ROBOTIKA ::: Pengertian dan Sejarah Robotik

Robotika, Pengertian dan Sejarah Robotik

Pengertian Robot dan Robotika

Definisi Robot

Istilah ini pertama kali diperkenalkan ke dalam bahasa Inggris oleh penulis dan dramawan asal Chechnya, Karel Capek, yang memiliki arti pekerja dalam aksi panggungya yang berjul R.U.R (Rossum's Universal Robots) pada tahun 1921.

Pengertian Robotika

Istilah robotik atau robotika dapat dimaknai sebagai ilmu yang mematerikan kecerdasan/intelegensia terhadap energi, artinya pengendalian secara cerdas  terhadap gerakan yang terkoordinasi secara nyata. Istilah ini diperkenalkan oleh Isaac Asimov untuk pertama kalinya dalam cerita pendeknya yang berjudul Runaround yang terbit tahun 1942.

Sejarah Robotika

Ilmu Robotika adalah ilmu yang mempelajari tentang pengaplikasian robotika dalam kehidupan sehari-hari yang didesain dan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga tercipta desain yang ekonomis (Nalwan 2012:1). Perkembangan robotika pada mulanya berasal dari bangsa Yunani kuno yang membuat patung yang dapat dipindah-pindahkan. Sekitar 270 BC, Ctesibus, seorang insinyur Yunani membuat organ dan jam air dengan komponen yang dapat dipindahkan. Ilmuwan Islam yaitu Al-Jajari (1136-1206) yang berasal dari dinasti Artuqid, dianggap sebagai orang pertama yang menciptakan robot humanoid, berupa empat robot musisi (Budiharto 2012:1). Kata robot sendiri berasal dari bahasa Czech, robota, yang berarti pekerja, kata ini mulai menjadi populer ketika seorang penulis berkebangsaan Ceko, Karl Capek, membuat pertunjukan dari lakon komedi yang ditulisnya pada tahun 1921 yang berjudul RUR (Rossum’s Universal Robot). Ia bercerita tentang mesin yang menyerupai manusia namun mampu bekerja terus-menerus tanpa lelah.

Istilah robot ini kemudian memperoleh sambutan dengan diperkenalkannya robot Jerman dalam film Metropolis tahun 1926 yang sempat dipamerkan dalam New York World’s Fair 1939. Film ini mengisahkan tentang robot berjalan mirip manusia beserta hewan peliharaannya.

Penelitian dan pengembangan pertama yang menghasilkan produk robotik dapat dilacak mulai dari tahun 1940-an ketika Argonne National Laboratories di Oak Ridge, Amerika, memperkenalkan sebuah mekanisme robotik yang dinamai master-slave manipulator.

Kemudian produk robot komersial pertama diperkenalkan oleh Unimation Incorporated, Amerika, pada tahun 1950-an. Hingga akhirnya diikuti oleh perusahaan-perusahaan di belahan dunia lain.

Namun setelah dunia mulai masuk kedalam jaman industri, otomasi semakin dibutuhkan. Di negara-negara yang telah mapan kala itu, seperti Jerman, Amerika, Inggris dan Perancis mulai bermunculan grup-grup riset tentang ilmu robotika. Tak lama kemudian,bangsa Asia, yang dimotori oleh bangsa Jepang mulai belajar dari bangsa Amerika kemudian mengembangkan sendiri ilmu robotika. Hingga saat ini, Jepang-lah yang menjadi negara paling produktif dan paling maju dalam perkembangan ilmu robotika (Pitowarno 2006:1).

Dewasa ini, pemanfaatan Ilmu robotika telah merambah kedalam berbagai bidang, antara lain:

1. Bidang Kesehatan

Dalam bidang kesehatan, robot digunakan dalam proses operasi, seperti operasi bedah jantung dan bahkan robot yang bisa membunuh sel kanker. Selain itu juga terdapat robot perawat, seperti RIBA(Robot of Interactive Body) yang menjadi asisten perawat, yang mampu melakukan pekerjaan fisik, seperti: memindahkan pasien, mendudukkan di kursi roda atau menuntun pasien ke dalam toilet.

2. Bidang Industri

Penggunaan robot industri biasanya digunakan dalam penanganan material pabrik, palletizing, line tracking, pengelasan, pengecatan dan perakitan.
Tujuan penggunaan robot di bidang industri, antara lain:
  • Meningkatkan jumlah produksi
  • Kestabilan dan meningkatkan kualitas produk
  • Peningkatan manajemen produksi
  • Lingkungan kerja yang manusiawi
  • Penghematan sumber daya

3. Bidang Militer

Contoh penggunaan robot dalam bidang kemiliteran adalah robot bersenjata yang dikembangkan oleh Militer Zionis Israel yang membantu pasukan tempur Israel yang mampu berbicara bahasa Arab untuk bernegosiasi dengan orang-orang dan melaksanakan aksi bunuh diri.

4. Bidang Kuliner

Automatic Cooking Robot yang sedang dikembangkan oleh Universitas Shanghai Jiatong yang bisa memasak sampai 600 jenis masakan cina.

5. Bidang Teknologi

Robot Astronot milik NASA, yaitu Robonaut 2 yang menjadi penghuni tetap stasiun luar angkasa internasional.

6. Dalam kehidupan sehari-hari

Terdapat robot humanoid yang mirip dengan manusia yang bisa membantu pekerjaan rumah tangga bahkan terdapat robot yang difungsikan menjadi teman untuk mengobrol.

Sejarah Robotik di Indonesia

Sejak tahun 1980-an, kebijakan nasional dalam pengembangan riset dan teknologi telah memberikan dukungan pada litbang permesinan otomatis dalam rangka menunjang sumber daya manusia Indonesia yang memiliki minat dan kemampuan untuk belajar dan menguasai teknologi robotika. Sehingga dibangunlah laboratoriumlaboratorium, seperti MEPPO (Mesin Perkakas Teknik Produksi dan Otomatis). Sejak dikembangkannya laboratorium-laboratorium tersebut beraneka macam mesin otomatis dan robot berhasil dikembangkan dan dikomersilkan oleh berbagai industri. Saat ini Indonesia telah berhasil menciptakan robot yang mampu mengontrol seluruh sistem operasi suatu pabrik. Selain itu ilmu robotika telah merambah ke arah pendidikan, hal ini dibuktikan dengan kontes robot pertama kali yang diadakan oleh Depdiknas pada tahun 1990.

Indonesia pun telah mengirimkan perwakilan pada kontes Asia Pasific Broadcasting (ABU) Robocon yang diselenggarakan di Tokyo dan berhasil pulang menjadi juara.

Sejarah Robotik, Robot dan Robotika

Isaac Asimov dalam cerita pendeknya yang berjudul I, Robot mencetuskan suatu filosofi agar pembuatan robot sejak awal dan sampai masa yang akan datang diharapkan dapat memenuhi tiga aturan yang dikenal
sebagai Asimov's Asimov's Tree Laws of Robotic :
  1. Robot tidak boleh menyakiti manusia
  2. Robot harus mematuhi manusia selama tidak bertentangan dengan hukum 1
  3. Robot harus dapat melindungi dirinya selama tidak bertentangan dengan hukum 1 dan 2

0 Comments:

Post a Comment