Pengertian Leasing

Pengertian Leasing

Leasing diambil dari bahasa Inggris to lease yang artinya menyewakan. Leasing memberikan kemungkinan untuk memperoleh alat – alat perlengkapan dan fasilitas yang diperlukan walaupun keuangan untuk itu tidak dapat segera disediakan.

Ketetapan Menteri keuangan No. 1251/KMK.013/1988 menetapkan jumlah modal disetor atau simpanan wajib dan modal sebagai berikut:
  • Perusahaan swasta nasional sebesar Rp 3 M
  • Perusahaan patungan Indonesia asing sebesar Rp 10 M
  • Koperasi sebesar Rp 3M
Unsur – unsur perjanjian Lease :
  1. Lessor adalah pihak yang memberikan jasa pembiayaan kepada pihak lessee dalam bentuk barang modal.
  2. Lessee adalah pihak yang menikmati barang tersebut dengan membayar sewa (leasing) dan yang mempunyai hak opsi.
  3. Kreditor (lender) adalah bank atau kreditor atau lender yang disebut juga debtholder tidak terlibat langsung.
  4. Supplier adalah perusahaan atau pihak yang mengadakan atau menyediakan barang yang dijual kepada lesse dengan pembayaran tunai oleh lessor.

Metode Pembayaran Leasing :
  1. Pembayaran di muka. Pembayaran angsuran pertama dilakukan pada saat realisasi. Angsuran ini hanya mengurangi utang pokok karena saat itu belum dikenakan bunga.
  2. Pembayaran di belakang. Angsuran realisasi dilakukan pada bulan berikutnya. Angsuran ini mengandung unsur bunga dan cicilan pokok.

Post a Comment

0 Comments