Federasi Sepakbola Asia (AFC ) adalah sampai dengan hari Senin (6/2) besok, Persipura harus bekerja cepat dan hanya dengan tiga jam kami menyelesaikan persyaratan administratif tersebut, dan pagi itu juga kami kirim balik kembali formulir pendaftaran tersebut yang sudah diisi sebagai persyaratan bahwa kami telah memenuhi kewajiban kami untuk disampaikan segera oleh PSSI kepada Federasi Sepakbola Asia (AFC), dan oleh pihak PSSI telah mengkonfirmasi kepada Pihak Manajemen Persipura lewat pesan singkat bahwa mereka telah menerima pengembalian formulir tersebut via surat elektronik dan berjanji akan meneruskan langsung hari ini kepada AFC, dan dengan demikian otomatis kewajiban kami telah selesai dan selanjutnya tinggal menunggu kabar dari pihak PSSI dan AFC" tambah La siya.

Tidak ingin terjadi apa-apa pihak manajemen ingin bekerja secara profesional, menurut bapak La Siya bahwa pagi ini, dia akan berangkat ke PSSI dengan membawa formulir asli untuk memastikan bahwa PSSI akan meneruskan kepada AFC hari itu juga.

Sebelumnya, formulir pendaftaran dikirimkan AFC, setelah keluar putusan sela Court of Arbitration for Sport (CAS) tertanggal 3 Februari lalu, yang mengabulkan gugatan Persipura untuk mengembalikan hak mereka untuk berlaga di "playoff" LCA melawan Adelaine United Australia.

Walau Keputusan final CAS sendiri baru keluar pada 10 Februari mendatang namun pihak Persipura berkeyakinan bahwa klub ini sudah berada di jalan yang benar, dan apa yang telah diumumkan oleh CAS bahwa klub Persipura memenangkan gugatan tersebut kemungkinan tidak akan berubah, apalagi pada kasus-kasus sebelumnya yang pernah ada bahwa putusan sela selalu menjadi putusan final. Namun Pihak Persipura tetap bersabar untuk menunggu hasil final tersebut, setelah mendengarkan pembelaan dari pihak tergugat yakni, PSSI, AFC dan Adelaine United Australia klub asal Australia yang menjadi lawan Persipura di babak "Play off" Liga Champion Asia, bila kemudian keputusan finalnya tetap sama dengan putusan sela tersebut, konon nilai gugatan yang wajib dibayarkan PSSI kepada klub Persipura adalah kurang lebih sekitar 10-11 milyar rupiah demikian seperti dikutip di persipuramania.com.

Post a Comment

Previous Post Next Post