HUJAN ASAM ::: Pengertian Hujan Asam

Pengertian Hujan Asam

Hujan Asam sangat merugikan manusia dan lingkungan, karena hujan asam dapat merusak bangunan-bangunan yang terbuat dari batu kapur dan logam. Selain itu, hujan asam juga dapat menyebabkan kematian pada makhluk hidup.

Apakah yang dimaksud dengan hujan asam itu sendiri ? Gas Sisa atau gas buang yang dihasilkan kendaraan bermotor dan pabrik-pabrik mengandung gas belerang dioksida dan nitrogen oksida. Gas-gas ini dilepas ke udara sehingga menyebabkan pencemaran udara, gas-gas ini juga larut dalam titik-titik air di awan sehingga membentuk asam sulfat dan asam nitrat. Ketika terjadi hujan larutan-larutan ini bercampur dan turun bersama air hujan. Dan inilah yang disebut dengan hujan asam.

Nilai pH air hujan pada saat terjadi hujan asam dapat lebih kecil daripada pH air hujan normal (5,6), yakni mencapai nilai 2 atau 3. Hujan asam terjadi karena tingginya kadar gas sulfur oksida (Sox) dan nitrogen oksida (Nox). Gas sulfur oksida dapat berupa sulfur dioksida (S02), sulfit (S032~), dan sulfat (S042~); sedangkan nitrogen oksida dapat berupa nitrat (N03) dan nitrogen dioksida (N20). Gas-gas tersebut terdapat di atmosfer sebagai hasil emisi (buangan) dari kegiatan industri dan kendaraan bermotor. SOx terutama dihasilkan dari hasil pembakaran batu bara (yang mengandung banyak sulfur); sedangkan NOx terutama dihasilkan dari pembakaran bahan bakar minyak. 
 
Selain mengeluarkan gas NO , kendaraan bermotor juga mele-paskan emisi gas hidrokarbon, CO, dan partikel timbal (Rao, 1992, Peavy et al.9 1985). Diperkirakan, sekitar 50% dari keberadaan gas NOx dan 90% gas SOx di atmosfer dihasilkan oleh aktivitas manusia (Moss, 1993). Gas SOx dan NOx bereaksi dengan uap air yang terdapat di atmosfer dan mengalami oksidasi. Oksidasi gas SOx akan menghasilkan H2S, HS03", dan H2S04 yang bersifat asam kuat, sedangkan oksidasi gas NOx akan menghasilkan asam nitrat (HN03) sehingga menurunkan nilai pH air hujan (Novotny dan Olem, 1994).

Konversi gas SOx dan NOx menjadi asam dapat berlangsung pada saat terdapat awan di atmosfer, yang dikenal dengan wet depostion; atau dapat juga terjadi pada saat tidak ada awan, yang dikenal dengan dry deposition. Pada dry deposition, gas SOx dan NOx mengalami reaksi fotokimia yang melibatkan ozon sebagai oksidator yang sangat reaktif.

Konversi gas menjadi asam pada dry deposition berlangsung lebih lambat daripada wet deposi-tion. Asam-asam hasil konversi tersimpan di dalam awan, yang kemudian jatuh ke bumi sebagai hujan atau salju, yang disebut hujan asam. Air hujan normal (yang tak terkontaminasi) biasanya sudah bersifat asam dengan pH 5,6 (Mason, 1993).

Pada perairan di Eropa Barat bagian utara, asam sulfat menyumbang 70% dari asidifikasi; sedangkan di Amerika Utara bagian timur sekitar 60%. Sisanya disebabkan oleh asam nitrat. Hujan asam mengakibatkan banyak danau di daerah Skandinavia (Eropa Barat bagian utara) bersifat asam.

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Alkena

Pengertian Alkena

Alkena adalah senyawa hidrokarbon tak jenuh dengan satu ikatan rangkap dua (─HC ═ CH─). Plastik merupakan barang yang sangat dibutuhkan, Ini disebabkan plastik harganya murah, indah warnanya, tidak mudah rusak, dan ringan. Bahan-bahan pembuat plastik merupakan senyawa kimia yang termasuk golongan alkena. Alkena termasuk senyawa tak jenuh.

Rumus Umum Alkena

Untuk membentuk ikatan rangkap antara atom karbon yang satu dengan atom karbon yang lain maka paling sedikit diperlukan dua atom karbon, sehingga senyawa paling sederhana dari alkena adalah C2H4. Tabel dibawah ini akan menjelaskan Rumus Umum molekul Alkena dan namanya.
NoRumus MolekulNama
1.C2H4Etena
2.C3H6Propena
3.C4H8Butena
4.C5H10Pentena
5.C6H12Heksena
6.C7H14Heptena
7.C8H16Oktena
8.C9H18Nonena
9.C10H20Dekena
10.C11H22Undekena

Dari Tabel diatas dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkena adalah:  CnH2n dimana n adalah jumlah atom karbon.

Tabel Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkena

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

HIDROKARBON ::: Senyawa Hidrokarbon

Salah satu bahan utama plastik berupa senyawa hidrokarbon. Hidrokarbon banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai benda, tetapi hidrokarbon tersebut bereaksi dulu dengan zat lain sehingga membentuk senyawa-senyawa yang dapat langsung digunakan misalnya sebagai bahan pembuatan kain, pupuk, obat-obatan, zat aditif, dan bahan untuk hiasan.

Senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar umumnya berupa hasil distilasi dan cracking minyak bumi seperti gas metana, etena, dan etuna juga hidrokarbon aromatik seperti benzena.

  1. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan

    Bahan makanan merupakan keperluan hidup manusia di bidang pangan. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam bahan makanan masing-masing mempunyai fungsi bagi tubuh manusia, misalnya karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Karbohidrat bukan termasuk senyawa hidrokarbon karena selain mengandung unsur C dan H juga mengandung unsur oksigen, misalnya glukosa dengan rumus C6H12O6. Senyawa ini merupakan bahan alami, dapat diambil langsung dari tanaman. Senyawa karbon lainnya yang terdapat dalam makanan yaitu protein dan lemak.
  2.  Senyawa hidrokarbon dibidang pangan berperan dalam penyediaan makanan, untuk memasak bahan makanan digunakan bahan dasar minyak tanah atau LPG.
    Sekarang banyak makanan dan minuman yang dikemas dengan citarasa dan aroma yang beraneka ragam serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Pada makanan ini telah ditambahkan berbagai zat aditif makanan. Bahan dasar zat aditif ada yang berasal dari hidrokarbon yaitu benzena yang mempunyai rumus C6H6.
    Zat aditif yang berasal dari senyawa hidrokarbon misalnya pemanis sakarin dan sodium siklamat, keduanya mengandung bahan dasar benzena C6H6. Bahan pengawet lainnya yang mengandung bahan dasar senyawa turunan benzena yaitu natrium benzoat yang biasa digunakan untuk pengawet manisan buah dan minuman. Senyawa ini merupakan senyawa hidrokarbon aromatik yang bentuknya siklik, tak jenuh, dan berbahaya.

  3. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang

    Untuk keperluan sandang senyawa hidrokarbon mulai digunakan untuk mengganti bahan alam seperti kapas, sutra, dan wool. Bahan pakaian sintetis harganya lebih murah dan dapat diproduksi secara besar-besaran dalam waktu singkat. Produk ini termasuk polimer yang dibuat dari berbagai senyawa hidrokarbon molekul kecil yang disebut monomer.

    Bahan sandang sintetis umumnya merupakan polimer dari beberapa senyawa kimia yang bahan dasarnya adalah senyawa hidrokarbon yaitu metana, etena, butena, juga benzena. Hidrokarbon tersebut direaksikan dengan zat lain untuk menghasilkan monomer-monomer yang mengandung oksigen dan mengandung nitrogen kemudian monomer-monomer dipolimerisasikan menjadi senyawa polimer yang berupa serat atau benang. Serat atau benang tersebut diolah menjadi kainkain yang digunakan sebagai bahan sandang.
  4. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan

    Umumnya bahan bangunan seperti semen, bata, dan kayu bukan dari senyawa hidrokarbon. Semen dibuat dari campuran batu kapur, tanah liat, pasir, dan senyawa lainnya. Bahan bangunan yang dibuat dari senyawa hidrokarbon antara lain cat dan kaca plastik atau fiberglas. Cat ada yang bahan dasarnya metana, etena, dan butena. Selain cat, bahan bangunan lain ada yang dibuat dari macam-macam polimer hidrokarbon, misalnya daun pintu, atap plastik, bak mandi, dan pipa-pipa air.
  5. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan

    Berbagai produk industri banyak diperdagangkan untuk berbagai keperluan sehari-hari misalnya barang-barang dari plastik, pupuk, pestisida, detergen, karet sintetis, dan obat-obatan. Semua bahan ini dibuat dari zat-zat kimia yang diolah di pabrik secara besar-besaran. Plastik ternyata ada yang bahan dasarnya gas metana, etena, dan propena. Plastik yang paling banyak produknya adalah politena atau poletilena. Pembuatannya melalui proses polimerisasi adisi, yaitu penggabungan monomermonomer etena yang berikatan rangkap dan berwujud gas sehingga terbentuk polimer yang ikatan antara C dan C nya tunggal dan berwujud padat.

    Sebetulnya obat sudah ditemukan sejak dulu. Dahulu obat dibuat dari bahan alami, misalnya akar tanaman dan daun. Sekitar tahun 1800 obat-obatan dari senyawa kimia mulai diproduksi, misalnya ahli kimia Perancis Charles Frederie Gerhard tahun 1853 membuat aspirin sebagai penahan sakit dengan struktur kimia. Bahan dasar aspirin dapat berupa etena dan benzena. Tahun 1950 diproduksi lagi obat penahan sakit yaitu paracetamol. Sampai saat ini paracetamol banyak digunakan.

  6. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika

    Lukisan umumnya dibuat dari cat yang sebagian komponennya berasal dari senyawa hidrokarbon. Benda seni lainnya banyak dibuat dari plastik seperti patung-patung, aksesoris, bunga-bungaan, atau buah-buahan. Pembuatan bahan-bahan dari senyawa hidrokarbon ini setelah melewati berbagai proses atau reaksi kimia di pabrik-pabrik. Mengingat senyawa hidrokarbon ini merupakan hasil distilasi minyak bumi maka penggunaannya harus sangat bijaksana karena minyak bumi ini termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

  1. Senyawa hidrokarbon dapat diolah menjadi senyawa karbon yang langsung dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai reaksi dengan zat lain atau reaksi polimerisasi.
  2. Di bidang pangan senyawa hidrokarbon kurang berperan kecuali sebagai bahan bakar memasak makanan dan bahan dasar beberapa zat aditif makanan.
  3. Di bidang sandang banyak bahan pakaian dibuat dari bahan dasar hidrokarbon metana, etena, dan butena. Jenis kain yang dihasilkan contohnya serat akrilik, dakron, orlon, dan nilon.
  4. Di bidang papan senyawa metana, etena, dan propena merupakan bahan dasar pembuatan cat, pipa paralon, dan jenis plastik untuk kaca, pipa air, dan seng plastik.
  5. Di bidang perdagangan senyawa hidrokarbon yang banyak dijual yaitu produk plastik, obat-obatan, detergen, pestisida, dan pupuk. Plastik yang terkenal adalah polietilena yang merupakan polimer dari etena. Dari metana dihasilkan melamin, dari propena dihasilkan polipropilen. Obat yang bahan dasarnya etena dan benzena adalah aspirin.
  6. Di bidang seni dan estetika senyawa yang banyak digunakan adalah cat. Karya seni lainnya banyak dibuat dari polietilen dan akrilik.
  7. Senyawa hidrokarbon yang digunakan untuk bahan baku pembuatan obat-obatan sebagai bahan dasar salep vaselin putih adalah basis salep yang digunakan, tetapi tergantung dari sifat bahan obat dan tujuan maka dapat dipilih bahan lain yaitu malam kuning (cera flavum), malam putih (cera album), vaselin putih (vaselin album), vaselin kuning (vaselin flavum) atau campurannya. Zat-zat yang dapat larut dalam lemak, dilarutkan kedalamnya terlebih dahulu, atau jika diperlukan menggunakan pemanasan.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem Peredaran Darah Manusia dibagi menjadi dua, yaitu peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Sistem peredaran darah besar, yaitu peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung lagi. Sedangkan, peredaran darah kecil, yaitu peredaran darah dari jantung menuju paru-paru dan kembali ke jantung lagi. Sistem peredaran darah besar dan kecil adalah sebagai berikut.
  • Sistem Peredaran Darah Kecil
    Darah kotor yang miskin O2 yang berada di bilik kanan dibawa ke paru-paru melalui pembuluh arteri pulmonalis. Di dalam paru-paru terjadi pertukaran CO2 dengan O2. Darah yang sudah kaya O2 kemudian melewati vena pulmonalis menuju serambi kiri dan kemudian mengalir ke bilik kiri.
  • Sistem Peredaran Darah Besar
    Darah yang kaya akan O2 yang berada di bilik kiri disalurkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh aorta dan percabangannya (arteri). Setelah dari kapiler di seluruh tubuh, darah menuju ke pembuluh vena dan venacava untuk kembali ke serambi kanan.

Sistem peredaran darah pada manusia terdiri dari tiga bagian utama, yaitu: jantung, pembuluh darah, dan darah.
  1. Jantung

    • Kedudukan Jantung
      Jantung berada dalam rongga torak antara kedua paruparu dan di belakang sternum. Jantung diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut perikardium. Dinding jantung terdiri atas jaringan ikat padat yang membentuk suatu kerangka fibrosa dan otot jantung.
    • Struktur Jantung
      Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan. Jantung dewasa beratnya antara 220 sampai 260 gram. Jantung manusia terdiri dari empat ruangan, yaitu serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri, dan bilik kanan. Dinding bilik jantung lebih tebal jika dibandingkan dinding serambi. Selain itu, bilik kiri juga lebih tebal bila dibandingkan dengan bilik kanan.
      Antara serambi dan bilik dalam jantung tersebut dipisahkan oleh suatu sekat. Katup-katup yang menghubungkan serambi dan bilik kanan disebut katup trikuspidalis, sedangkan katup yang menghubungkan serambi kiri dan bilik kiri disebut katup bikuspidalis. Katup-katup ini mencegah darah balik lagi dari bilik ke serambi. Dari luar ke dalam, jantung terdiri dari tiga lapisan, yaitu:
      1. Perikardium atau pembungkus luar.
      2. Miokardium atau lapisan otot tengah.
      3. Endokardium atau lapisan jantung yang paling dalam.
    • Cara Kerja Jantung
      Jantung bekerja diawali dengan berkontraksinya otot jantung sehingga serambi jantung mengembang dan diikuti dengan masuknya darah yang miskin O2 dari vena kava superior dan inferior ke serambi kanan. Sedangkan, darah yang mengandung O2 masuk dari vena pulmonalis ke serambi kiri. Dengan masuknya darah ke serambi akan merangsang sekat jantung membuka. Membukanya sekat jantung ini diikuti dengan terjadinya kontraksi otot yang menyebabkan serambi jantung menguncup. Akibatnya, darah masuk ke bilik jantung yang diikuti dengan menutupnya katup pada sekat jantung tersebut.
      Proses berikutnya adalah maksimumnya tekanan bilik jantung (sistole). Akibat tekanan darah yang maksimum, darah dari bilik kanan akan dikeluarkan menuju paru-paru melalui pembuluh arteri pulmonalis. Sedangkan, darah dari bilik kiri akan disalurkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh aorta. Setelah darah terpompa, otot dinding bilik berelaksasi sehingga tekanannya menjadi minimum (tekanan diastole). Tekanan sistole dan diastole orang yang sehat berkisar 120 mmHg dan 80 mmHg.
    • Denyut Jantung dan Tekanan Darah
      Manusia hidup terlihat dari adanya denyut jantung yang ada di tubuhnya. Biasanya, ketika denyut jantung manusia sudah tidak teridentifikasi, maka dikatakan manusia itu sudah meninggal. Denyut jantung yang terlihat di sini sebenarnya adalah suatu gelombang yang teraba pada pembuluh arteri bila darah dipompa keluar jantung.

  2. Pembuluh Darah
    Ada tiga macam pembuluh darah yang berperan dalam proses peredaran darah. Pembuluh darah tersebut adalah arteri, vena, dan pembuluh kapiler.
    • Pembuluh darah arteri
      Arteri berperan dalam pengangkutan darah bersih dari jantung ke seluruh tubuh, kecuali arteri pulmonalis. Arteri pulmonalis berperan membawa darah kotor yang perlu oksigenasi.
      Arteri mempunyai dinding yang tebal dan elastis. Tentu saja pembuluh arteri ini meninggalkan jantung. Tekanan darahnya lebih kuat bila dibandingkan dengan tekanan yang dimiliki oleh pembuluh vena. Pembuluh arteri ini biasanya juga terletak di bagian dalam permukaan tubuh dan mempunyai satu pangkal (aorta).
    • Pembuluh darah vena
      Pembuluh vena ini sering disebut sebagai pembuluh balik. Hal ini karena pembuluh vena bertugas membawa darah kotor (miskin oksigen) kembali menuju jantung, kecuali vena pulmonalis yang bertugas membawa darah bersih menuju jantung.
      Vena mempunyai klep di sepanjang pembuluh darah. Banyaknya klep pada vena ini berhubungan dengan tugas vena yang membawa darah yang arah gerakannya melawan gaya berat. Klep-klep ini bertugas menjaga agar pembuluh darah mengalir ke jantung tanpa jatuh kembali ke arah sebaliknya.
    • Pembuluh darah kapiler
      Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat kecil tempat arteri berakhir. Pembuluh ini berfungsi sebagai distributor zat-zat penting ke jaringan yang memungkinkan berjalannya berbagai proses dalam tubuh.
  3. Darah
    Komponen darah manusia terdiri dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), keping-keping darah (trombosit), dan plasma darah.
    • Sel Darah Merah (Eritrosit)
      Sel darah merah manusia berbentuk cakram kecil bikonkaf (cekung di kedua sisinya). Sel darah merah manusia berjumlah sekitar 5.000.000 sel di setiap ml darah. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang kaya akan zat besi dan memiliki kemampuan untuk mengikat oksigen dari paru-paru dan disebarkan ke seluruh tubuh.
      Sel darah merah dibentuk di dalam sumsum tulang, terutama dari tulang pendek, pipih, dan tak beraturan. Umur sel darah merah kira-kira 115 hari. Oleh karena itu, tubuh kita memerlukan protein dan zat besi yang cukup untuk pembentukan sel darah merah yang baru. Protein dan zat besi ini dapat kita peroleh dari zat makanan yang kita makan sehari-hari.
      Sel darah merah yang telah berumur 115 hari akan dihancurkan di dalam limfa dan mati. Hemoglobin akan dipecah menjadi hemo dan globin. Hemo akan digunakan untuk pembentukan sel darah merah lagi dan sisanya akan diubah menjadi bilirubun (pigmen kuning) dan biliverdin. Sedangkan, globin yang merupakan suatu protein, akan diubah menjadi asam amino yang akan digunakan oleh jaringan.
    • Sel Darah Putih (leukosit)
      Sel darah putih yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh mempunyai bentuk yang lebih besar dibanding sel darah merah. Akan tetapi, dalam setiap milimeter kubik darah, sel darah putih mempunyai jumlah yang lebih kecil dibanding sel darah merah, yaitu sekitar 6000-8000 sel. Sel darah putih tidak berwarna (bening). Sel darah putih ini ada bermacammacam dan secara umum dibagi menjadi 5 macam, yaitu granulosit, limfosit, monosit, netrofil, dan eosinofil. Masing-masing sel darah putih ini mempunyai ciri dan peran yang berbeda-beda. Granulosit dan monosit mempunyai peran yang penting dalam perlindungan badan terhadap mikroorganisme.
      Dengan kemampuannya sebagai fagosit dan gerakan amuboidnya, sel-sel ini dapat bergerak bebas memakan mangsanya, sehingga sel-sel ini dapat menangkap dan menghancurkan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Orang yang kelebihan sel darah putih (>10.000) disebut leukosis, sedangkan orang yang kekurangan sel darah putih disebut leukopenia.
    • Keping-Keping Darah (trombosit)
      Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah. Jumlah trombosit dalam setiap milimeter darah adalah 300.000. Trombosit dibentuk di megakarosit sumsum merah tulang. Trombosit memiliki ciri tidak berinti berukuran 2 - 4 mikron lebih kecil dari eritrosit dan leukosit. Bentuknya tidak teratur dan berumur 8 - 12 hari.
      Jika terluka, maka akan pecah dan mengeluarkan enzim trombokinase. Enzim trombokinase, ion kalsium, dan vitamin K bersama-sama membantu mengubah protrombin menjadi trombin. Dengan bantuan trombin, fibrinogen berubah menjadi fibrin yang akan menutupi luka
    • Plasma Darah
      Plasma darah adalah cairan berwarna kuning yang dalam reaksi bersifat sedikit alkali. Plasma darah mempunyai komposisi 55% dari cairan darah. Plasma darah tersusun atas air, protein, garam mineral, dan bahan organik lainnya. Plasma darah secara umum ikut berperan dalam proses pembekuan darah, sebagai antibodi, dan mengendalikan
      metabolisme tubuh.


Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Gelombang Elektromagnetik dan Radiasi Elektromagnetik

Pengertian Gelombang Elektromagnetik


Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang dihasilkan dari perubahan medan magnet dan medan listrik secara berurutan, dimana arah getar vektor medan listrik dan medan magnet saling tegak lurus.

Inti teori Maxwell mengenai gelombang elektromagnetik adalah:
1) Perubahan medan listrik dapat menghasilkan medan magnet.
2) Cahaya termasuk gelombang elektromagnetik. Cepat rambat gelombang elektromagnetik (c) tergantung dari permitivitas (I) dan permeabilitas (m) zat (Gornick, 2005).

Gelombang elektromagnetik, gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara) (Alonso dan Finn, 1980).

Radiasi Elektromagnetik


Radiasi gelombang elektromagnetik mempunyai spektrum yang amat luas dimulai dari elektromagnetik dengan frekuensi ekstrim rendah (ELF–Electromagnetic) sampai pada elektromagnetik berfrekuensi sangat tinggi (Muchtaruddin, 1998). Gelombang elektromagnetik mempunyai daerah frekuensi dari 101 sampai 1022 Hz (Soetrisno, 1979).

Perbedaan frekuensi, panjang gelombang, energi foton, jarak paparan dari sumber dan lama paparan dapat menyebabkan efek radiasi yang berbeda pula. Secara garis besar radiasi elektromagnetik terbagi 2
kelompok yaitu radiasi pengion (ionisasi) dan radiasi tidak pengion (non-ionisasi) (Muchtaruddin, 1998).

Perbedaan antara radiasi gelombang elektromagnetik ionisasi dan radiasi gelombang elektromagnetik non-ionisasi terletak pada kemampuan radiasi gelombang elektromagnetik ionisasi yang dapat mengeluarkan elektron dari inti atom, sisa atom ini menjadi muatan positif atau disebut ion positif. Elektron yang dikeluarkan akan mengikat atom netral lain dan membentuk ion negatif (Gabriel, 1996).

Termasuk dalam radiasi ionisasi adalah sinar X, sinar Gamma, dan sebagian sinar ultraviolet. Dampak kesehatan yang terjadi akibat paparan radiasi gelombang elektromagnetik ionisasi meliputi efek akut
dan kronis. Efek akut terdiri dari sindrom hemopoetik, sindrom gastrointesinal dan sindrom saraf pusat.

Terdapat efek-efek tertentu yang lazim bagi ketiga efek tersebut yaitu mual dan ingin muntah, tak enak badan dan lesu, naiknya suhu, adanya perubahan-perubahan darah. Sedangkan efek kronisnya adalah kanker, perubahan genetika, memendeknya jangka hidup dan katarak (Cember, 1983).

Sedangkan radiasi gelombang elektromagnetik non-ionisasi adalah radiasi yang tidak memiliki kemampuan untuk mengionisasi molekul. Termasuk diantaranya adalah sebagian sinar ultraviolet, sinar tampak, sinar infra merah, gelombang mikro, gelombang radio, dan medan elektromagnetik berfrekuensi ekstrim rendah (Muchtaruddin,1998).

Dampak kesehatan yang terjadi akibat paparan radiasi gelombang elektromagnetik non-ionisasi pada orang yang hidup di bawah atau di sekitar SUTET yaitu sakit kepala, kelelahan mental, keguguran, sulit tidur, bradikardi, takikardi, indikasi tumor dan leukimia. Pada beberapa penelitian ditemukan gangguan kesehatan
berupa efek teratogenitas pada fetus, gangguan pembentukan leukosit, dan gangguan reproduksi (Taufiqurahman, 2000).

Radiasi elektromagnetik yang ditimbulkan oleh peralatan rumah tangga dan kantor pada umumnya termasuk pada kelompok radiasi nonionisasi (Athena dkk , 2000).

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Cara Menghilangkan Bau Badan

Cara menghilangkan bau badan. Ada beberapa cara efektif untuk menghilangkan bau badan, beberapa cara menghilangkan bau badan secara alami tersebut terbagi menjadi dua yaitu dengan cara menghilangkan bau badan dari luar dan cara menghilangkan bau badan dari dalam.

Cara menghilangkan bau badan dari luar (Perawatan Luar)

  1. Cara Menghilangkan Bau Badan menggunakan air kapur sirih
    Air kapur sirih sangat bermanfaat sebagai cara menghilangkan bau badan, adapun cara menggunakannya adalah sebagai berikut:
    • Siapkan 1 sendok makan kapur sirih dan 10 sendok makan air hangat
    • Rendam kapur sirih dalam air hangat selama 1 malam
    • Keesokan harinya gosokkan air rendaman kapur sirih ini setiap pagi dan sore hari hingga bau badan hilang.

  2. Cara Menghilangkan Bau Badan menggunakan Tawas
    Tawas juga sangat bermanfaat untuk menghilangkan bau badan, cara menggunakannya :
    • Siapkan tawas dan air, lalu siram tawas menggunakan air
    • Sehabis mandi, usapkan tawas yang telah disiram air ke ketiak, lakukan ini secara rutin sehabis mandi hingga bau badan hilang.

  3. Cara Menghilangkan Bau Badan menggunakan Ampas Kelapa
    Cara menghilangkan bau badan secara alami selanjutnya adalah menggunakan ampas kelapa, Setelah diambil santannya jangan buang ampas kelapanya, karena ini dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan bau badan, caranya adalah sebagai berikut:
    • Ambil ampas kelapa yang telah diambil santannya, oleskan ke seluruh badan lalu diamkan
    • Setelah kurang lebih 45 menit, bilas tubuh dengan air bersih.

  4. Cara Menghilangkan Bau Badan menggunakan kapur sirih dan jeruk nipis
    Cara menghilangkan bau badan yang terakhir adalah menggunakan campuran kapur sirih dan jeruk nipis, bagaimana caranya ?
    • Ambil 1 sdm kapur sirih, 1 sdt air jeruk nipis dan 100 ml air bersih
    • Encerkan kapur sirih menggunakan air lalu endapkan
    • Ambil air yang bening dari endapan kapur sirih lalu campur dengan air jeruk nipis
    • Oleskan ke ketiak.


Cara Menghilangkan Bau Badan dari Dalam (Perawatan Dalam)


  1. Cara menghilangkan bau badan secara alami menggunakan kunyit asam
    Cara menghilangkan bau badan menggunakan kunyit asam adalah sebagai berikut:
    • Ambil 150 gr asam, 450 gram kunyit, 300 gr gula merah, 3 sdm gula pasir, 1 sdm garam, 2 liter air.
    • Rebus gula merah , asam dan 2 liter air, sementara itu bakar kunyit kemudian tumbuk, kunyit yang telah halus campurkan ke dalam air rebusan.
    • Aduk hingga mendidih, kemudian Saring.
    • Minum Kunyit asam ini sebanyak satu gelas sehari.

  2. Cara menghilangkan bau badan secara alami menggunakan cekokan daun beluntas
    Cara menghilangkan bau badan menggunakan cekokan daun beluntas, adalah sebagai berikut :
    • Ambil 20 lembar daun beluntas dan 3 sdm air
    • Cuci 20 lembar daun beluntas tersebut.
    • Tumbuk daun beluntas, peras hingga airnya keluar.
    • Minum air perasan tersebut.

  3. Cara menghilangkan bau badan secara alami menggunakan ramuan beluntas dan pinang muda
    Adapun Cara menghilangkan bau badan menggunakan ramuan beluntas dan pinang muda adalah sebagai berikut:
    • Ambil 30 gr daun beluntas, 5 gram pinang muda dan 5 gram garam dapur.
    • Rebus semua bahan dengan air secukupnya.
    • Minum air rebusan sebanyak 3 kali sehari.
Cara Menghilangkan Bau Badan

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Sistem Koloid

Sistem koloid adalah campuran yang terletak diantara larutan sejati dan suspensi atau campuran homogen antara fase terdispersi dan medium pendispersi. Fase terdispersi adalah zat yang didispersikan sedangkan medium pendispersi adalah medium yang digunakan untuk mendispersikan zat (Michael Purbo, 1996: 60)


Perbedaan Larutan, Sistem Koloid dan Suspensi
Aspek perbedaan Larutan Sistem Koloid Suspensi
Sifat campuran Homogen Homogen Heterogen
Ukuran dimensi partikel Kurang dari 10-7 cm Antara 10-7cm sampai 10-5 cm Lebih besar dari 10-5 cm
Jumlah fase Satu Fase Dua Fase Dua Fase
Kestabilan Stabil Pada Umumnya Stabil Tidak Stabil
Penyaringan Tidak Dapat Disaring Dapat disaring dengan penyaring Ultra Dapat Disaring

Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan campuran yang tergolong larutan, koloid dan suspensi.
Contoh larutan : larutan gula, larutan garam, spiritus, larutan cuka, air laut, dan bensin.
Contoh koloid : susu, santan, jelly, mentega, selai, dan mayonase.
Contoh suspensi : campuran air dengan pasir, dan campuran kopi dengan air.

Sifat-sifat koloid
1) Efek Tyndall
Efek Tyndall adalah gejala penghamburan berkas sinar oleh partikelpartikel koloid. Hamburan cahaya dari partikel-partikel koloid ini dapat diamati dari arah samping, meskipun partikel-partikel koloid tidak tampak.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengamati efek Tyndall ini, antara lain :
  1. sorot lampu mobil pada malam yang berkabut,
  2. sorot lampu proyektor dalam gedung bioskop yang berdebu,
  3. berkas sinar matahari melalui celah daun pohon-pohon pada pagi hari yang berkabut.

2) Gerak Brown
Jika diamati dengan mikroskop ultra, dimana arah cahaya tegak lurus dengan sumbu mikroskop, akan terlihat partikel koloid senantiasa bergerak terus menerus dengan gerak patah-patah (gerak zig-zag). Gerak zig-zag partikel koloid ini disebut gerak Brown.Gerak Brown menunjukkan kebenaran teori kinetik molekul yang mengatakan bahwa molekul-molekul dalam zat cair senantiasa bergerak.

Gerak Brown terjadi sebagai akibat tumbukan yang tidak seimbang dari molekul-molekul medium terhadap partikel koloid.Gerak Brown merupakan salah satu faktor yang menstabilkan koloid.Oleh karena bergerak terus-menerus maka partikel koloid dapat mengimbangi gaya gravitasi sehingga tidak mengalami pengendapan (Michael Purbo, 1996: 63-64)

3) Adsorbsi
Adsorbsi adalah peristiwa penyerapan ion, molekul maupun atom oleh permukaan koloid. Dengan terjadinya adsorbsi, maka partikel-partikel koloid menjadi bermuatan. Misalnya : koloid Fe(OH)3 dalam air mengadsorbsi ion positif sehingga bermuatan positif, sedangkan koloid As2S3 mengadsorbsi ion negatif sehingga bermuatan negatif. Muatan koloid juga merupakan faktor yang menstabilkan koloid. Hal ini
karena partikel-partikel koloid yang memiliki muatan sejenis akan tolak-menolak sehingga tidak terjadi molekul yang besar (menggumpal) dan mengendap.

4) Koagulasi koloid
Koagulasi adalah proses penggumpalan partikel-partikel koloid. Koagulasi koloid dapat dilakukan dengan :
a). cara mekanik;
Koloid dapat digumpalkan dengan pendinginan, pemanasan, dan pengadukan.
b) cara kimia;
Penambahan ion-ion berlawanan dengan muatan koloid akan menggumpalkan koloid. Menurut Hardly-Schulze, kekuatan ion untuk menggumpalkan koloid sebanding dengan muatan ionnya. Makin besar muatan ion yang ditambahkan makin besar pula kekuatan menggumpalkan ion (Martoyo,
dkk., 2003: 71).

Beberapa contoh koagulasi dalam kehidupan sehari-hari dan industri :
  • pembentukan delta di muara sungai,
  • penggumpalan karet dalam lateks menggunakan asam format,
  • penggumpalan asap pabrik menggunakan metode cottrel


5) Koloid pelindung
Koloid pelindung adalah koloid yang dapat memberikan efek kestabilan koloid sehingga koloid tersebut terhindar dari proses koagulasi. Koloid pelindung pada emulsi disebut emulgator. Contoh koloid pelindung antara lain :
  1. kasein pada susu merupakan koloid pelindung antara lemak dan air,
  2. sabun /deterjen merupakan emulgator pada campuran air dengan minyak,
  3. kuning telur merupakan koloid pelindung pada mayonase,
  4. untuk mencegah terjadinya pembentukan kristal es dan gula, maka pada pembuatan es krim ditambahkan koloid pelindung gelatin.
6) Dialisis
Pada pembuatan suatu koloid, sering kali terdapat ion-ion yang dapat mengganggu kestabilan koloid tersebut. Ion-ion pengganggu ini dapat dihilangkan dengan suatu proses yang diebut dialisis. Dalam proses ini, koloid dimasukkan ke dalam suatu kantong koloid, lalu kantong koloid itu dimasukkan ke dalam bejana
yang berisi air mengalir. Kantong koloid terbuat dari selaput semipermeable, yaitu selaput yang dapat melewatkan partikel-partikel kecil, seperti ion-ion atau molekul sederhana, tetapi menahan koloid. Dengan demikian, ion-ion keluar dari kantong dan hanyut bersama air.

Dalam kehidupan sehari-hari, dialisis dapat digunakan untuk merawat pasien yang ginjalnya tidak dapat bekerja sehingga dapat membuang hasil buangan metabolisme yang terlarut dalam darah, misalnya urea dan kreatina.

7) Elektroforesis
Partikel koloid dapat bergerak dalam medan listrik. Hal ini menunjukkan bahwa partikel koloid tersebut bermuatan. Pergerakan partikel koloid dalam medan listrik ini disebut elektroforesis. Apabila ke dalam sistem koloid dimasukkan dua batang elektrode kemudian dihubungkan dengan sumber arus searah, maka partikel koloid akan bergerak ke salah satu elektrode bergantung pada jenis muatannya. Koloid bermuatan negatif akan bergerak ke anode (elektode positif) sedangkan koloid yang bermuatan positif bergerak ke katode (elektrode negatif). Dengan demikian elektroforesis dapat digunakan untuk menentukan jenis muatan koloid.

Prinsip elektroforesis dapat digunakan pada proses pembersihan asap cerobong pabrik dari partikel-partikel yang berbahaya sehingga tidak mencemari udara dengan alat pengendap cottrel. Partikel asap yang bermuatan positif akan dinetralkan oleh elektrode negatife sehingga akan mengendap.

8) Koloid liofil dan koloid liofob
a) Koloid liofil
Koloid yang fase terdispersinya suka pada medium pendispersi. Jika zat pendispersinya air disebut hidrofil.
Contohnya: agar-agar, sabun, gelatin, deterjen, dan kanji.
b) Koloid liofob
Koloid yang fase terdispersinya tidak suka pada medium pendispersi. Jika zat pendispersinya air disebut liofob. Contohnya : sol belerang, sol Fe(OH)3, sol-sol sulfida, dan sol-sol logam.

Pembuatan Sistem Koloid
Ukuran partikel koloid terletak antara partikel larutan sejati dan partikel suspensi, maka koloid dapat dibuat melalui dua cara yaitu :

1) Cara kondensasi
Cara kondensasi adalah pembuatan koloid dengan cara mengubah partikel-partikel larutan menjadi partikel koloid. Cara kondensasi dapat ditempuh dengan :

a) Reaksi redoks
Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai perubahan bilangan oksidasi.
Contoh pembuatan koloid dengan reaksi redoks :

(1) pembuatan sol belerang
Sol belerang dapat dibuat dengan cara mengalirkan gas SO2 ke dalam larutan H2S.
2H2S(aq) + SO2(g) ------> 3S(s) + 2H2O(l) Koloid

(2) pembuatan sol emas Sol emas dapat dibuat dengan mereaksikan larutan AuCl3 dengan FeSO4. AuCl3(aq) + 3FeSO4(aq) ------> Au(s) + FeCl3(aq) + Fe2(SO4)3(aq)
Koloid
Au3+ (aq) + 3Fe2+ (aq) ------> Au(s) + Fe3+ (aq)

b) Hidrolisis 
Hidrolisis adalah pembuatan koloid dengan menambahkan air. Contoh : pembuatan sol Fe(OH)3 dari hidrolisis FeCl3. Apabila ke dalam air mendidih ditambahkan larutan FeCl3 akan terbentuk sol Fe(OH)3.

c) Dekomposisi Rangkap
Contoh pembuatan koloid dengan pengenceran :
(1) pembuatan sol As2S3
Sol As2S3 dapat dibuat dengan mengalirkan gas H2S ke dalam larutan encer As2O3.
(2) pembuatan sol AgCl
Sol AgCl dapat dibuat dengan mencampurkan larutan perak nitrat encer dengan larutan HCl encer.

d) Penggantian pelarut
Pembuatan koloid dilakukan dengan menurunkan kelarutan zat terlarut dengan cara mengubah pelarut atau mendinginkan larutan. Contoh : pembuatan gel kalsium asetat dengan mencampurkan larutan kalsium asetat jenuh dengan alkohol.

2) Cara Dispersi
Cara dispersi adalah cara mengubah partikel-partikel kasar menjadi partikel-partikel koloid. Hal ini dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain :

a) Cara mekanik
Menurut cara ini butir-butir kasar digerus dengan lumpang atau penggiling koloid sampai diperoleh tingkat kehalusan tertentu, kemudian diaduk dengan medium dispersi. Misalnya, pembuatan sol belerang dilakukan dengan cara mencampur belerang dengan gula kemudian digerus sampai halus. Setelah itu, campuran didispersikan ke dalam air.

b) Cara peptisasi
Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah). Zat pemeptisasi memecahkan butir-butir kasar menjadi butir-butir koloid. Misalnya, AgCl dalam air dapat dipeptisasikan dengan cara menambahkan NH4OH.

c) Cara Busur Bredig
Cara ini dilakukan dengan meloncatkan bunga api listrik ke dalam suatu larutan elektrolit atau air.Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam. Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elektrode yang dicelupkan dalam medium dispersi, kemudian diberi loncatan listrik diantara kedua ujungnya. Mula-mula atom-atom logam akan terlempar ke dalam air, lalu atom-atom tersebut mengalami kondensasi sehingga membentuk partikel koloid (Michael Purba, 1996: 70-71).
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

TEORI ACNE VULGARIS

Akne vulgaris adalah penyakit pada kulit yang disebabkan oleh perubahan pada unit kelenjar pilosebasea. Karakteristik akne ditandai dengan adanya komedo, papula, pustula, dan nodul pada tempat-tempat di mana kelenjar sebasea berada (Harper, 2004).

Akne vulgaris adalah penyakit dari unit kelenjar pilosebasea. Penyakit ini dapat terjadi ringan, berupa komedo atau papula, dapat juga timbul berupa peradangan berat yang menimbulkan jaringan parut (Habif, 2004).

Pada wanita akne berkembang antara umur 12-13 tahun, sedangkan pada pria antara 13-14 tahun. Namun demikian dapat pula terjadi pada umur yang lebih tua. Puncaknya timbul bermacam tipe akne pada wanita yaitu 17-18 tahun, dan 19-21 tahun pada pria (Cunliffe dan Gollnick, 2001).

Beberapa faktor yang mempengaruhi pembentukan acne vulgaris adalah sebum, bakteri, hormon, iklim, kosmetika, dan bahan kimia (Widjaja, 2000). Faktor pemicu lainnya antara lain stres, menstruasi, sinar matahari, dan faktor genetik (Portughese, 1998). Ras dan usia dapat pula menjadi faktor dalam terjadinya akne vulgaris (Wasitaatmadja, 2002). Faktor herediter sangat berperan penting dalam timbulnya akne (Herando dan Ando, 2003).

Insidensi akne vulgaris 80-100% pada usia remaja dan dewasa muda, yaitu 14-17 tahun pada wanita dan 16-19 tahun pada pria. Meskipun demikian, akne vulgaris dapat pula terjadi pada usia lebih muda atau lebih tua dari usia tersebut. (Wasitaatmadja, 2002). Dari sebuah studi di Inggris dinyatakan bahwa prevalensi dari akne vulgaris pada wanita umur 26-44 tahun sebesar 14% (Williams dan Layton, 2006).

Beberapa studi menunjukkan bahwa faktor genetik mempengaruhi timbulnya akne (Simpson dan Cunliffe, 2004).

Pada kembar identik, resiko terjadinya akne vulgaris sangat tinggi, termasuk distribusi dan ragam dari akne vulgaris (Plewig, Jansen dan Kligman, 2000).

Berdasarkan pengalaman klinik yang ada, akne sering muncul pada orang-orang dengan riwayat satu keluarga (Bataille V et al, 2002).


Ada 4 hal penting yang berhubungan dengan terjadinya akne :
  1. Kenaikan produksi sebum; Kelenjar sebasea dibawah kontrol endokrin. Pituitari akan menstimuli adrenal dan gonad untuk memproduksi estrogen dan androgen yang mempunyai efek langsung terhadap unit pilosebasea. Penderita akne vulgaris memiliki peningkatan produksi sebum. Hal tersebut bisa disebabkan oleh peningkatan hormon androgen atau oleh hiperresponsif kelenjar sebasea terhadap androgen dalam tingkat normal (Cunliffe dan Gollnick, 2001).
  2. Peningkatan kornifikasi saluran pilosebasea; Peningkatan kornifikasi saluran pilosebasea secara klinis tampak sebagai komedo (whitehead, blackhead, and microcomedones). Hal ini disebabkan karena terjadi akumulasi keratinosit di saluran pilosebasea. Peningkatan kornifikasi ini bisa disebabkan oleh peningkatan proliferasi korneosit, kegagalan pemisahan korneosit atau keduanya. Penyebab hiperproliferasi ini multifaktorial. Androgen selain menstimuli kelenjar sebasea juga berpengaruh pada hiperproliferasi pada saluran kelenjar tersebut (Cunliffe dan Gollnick, 2001).
  3. Proliferasi dan kolonisasi mikroorganisme; Saluran pilosebasea dan permukaan kulit merupakan tempat  hidup daripada mikroorganisme penting, antara lain Propionibacteria acnes, Staphylococcus epidermidis, Pityrosporum ovale, di mana P.Acnes menghasilkan komponen aktif seperti lipase, protease, hialuronidase, dan faktor kemotaktik yang menyebabkan inflamasi (Habif, 2004).
  4. Proses inflamasi; Lesi inflamasi diyakini berkembang dari adanya microcomedones. Terdapat berbagai tipe lesi inflamasi diantaranya papula, pustula dan dapat berkembang lebih dalam lagi menjadi nodula dimana hal ini menyebabkan timbulnya variasi akne (Cunliffe dan Gollnick, 2001).
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

SEJARAH CHELSEA ::: History Chelsea Football Club

Chelsea Football Club adalah klub sepakbola inggris yang kini telah berumur lebih dari 100 tahun, pada tahun 1905 chelsea FC didirikan. Chelsea terus berkembang dan kini menjadi bagian integral dari kehidupan olahraga di Inggris.

Pada 10 Maret 1905 sebuah pertemuan di sebuah pub yang kini bernama The Butcher's Hook, sebuah agenda besar tersebut adalah pemberian nama klub beberapa nama diusulkan antara lain Stamford Bridge FC, Kensington FC, London FC tetapi semua ditolak, dan nama Chelsea FC dipilih dan mulailah sejarah baru disini.

Pertandingan kompetitif pertama dilaksanakan pada 2 september 1905, chelsea tak butuh waktu lama untuk membuktikan bahwa mereka layak untuk bermain di liga inggris. Ditonton lebih dari 67000 orang di Stamford Bridge saat melawan Manchester United. Pada akhir musim kedua chelsea di promosikan ke Divisi Satu.

Nils Middelboe, yang dikenal sebagai 'The Great Dane' adalah pemain asing pertama chelsea dan sangat populer selama delapan tahun di klub.

Muncul dari ketakutan perang untuk menghadapi depresi ekonomi, London ingin selingan dan hiburan di waktu luang yang terbatas mereka. Pada hari Sabtu Oktober di 1935 ketika 82.905 dijejalkan ke dalam teras melengkung untuk pertandingan liga melawan Arsenal.

Piala FA diadakan pada tahun 1932 Chelsea posisi terbaik hingga ke semifinal. Tapi Chelsea kalah 2-1. Musim berikutnya chelsea puas pada peringkat 18 dari 22 tim.




Prestasi

Domestik

  • Divisi 1/Liga Utama Inggris
  • Juara (4): 1954–55, 2004–05, 2005–06, 2009–10
  • Runners–up (4): 2003–04, 2006–07, 2007–08, 2010–11
  • Divisi 2 (kini Football League Championship)
  • Juara (2): 1983–84, 1988–89
  • Runners-up (5): 1906–07, 1911–12, 1929–30, 1962–63, 1976–77
  • Piala FA
  • Juara (7): 1969–70, 1996–97, 1999–00, 2006–07, 2008–09, 2009–10, 2011–12
  • Runners-up (4): 1914–15, 1966–67, 1993–94, 2001–02
  • Piala Liga Inggris
  • Juara (4): 1964–65, 1997–98, 2004–05, 2006–07
  • Runners-up (2): 1971–72, 2007–08
  • FA Community Shield
  • Juara (4): 1955, 2000, 2005, 2009
  • Runners-up (5): 1970, 1997, 2006, 2007, 2010
  • Full Members Cup
  • Juara (2): 1985–86, 1989–90

Eropa

  • Liga Champions UEFA
  • Runners-up (1): 2007–08
  • Piala Winners UEFA
  • Juara (2): 1970–71, 1997–98
  • Piala Super UEFA
  • Juara (1): 1998


Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Sejarah Pramuka dan Arti Lambang Pramuka

Bertolak dari ketetapan MPRS No. II/MPRS/1960, Presiden Soekarno selaku mandataris MPRS pada tanggal 9 maret 1961 memberikan amanat kepada pimpinan Pandu di Istana Merdeka. Beliau merasa berkewajiban melaksanakan amanat MPRS, untuk lebih mengefektifkan organisasi kepanduan sebagai satu komponen bangsa yang potensial dalam pembangunan bangsa dan negara.

Oleh karena itu beliau menyatakan pembubaran organsiasi kepanduan di Indonesia dan meleburnya ke dalam suatu organisasi gerakan pendidikan kepanduan yang tunggal bernama GERAKAN PRAMUKA yang diberi tugas melaksanakan pendidikan kepanduan kepada anak-anak dan pemuda Indoneisa. Gerakan Pramuka dengan lambang TUNAS KELAPA di bentuk dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961.

Meskipun Gearakan Pramuka keberadaannya ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961, namun secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 sesaat setelah Presiden Republik Indonesia menganugrahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961. Sejak itulah maka tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka.

Perkembangan Gerakan Pramuka mengalami pasang surut dan pada kurun waktu tertentu kurang dirasakan pentingnya oleh kaum muda, akibatnya pewarisan nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah Pancasila dalam pembentukan kepribadian kaum muda yang merupakan inti dari pendidikan kepramukaan tidak optimal. Menyadari hal tersebut maka pada peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 Tahun 2006, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka. Pelaksanaan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang antara lain dalam upaya pemantapan organisasi Gerakan Pramuka telah menghasilkan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA.

VISI, MISI DAN STRATEGI GERAKAN PRAMUKA

VISI :

"Gerakan Pramuka sebagai wadah pilihan utama dan solusi handal masalah kaum muda"

MISI :

  1. Mempramukakan kaum muda 
  2. Membina anggota yang berjiwa dan berwatak pramuka, berlandaskan iman dan taqwa (Imtaq), serta selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Imteq) 
  3. Membentuk kader bangsa patriot pembangunan yang memiliki jiwa bela Negara 
  4. Menggerakan anggota dan organisasi Gerakkan Pramuka agar peduli dan tanggap terhadap masalah-masalah kemasyarakatan

Strategi:

  1. Meningkatkan jumlah dan mutu satuan pendidikan keparamukaan 
  2. Meningkatkan jumlah dan mutu peserta didik 
  3. Meningkatkan jumlah dan mutu tenaga pendidik 
  4. Memperbarui kurikulum pendidikan kepramukaan 
  5. Meningkatkan sarana dan prasarana Pendidikan 
  6. Memantapkan organisasi, sitem manajemen, dan sumber daya 
  7. Meningkatkan pelaksanaan pelbagai program Gerakan Pramuka

Tujuan Kepramukaan

Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan Indonesia yang merupakan bagian pendidikan nasional, bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai sepenuhnya potensi-potensi spiritual, social, intelektual dan fisiknya, agara mereka bias:

  1. Membentuk, kepribadian dan akhlak mulia kaum muda 
  2. Menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara bagi kaum muda 
  3. Meningkatkan keterampilan kaum muda sehingga siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot dan pejuang yang tangguh, serta menjdai calon pemimpin bangsa yang handal pada masa depan.

Prinsip Dasar Kepramukaan

Gerakan Pramuka berlandaskan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:

  1. Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 
  2. Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam 
  3. Peduli terhadap dirinya pribadi 
  4. Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka

Metode Kepramukaan

Metode Kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progresif melalui:

  1. Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka 
  2. Belajar sambil melakukan 
  3.  Sistem berkelompok 
  4. Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta didik 
  5.  Kegiatan di alam terbuka 
  6. Sistem tanda kecakapan 
  7. Sistem satuan terpisah untuk putera dan puteri Kiasan Dasar
Sejarah Pengertian Lambang Pramuka
Lambang Gerakan Pramuka
  • Gerakan Pramuka berlambangkan: Gambar silhouette TUNAS KELAPA
  • Uraian arti Lambang Gerakan Pramuka
    1. Buah kelapa/nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan “CIKAL”, dan istilah “cikal bakal” di Indonesia berarti: penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru.
      Jadi buah kelapa/nyiur yang tumbuh itu mengandung kiasan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup Bangsa Indonesia.
    2. Buah kelapa/nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
      Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yang rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat, ulet, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.
    3. Kelapa/nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya.
      Jadi melambangkan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana dia berada dan dalam keadaan bagaiaman juga.
    4. Kelapa/nyiur tumbuh menjulang lurus keatas dan merupakan salah satu pohan yang tertinggi di Indonesia.
      Jadi melambangkan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
    5. Akar Kelapa/nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.
      Jadi lambang itu mengkiaskan, tekad dan keyakinan tiap Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
    6. Kelapa/nyiur adalah pohon yang serba guna, dari ujung atas hingga akarnya.
      Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaanya kepada kepentingan Tanah air, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.
  • Lambang Gerakan Pramuka diciptakan oleh Sumardjo Atmodipuro (almarhum), seorang Pembina Pramuka yang aktif bekerja sebagai Pegawai Tinggi Departeman Pertanian
  • Lambang Gerakan Pramuka digunakan sejak tanggal 14 Agustus 1961 pada Panji-panji Gerakan Pramuka yang dianugerahkan kepada Gerakan Pramuka oleh Presiden republik Indonesia.
  • Pemakaian lambang Gerakan Pramuka sebagai lencana dan penggunaannya dalam tanda-tanda, bendera, papan nama, dsb. diatur dalam Petunjuk-petunjuk Penyelenggaraan.
  • Lambang Gerakan Pramuka berupa Gambar silhouette TUNAS KELAPA sesuai dengan SK Kwartir Nasional No. 6/KN/72 Tahun 1972, telah mendapat Hak Patent dari Ditjen Hukum dan Perundangan-undangan Departeman Kehakiman, dengan Keputusan Nomor 176634 tanggal 22 Oktober 1983, dan Nomor 178518 tanggal 18 Oktober 1983, tentang Hak Patent Gambar TUNAS KELAPA dilingkari PADI dan KAPAS, serta No. 176517 tanggal 22 Oktober 1983 tentang Hak Patent tuliasan PRAMUKA.

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

UANG ::: Jenis-Jenis Uang

Dalam kehidupan yang semakin berkembang, masyarakat dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti kebutuhan makan, pakaian, tempat tinggal, dan kebutuhan lainnya. Agar dapat mencukupi kebutuhan tersebut diperlukan uang sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di sini uang mempunyai peranan yang sangat penting, tanpa uang orang sulit memenuhi kebutuhan hidup. Dengan kata lain, setiap orang baik di desa maupun di kota sangat membutuhkan uang sebagai sarana untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Selain uang, lembaga keuangan juga sangat berperan dalam penyediaan modal bagi masyarakat yang membutuhkan. Modal dipakai sebagai sarana untuk membiayai dalam menciptakan barang/jasa sebagai alat pemuas kebutuhan.

Uang yang kita gunakan dalam kegiatan ekonomi sehari-hari mempunyai beberapa fungsi, antara lain sebagai alat ukur, sebagai alat tukar, melakukan pembayaran yang berupa barang dan jasa, serta sebagai alat penimbun kekayaan.

Untuk mengetahui dan memahami pengertian uang, di bawah ini dikemukakan beberapa definisi uang dari para ahli ekonomi.

  1. D.H. Robetson, uang adalah sesuatu yang umum diterima untuk pembayaran barang.
  2. Albert Gailort Hart, uang adalah kekayaan yang dapat digunakan oleh pemiliknya untuk melunasi hutang dalam jumlah tertentu pada waktu itu juga.
  3. Rollin G. Thomas, uang adalah segala sesuatu yang diterima secara umum sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang, jasa, dan kekayaan berharga serta untuk pembayaran hutang.
  4. R.S. Sayers, uang adalah segala sesuatu yang umum diterima sebagai alat pembayaran hutang.
  5. A.C. Pigou, uang adalah segala sesuatu yang umum digunakan sebagai alat penukar.
  6. George N. Halm, uang adalah alat untuk mempermudah pertukaran dan dapat mengatasi kesukaran-kesukaran dari barter.

Dari beberapa definisi tersebut dapat diketahui bahwa para ahli ekonomi dalam mendefinisikan uang menitikberatkan pada fungsi uang, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa uang merupakan alat pembayaran yang sah untuk mempermudah pertukaran dan pertukaran.

Saya yakin anda sering memegang uang kertas dan uang logam, bukan ? Termasuk jenis uang apakah keduanya ? dibawah ini akan saya bahas tentang jenis-jenis uang :

a. Uang Kartal
Jenis-Jenis uang yang pertama adalah uang kartal; Uang kartal merupakan uang yang digunakan secara umum dalam transaksi sehari-hari. Uang kartal terdiri atas uang kertas dan uang logam. Uang kertas merupakan uang yang terbuat dari bahan kertas yang tidak mudah rusak, dilengkapi dengan ciri-ciri tertentu untuk menghindari pemalsuan, dan memudahkan orang untuk mengenalinya, termasuk para tunanetra. Uang logam terbuat dari logam seperti aluminium, nikel, tembaga, dan kuningan.

b. Uang Giral
Jenis-Jenis uang yang kedua adalah uang giral; Uang giral merupakan alat pembayaran sah yang dikeluarkan oleh bank umum. Uang giral muncul untuk mempermudah transaksi dalam jumlah besar sehingga orang tidak perlu menggunakan uang kartal karena lebih berisiko.

Misalnya, seorang pengusaha harus membayar bahan baku sebesar sepuluh juta rupiah. Jumlah tersebut cukup besar dan berisiko jika dibawa langsung. Sebagai gantinya, pengusaha itu menggunakan alat
pembayaran yang berupa uang giral. Untuk menggunakan uang giral, pengusaha tersebut harus mempunyai rekening di bank.

Bentuk-bentuk uang giral sebagai berikut.
1) Cek
Cek merupakan surat perintah pembayaran kepada bank untuk membayar sejumlah uang kepada orang yang tertera di atas cek tersebut. Cek ini disebut cek atas nama. Orang yang mencairkan atau menguangkan cek tersebut adalah orang yang namanya sesuai dengan yang tertera di atas cek. Jenis cek lainnya adalah cek atas tunjuk, yaitu bank berkewajiban membayar kepada siapa pun yang menguangkan cek tersebut.

2) Giro
Giro merupakan surat perintah kepada bank untuk memindahkan sejumlah uang kepada rekening seseorang atau perusahaan yang ditunjuk oleh nasabah. Misalnya, A membeli barang dari B seharga Rp500.000,00. Baik A maupun B mempunyai rekening (simpanan) di bank. Saldo simpanan A sebanyak Rp5.000.000,00 dan saldo simpanan B sebanyak Rp3.000.000,00. Untuk pembayaran tersebut A mengeluarkan bilyet giro, yaitu berupa surat perintah kepada bank untuk memindahbukukan uang sebanyak Rp500.000,00 dari rekening A ke rekening B. Dengan demikian, setelah pemindahbukuan itu saldo rekening A menjadi Rp4.500.000,00 dan saldo rekening B menjadi Rp3.500.000,00.

3) Transfer Telegrafis
Pembayaran melalui transfer telegrafis merupakan pemindahan uang antar rekening di bank secara cepat.

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Standar Kompetensi Kepala Sekolah

Kepala sekolah/madrasah adalah guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah sehinnga ia pun harus memiliki kompetensi yang disyaratkan. seperti yang terdapat dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. Dalam peraturan tersebut terdapat lima dimensi kompetensi yaitu: kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Setiap dimensi kompetensi memiliki kompetensi dasar yang harus dimiliki seorang kepala sekolah/madrasah.

1. Dimensi Kompetensi Kepribadian
  1. Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan akhlak mulia, menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah.
  2. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin.
  3. Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah/madrasah.
  4. Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.
  5. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah/madrasah.
  6. Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan.
2. Dimensi Kompetensi Manajerial 
  1. Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan. 
  2. Mengembangkan organisasi sekolah/madrasah sesuai dengan kebutuhan. 
  3. Memimpin sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia sekolah/madrasah secara optimal. 
  4. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajar yang efektif. 
  5. Menciptakan budaya dan iklim sekolah/madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik. 
  6. Mengelola guru dan staf dalamr angka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal. 
  7. Mengelola sarana dan prasarana sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optimal. 
  8. Mengelola hubungan sekolah/madrasah dengan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan sekolah/madrasah. 
  9. i. Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan peserta didik baru, penempatan, dan pengembangan kapasitas peserta didik. 
  10. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional. 
  11. Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel, tranparan, dan efisien. 
  12. Mengelola ketatausahaan sekolah/madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah. 
  13. Mengelola unit layanan khusus sekolah/madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah. 
  14. Mengelola informasi dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan. 
  15. Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah/madrasah. 
  16. Melakukan monitoring,evaluasi,dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/madrasah dengan prosedur yang tepat, serta merencanakan tindak lanjutnya. 

3. Dimensi Kompetensi Kewirausahaan 
  1. Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah/madrasah. 
  2. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif. 
  3. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah. 
  4. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah. 
  5. Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan sekolah/madrasah sebagai sumber belajar peserta didik. 

4. Dimensi Kompetensi Supervisi 
  1. Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. 
  2. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. 
  3. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. 

5. Dimensi Kompetensi Sosial 
  1. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/madrasah. 
  2. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. 
  3. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Korupsi Dalam Politik Sosiologis Ekonomi Hukum

Korupsi dari sudut pandang Politik

Salah satu prosedur kelembagaan untuk mencapai keputusan politik adalah demokrasi. Untuk memperoleh suatu keputusan yang demokratis, suatu lembaga harus mengikutsertakan individu untuk memberikan aspirasi. Berdasarkan aspirasi tersebut, setiap individu berhak bersaing dengan sehat dan rasional untuk mendapatkan suara rakyat, misalnya hak setiap individu untuk berkampanye dalam rangka pemilihan umum yang bertujuan untuk mendapatkan simpati dan pengikut yang dapat mendukungnya. Berkaitan dengan hal ini, Schumpeter (1947: 5) mengemukakan tentang teori demokrasi yang disebut dengan “Metode Demokratis”, yaitu prosedur kelembagaan untuk mencapai keputusan politik yang di dalamnya individu memperoleh kekuasaan untuk membuat keputusan melalui perjuangan kompetitif dalam rangka memperoleh suara rakyat.

Dari sisi korupsi, terdapat model kompetisi clientelistic, yaitu kompetisi dengan iming-iming materi dan bentuk varian lainnya (direct payment) untuk menarik simpati pemilih secara perorangan atau kelompok kecil dalam masyarakat. Model ini akan memberikan tekanan besar terhadap penyimpangan dana publik dan kian memperkuat struktur korupsi mulai dari bentuk penggunaan dana dan sarana publik untuk memperluas basis pendukung pada saat pemilu (pork-barrel spending), alokasi program pemerintah ke basis konstituen partai (allocational policies), hingga melanggengkan relasi patronase politik dan bisnis. Dalam kondisi demikian, korupsi mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan cara menghancurkan proses formal.


Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

KORUPSI ::: Pengertian Korupsi

Korupsi sebagai suatu fenomena sosial bersifat kompleks, sehingga sulit untuk mendefisinikannya secara tepat tentang ruang lingkup konsep korupsi. Pengamatan dalam kehidupan sehari-hari fenomena korupsi dapat terjadi secara tidak kentara (subtle) antara hubungan dua individu sampai dengan hubungan yang kompleks seperti dalam suatu korporasi. Pada tingkat hubungan antara individu, korupsi terjadi ketika salah satu individu melakukan penipuan (cheating) terhadap individu lainnya.

Keragaman definisi korupsi menjadikan definisi yang multitafsir karena penyebab yang sangat bervariasi dan tidak ada konsensus tentang apa yang dimaksud dengan korupsi (Von Alemann, 2004). Selanjutnya, Williams (1999:503) memberikan ilustrasi tentang sulitnya untuk mendefinisikan secara tepat tentang apa yang dimaksud dengan korupsi dengan menyatakan “It is unusual for authors to take time to examine the concept but, when they do, they find it vague, exlusive and unsatisfactory”. Pada kesimpulan artikel ini Williams (1999: 511) juga menyatakan begitu sulitnya untuk mendefiniskan konsep korupsi secara komprehensif dengan menyatakan “Perhaps corruption has become a catch-all-concept which embraces all manner of politiccal and administrative difficulties. In essence, the ecplanatory burden is too much to bear and the concept buckles under the weight of analytical ecpectation”.

Namun demikian, dapat dikemukakan pengertian korupsi menurut Transparancy International (Wikipedia, ensiklopedia bebas, 2007), bahwa korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Semua bentuk pemerintah/pemerintahan dalam prakteknya rentan terhadap terjadinya korupsi. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat.

Istilah korupsi dapat pula mengacu pada pemakaian dana pemerintah untuk tujuan pribadi. Definisi ini tidak hanya menyangkut korupsi moneter yang konvensional, akan tetapi menyangkut pula korupsi politik dan administratif. Seorang administrator yang memanfaatkan kedudukannya untuk menguras pembayaran tidak resmi dari para investor (domestik maupun asing), memakai sumber pemerintah, kedudukan, martabat, status, atau kewenangannnya yang resmi, untuk keuntungan pribadi dapat pula dikategorikan melakukan tindak korupsi.

Pada suatu organisasi yang kompleks, bentuk korupsi lebih beraneka ragam. Bentuk korupsi tersebut dapat dilihat dari cara bagaiaman korupsi tersebut terjadi. Korupsi dapat terjadi sebagai inisiatif dari seorang individu karena posisinya misalnya menggunakan istilah dari Perrow (1989) adalah feathering the nest yaitu upaya untuk menggunakan fasilitas kantor atau untuk memfasilitasi kepentingan atau mempromosikan diri sendiri (biasanya dilakukan oleh seseorang yang mempunyai kewenangan), atau menaikan harga barang (mark-up) sehingga yang mempunyai wewenang mendapatkan keuntungan secara illegal dari penaikan harga tersebut. Di lain pihak korupsi dapat juga terjadi sebagai akibat dari deal yang dilakukan oleh pimpinan dengan pihak luar organisasi. Dengan adanya deal tersebut pemimpin akan mendapat keuntungan untuk kepentingan diri sendiri.

Korupsi cenderung terjadi dari atas atau secara lebih kongkrit merupakan inisiatif atasan (Stiglitz, 2002; Teten Masduki, 2006 ) dari pada inisiatif bawahan. Atasan lebih tepatnya pengambil keputusan dapat berinisiatif untuk melakukan korupsi karena faktor atributif yang melekat pada dirinya. Atribut yang paling menonjol adalah kekuasaaan atau kewenangan yang dimilikinya. Dengan atribute ini seorang pengambil kekuasaan dapat mengambil keputusan yang secara implisit memberikan keuntungan kepada dirinya, sehingga dapat memperkuat kewenangannya dalam organisasi tersebut. Kecenderungan seperti ini tidak saja terjadi pada organisasi pemerintahan tetapi juga organisasi politik, atau bahkan organisasi sosial.

Komisi Pemberantasan Korupsi (2006) mendefinisikan korupsi sebagai semua penyalahgunaan penggunaan kewenangan yang menyebabkan kerugian negara dan oleh karena itu dianggap sebagai tindak pidana. Berdasarkan pada definisi tersebut, penyalahgunaan kewenangan berbentuk (1) suap menyuap, (2) penggelapan dalam jabatan, (3) perbuatan pemerasan, (4) perbuatan curang, dan (5) benturan kepentingan dalam pengadaan. Searah tugas dan fungsi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) definisi yang dikemukakan sangat formal yakni yang berkaitan dengan peran organisasi pemerintah, dan tidak secara eksplisit menjelaskan dampak sosial di luar birokrasi.

Korupsi tidak hanya mempunyai dimensi formal sebagaimana yang dideskripsikan oleh KPK, namun juga memiliki dimensi politis, sosiologis, ekonomi, dan pegagogis. Meskipun korupsi bersifat multidimensi, persamaan yang mendasari perbedaan dimensi tersebut adalah etika. Korupsi merupakan suatu tindakan yang menyimpang dan melanggar etika serta merugikann pihak lain.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Cara Menghitung Kapasitas Mesin Sepeda Motor

Cara menghitung kapasitas mesin volume silinder perbandingan kompresi kecepatan piston torsi dan tenaga pada sepeda motor


Perhitungan Fisika juga diperlukan ketika kita mempelajari tentang sepeda motor dan komponen utama sepeda motor. Kemudian bagaimana cara menghitung; kapasitas mesin, volume silinder, perbandingan kompresi, kecepatan piston, torsi, tenaga, korelasi antara mesin dan kecepatan motor pada tiap posisi gigi dan daya dorong roda belakang dari sepeda motor.

Cara Menghitung Kapasitas Mesin Sepeda Motor

Kapasitas mesin atau yang sering disebut volume langkah ditunjukkan oleh volume yang terbentuk pada saat piston bergerak keatas dari TMB ke TMA. Volume langkah dihitung dan diberi satuan cc (cm3). Dibawah ini rumus cara menghitung kapasitas mesin sepeda motor:

Vlangkah = Volume langkah (cc)
D = diameter silinder (mm)
S = langkah piston (mm)

Cara Mengitung Volume Silinder Sepeda Motor

Cara Menghitung Volume silinder adalah jumlah total dari pertambahan antara volume langkah dengan volume ruang bakar.

Vs = Vl + Vc

Vs= Volume silinder (cc)
Vl = Volume langkah (cc)
Vc= Volume ruang bakar (cc)

Cara Menghitung Perbandingan Kompresi Sepeda Motor

Perbandingan kompresi adalah perbandingan volume silinder dengan volume kompresinya. Perbandingan kompresi berkaitan dengan volume langkah.

Sebagai contoh perbandingan kompresi untuk sepeda motor berkisar antara 8 : 1 dan 9 : 1. ini artinya selama lankgah kompresi muatan yang ada di atas piston dimampatkan 8 kali lipat dari volume terakhirnya. Makin tinggi perbandingan kompresi, maka makin tinggi tekanan dan temperatur akhir kompresi.

E = Vs + Vc /  Vc
E = perbandingan kompresi
Vs = volume silinder
Vc = Volume ruang bakar

Cara Menghitung Kecepatan Piston Sepeda Motor

Pada saat mesin berputar, kecepatan Piston di TMA dan TMB adalah nol dan pada bagian tengah lebih cepat, oleh karenanya kecepatan piston diambil rata - rata.

Dari TMB, piston akan bergerak kembali keatas karena putaran poros engkol, dengan demikian pada 2x gerakan piston, akan menghasilkan 1 putaran poros engkol, jika poros engkol membuat N putaran, maka piston bergerak 2LN. Karena dinyatakan dalam detik maka dibagi 60.

V = 2LN/60 = LN/30
V = Kecepatan Piston rata-rata
L = Langkah (m).
N = Putaran mesin (rpm).

Cara Menghitung Torsi Sepeda Motor

Gaya tekan putar pada bagian yang berputar disebut Torsi, sepeda motor digerakan oleh torsi dari crankshaft. Makin banyak jumlah gigi pada roda gigi, makin besar torsi yang terjadi. Sehingga kecepatan direduksi menjadi separuhnya.

Torsi = gaya x jarak


Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Bekas Jerawat

Sebagian besar wanita mengalami timbul jerawat ketika menjelang menstruasi, timbulnya jerawat ini terjadi terutama bagi mereka yang memiliki kulit berminyak. Timbulnya jerawat ini bukan tanpa alasan, kenapa ? karena sekitar seminggu sebelum haid terjadi peningkatan yang signifikan hormon progesteron yang dominan, dan memacu aktifitas kelenjar lemak menjadi meningkat, sehingga terjadi peradangan dan timbul jerawat.

Bagi kaum laki-laki timbulnya jerawat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : keturunan, kejiwaan (stress emosional), makanan, lingkungan, alergi, perawatan yang salah dan buang air besar tidak teratur.

Bagi anda yang telah mengetahui cara menghilangkan jerawat, sekarang tinggal berpikir bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat itu, karena setiap peradangan sangat berpotensi meninggalkan bekas, termasuk jerawat, juga sangat berpotensi meninggalkan bekas jerawat. Sebagai tindakan pencegahan supaya bekas jerawat tidak meninggalkan bekas berlubang dan hitam. Jangan memencet jerawat ketika jerawat itu sedang merah dan meradang, akan tetapi jika anda menderita jenis jerawat batu sebaiknya anda mengunjungi dokter kulit atau mencari cara menghilangkan jerawat.

Bagi penderita jerawat batu biasanya akan disuntikkan kortikosterid ke dalam jerawat. Jika telah terlanjur menghitam dan sudah tidak meradang lagi dapat dicoba menggunakan lulur dalam waktu seminggu, dan harus membersihkan wajah secara teratur setiap hari.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Menggunakan Bengkuang

Cara menghilangkan bekas jerawat juga dapat dilakukan dengan cara-cara alami seperti penggunaan bedak bengkuang dan masker bengkuang, bengkuan selain dapat menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda flek, menghilangkan bekas jerawat dan mengencangkan kulit wajah.

Ambil beberapa buah bengkuang kemudian keringkan, pada saat mengeringkan dapat menggunakan mesin pengering atau dijemur hingga terkena sinar matahari kemudian tumbuk hingga halus. Bubuk bengkuang tersebut kemudian dicampur dengan air bersih atau air mawar dan gunakan seperti memakai bedak, diamkan hingga bedak kering di wajah, kemudian bersihkan bedak atau masker bengkuang menggunakan air bersih.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Menggunakan Teh

Mungkin anda tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa teh baik green tea dan black tea dicampur dengan beras putih mempunyai khasiat untuk mengangkat kulit mati, kotoran dan debu, menghilangkan bau badan, memberikan nutrisi yang baik untuk kulit, memperbaiki sirkulasi oksigen dan peredaran darah tepi, memutihkan kulit, menjaga kelembaban kulit, mencegah kulit keriput, mencegah jerawat, menghilangkan selulit, mengandung anti oksidan, menghilangkan bekas jerawat dan noda-noda hitam serta mencegah kanker kulit.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Menggunakan Kopi

Kopi juga dapat dimanfaatkan untuk perawatan kecantikan karena kandungan lignan dan mineral didalam kopi berkhasiat untuk mengencangkan dan menghaluskan kulit serta menyegarkan rona wajah. lulur kopi juga bermanfaat untuk mengangkat kulit mati, menghilangkan bekas jerawat dan noda flek hitam.

Semua cara menghilangkan bekas jerawat diatas harus dilakukan secara rutin dan teratur, karena semuanya melalui cara alami maka biasanya dibutuhkan waktu yang lama dan bukan secara instan. Untuk mencegah jerawat harus dilakukan diet rendah lemak dan karbohidrat, mengurangi makan makanan pedas, perawatan kulit yang teratur setiap hari, cukup istirahat dan olah raga, menghndari stress menggunakan kosmetik secukupnya, menghindari polusi dan tidak memencet jerawat yang sedang merah atau meradang.

Terkadang bekas jerawat memerlukan cara menghilangkan bekas jerawat dengan bantuan khusus seperti Facial Treatment TCA, AHA, micro dermabration, laser resurfacing.

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Komponen Dasar Sepeda Motor

Sepeda motor terdiri dari beberapa komponen dasar. Secara kelompok besar maka komponen dasar sepeda motor terbagi atas:
  1. Sistem mesin
  2. Sistem kelistrikan
  3. Rangka/chassis
Masing-masing komponen dasar tersebut terbagi lagi menjadi beberapa bagian pengelompokkan kearah penggunaan, perawatan dan pemeliharaan yang lebih khusus yaitu:

Sistem Mesin

Sistem Mesin Terdiri atas :

a. Sistem tenaga mesin
Sebagai sumber tenaga penggerak untuk berkendaraan, terdiri dari bagian:
  • Mesin/engine 
  • Sistem bahan bakar 
  • Sistem pelumasan 
  • Sistem pembuangan 
  • Sistem pendinginan 

b. Sistem transmisi penggerak 
Sistem transmisi penggerak merupakan rangkaian transmisi dan tenaga mesin ke roda belakang, berupa:
  • Mekanisme kopling 
  • Mekanisme gear 
  • Transmisi 
  • Mekanisme starter

Sistem Kelistrikan

Mekanisme kelistrikan dipakai untuk menghasilkan daya pembakaran untuk proses kerja mesin dan sinyal untuk menunjang keamanan berkendaraan. Jadi semua komponen yang berhubungan langsung dengan energi listrik dikelompokkan menjadi bagian kelistrikan.
Bagian kelistrikan terbagi menjadi:
  • Kelompok pengapian 
  • Kelompok pengisian 
  • Kelompok beban

Rangka/Chassis

Terdiri dari beberapa komponen untuk menunjang agar sepeda motor dapat berjalan dan berbelok.

Komponennya adalah:
  • Rangka 
  • Kelompok kemudi 
  • Kelompok suspensi 
  • Kelompok roda 
  • Kelompok rem 
  • Tangki bahan bakar 
  • Tempat duduk 
  • Fender
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Pengertian Dasar Negara dan Makna Ideologi Negara

Ideologi dan dasar negara kita adalah Pancasila. Pancasila terdiri dari lima sila. Kelima sila itu adalah: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusayawaratan perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia, misalnya bangsa Belanda, Portugis, Inggris, dan Jepang. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut, di wilayah negara RI terdapat kerajaan-kerajaan besar yang merdeka, misalnya Sriwijaya, Majapahit, Demak, Mataram, Ternate, dan Tidore. Terhadap penjajahan tersebut, bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik.

Dasar Negara adalah landasan kehidupan bernegara. Setiap negara harus mempunyai landasan dalam melaksanakan kehidupan bernegaranya. Dasar negara bagi suatu negara merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara.

Dasar negara bagi suatu negara merupakan sesuatu yang amat penting. Negara tanpa dasar negara berarti negara tersebut tidak memiliki pedoman dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara, maka akibatnya negara tersebut tidak memiliki arah dan tujuan yang jelas, sehingga memudahkan munculnya kekacauan.

Dasar negara juga berfungsi sebagai pedoman hidup bernegara mencakup cita-cita negara, tujuan negara, norma bernegara.

Perbedaan Ideologi Liberalisme dan Sosialisme


Negara-negara lain selain Indonesia tidak menggunakan Pancasila sebagai ideologi negara. Negara-negara lain itu mempunyai ideologi negara sendiri yang dipandang baik dan cocok. Di dunia ini ada dua ideologi yang terkenal yaitu liberalisme dan sosialisme.

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari hubungannya antara negara dengan warganegara. Pada ideologi liberalisme tugas negara hanya menjaga. Rakyat atau warganya mempunyai kebebasan untuk berbuat atau bertindak apa saja asal tidak melanggar tertib hukum. Pada negara liberalisme, kepentingan dan hak warganegara lebih dipentingkan daripada kepentingan negara. Negara didirikan untuk menjamin kebebasan dan kepentingan warganegara.

Contoh negara-negara yang menganut paham liberalisme Amerika Serikat dan negara-negara Eropa seperti Inggris, Belanda, Spanyol, Italia dan lain-lainnya.

Sekarang bagaimana halnya dengan negara sosialis? Paham atau ideologi sosialis merupakan kebalikan dari ideologi liberalisme. Bagaimana hubungan antara warga negara dengan negara pada negara sosialis? Dalam negara sosialis, kepentingan negara lebih diutamakan daripada kepentingan warga negara. Kebebasan atau kepentingan warganegara dikalahkan untuk kepentingan negara. Jadi negara yang paling utama, sedangkan kepentingan warga negara nomor dua. Kekuasaan negara sangat besar, sedangkan kekuasaan warganegara kecil saja. 

Contoh negara-negara yang menganut paham sosialisme adalah Uni Soviet (sekarang Rusia), Cina, Korea Utara, Vietnam.



Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |