Tahukah Anda ada berapa ? Awan digunakan untuk meramalkan cuaca, namun tidak semua jenis / tipe awan menyebabkan turun hujan. Menurut bentuk dan ketinggiannya dari permukaan tanah awan dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis / tipe.

Awan adalah kumpulan partikel air yang tampak di atmosfer. Partikel air tersebut dapat berupa tetes cair atau kristal es. Adanya tetes partikel air berasal dari kondensasi uap air pada inti kondensasi yang ada dalam udara. Kondensasi atau pengembunan adalah bergabungnya partikel uap air pada partikel debu (yang disebut inti kondensasi) sehingga menghasilkan tetes air. Kondensasi tidak akan terjadi pada udara bersih. Sebaliknya, akan terjadi jika di udara terdapat inti kondensasi. Inti kondensasi dapat berupa debu, asap, garam laut (NaCl), atau benda mikroskopik yang memiliki sifat mampu menyerap (hidroskopik).

Peristiwa kondensasi tidak cukup dengan adanya inti kondensasi, tetapi harus terpenuhi persyaratan lainnya, yaitu kelembapan udara yang memadai. Jika kedua persyaratan tadi terpenuhi, terjadilah pengembunan menjadi partikel air atau es. Partikel air yang sangat kecil berukuran 5-10 nanometer (nm). Untuk menjadi butiran hujan, partikel air tersebut bergabung satu sama lain hingga berukuran 1000 nanometer atau 1 mikrometer. Di dalam atmosfer, awan memiliki bentuk bermacam-macam yang dibedakan atas tiga bentuk dasar, yaitu bentuk berserat, lapisan, dan gumpalan.

Tipe - Tipe dan Jenis Awan

Berikut adalah jenis - jenis awan ( tipe-tipe awan ) :
  1. Awan Kumulus
    Bentuknya menyerupai gumpalan kapas di angkasa.
    Tingginya Kurang dari 2000 meter dari permukaan bumi.
  2. Awan Stratus
    Terlihat seperti lapisan kapas tipis yang menyelimuti seluruh angkasa.
    Ketinggiannya antara 2000 - 6000 meter dari permukaan bumi.
  3. Awan Cirrus
    Awan cirrus ini termasuk awan yang sangat tinggi, berwarna putih dan tipis, terlihat seperti bulu-bulu ringan.
    Tingginya antara 6000 - 12000 meter dari permukaan bumi.
  4. Awan Nimbus
    Awan jenis ini mempunyai warna yang lebih gelap dibandingkan dengan jenis-jenis awan yang lainnya, Awan Nimbus sangat tebal dan menyebabkan hujan lebat, oleh karenanya tipe awan ini sering disebut juga sebagai awan hujan.
    Tingginya Kurang dari 2000 meter dari permukaan bumi.