WEB SPAM ::: Jenis-Jenis dan Kategori WebSpam

Beberapa yang diperangi oleh google antara lain adalah web spam, bahkan menurut google lebih dari satu juta halaman spam dibuat setiap harinya. Situs spam berusaha untuk berada pada posisi teratas hasil penelusuran melalui teknik seperti mengulangi kata kunci berkali-kali, membeli tautan yang melewati PageRank, atau meletakkan teks yang tidak terlihat pada layar. Tetapi google berusaha keras untuk melawan webspam ini dengan algoritma komputer dan secara manual.

Situs spam muncul dalam berbagai bentuk dan ukuran. Beberapa situs spam hanya merupakan omong kosong yang dihasilkan secara otomatis (auto generate content) Contoh yang nyata yang belum diperangi google adalah situs pencari MP3, padahal mereka generate content lewat API 4shared.com, kemudian auto generate content yang bahasa dan tata kalimatnya tidak dapat dimengerti oleh manusia.

Ada juga situs yang menggunakan teknik spam halus. Sedangkan spam murni adalah yang merupakan situs yang menggunakan teknik spam paling agresif. Kebanyakan Spam Murni didentifikasi secara manual dan dihapus agar tidak muncul di hasil penelusuran.Jika anda ingin melihat situs apa saja yang telah dihapus dari index google dapat melalui tautan ini http://www.google.com/insidesearch/howsearchworks/fighting-spam.html 

Dan berikut adalah jenis - jenis dan kategori webspam menurut google :

Situs Redirect 

Pada Webspam jenis ini situs menampilkan konten berbeda antara yang ditampilkan kepada pengunjung, dan yang ditampilkan ke mesin telusur atau memberikan tautan pengguna ke laman berbeda selain apa yang dilihat Google.

Situs yang diretas/dihack

Sebagian laman pada situs anda mungkin telah diretas/dihack oleh pihak ketiga untuk menampilkan konten atau tautan berisi spam. Pemilik situs web harus mengambil tindakan segera untuk membersihkan situs mereka dan memperbaiki kerentanan keamanan yang ada.

Teks tersembunyi dan/atau penjejalan kata kunci

Beberapa laman Anda mungkin berisi teks tersembunyi dan/atau penjejalan kata kunci secara berulang-ulang.Teks tersembunyi ini dapat berupa warna font yang sama dengan warna background, ukuran huruf/font yang dibuat menjadi 0px.

Domain yang diparkir

Domain yang diparkir adalah situs placeholder dengan sedikit konten unik, jadi Google biasanya tidak memasukkan domain seperti ini ke dalam hasil penelusuran.

Spam Murni

Situs menggunakan teknik spam agresif dibuat secara otomatis (auto generated content), penyelubungan, mencuri konten dari situs lain dengan berlangganan RSS, Copy Paste, Curl, File_Get_Contents, dan/atau pelanggaran berat maupun berulang dari Pedoman Webmaster Google.

Penyedia DNS dinamis (subdomain) dan hosting gratis berisi spam

Situs ini dihosting oleh penyedia DNS dinamis/subdomain atau layanan hosting gratis yang memiliki sebagian besar konten berisi spam.

Tautan keluar yang tidak wajar dari situs

Google mendeteksi pola tautan keluar yang tidak alami, palsu, menipu, atau manipulatif pada situs. Hal ini mungkin disebabkan oleh penjualan tautan yang lolos PageRank atau partisipasi dalam skema tautan.

Tautan tidak wajar ke situs (backlink)

Google telah mendeteksi pola tautan tidak alami, palsu, menipu, atau manipulatif yang menunjuk ke situs anda. Hal ini mungkin disebabkan oleh pembelian tautan yang lolos PageRank atau partisipasi dalam skema tautan.

Hingga akhirnya google pada april 2011 pembaruan algoritme dengan nama kode "Penguin" yang mengurangi peringkat situs yang menggunakan taktik webspam. Jika anda webmaster situs anda telah deindex oleh google dan ingin dikembalikan untuk diindex atau mengajukan banding atas tindakan google yang tidak lagi mengindeks situs anda dapat melalui tautan ini teknik mengembalikan situs yang deindex.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Ciri-Ciri Siklus Estrus (Berahi) Pada Mamalia

Siklus berahi (estrus) tikus betina timbul setelah mencapai masa pubertas. Siklus berahi ini akan berulang secara periodik dengan jarak waktu antara 4-6 hari, kecuali bila tikus tersebut dalam keadaan bunting. Pubertas timbul ketika bobot badannya mencapai kurang lebih setengah dari bobot badan tikus dewasa, dan keadaan ini dicapai pada umur 50-70 hari. Pada umur 28-29 hari, mulai terjadi pembukaan vagina dan berahi pertama timbul setelah 1-2 hari mulainya pembukaan vagina tersebut.

Menurut Karaca dan Uslu (2008), Ciri siklus estrus tidak dapat dipisahkan dari proses perubahan yang terjadi pada sel-sel epitelnya, untuk itu berikut adalah penjelasan mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan histologi sel epitel vagina:
  1. Sel kornifikasi adalah tipe sel vagina yang paling tua dari sel parabasal, sel intermediate, sel superfisial, dan mempunyai ciri nukleus yang tidak lengkap. 
  2. Sel epitel adalah sel yang menyusun jaringan epitelium, biasanya terletak pada bagian tubu yang mempunyai lumen dan kantong misal vagina 
  3. Sel intermediet adalah tipe sel epitel vagina yang lebih tua dari parabasal tetapi lebih muda dari sel superfisial dan sel squamous tanpa nukleus 
  4. Inti sel pyknotic adalah nukleus yang telah degeneratif dan merupakan ciri dari sel superfisial Menurut Taw (2008), Pengurutan proses pertumbuhan sel dari epitel sel vagina berkaitan dengan siklus estrus dapat diurutkan sebagai berikut:
  • Sel-sel parabasal (dijumpai pada fase proestrus, serta pada fase akhir diestrus). 
  • Sel-sel intermediet (dijumpai pada fase proestrus akhir dan metestrus awal). 
  • Sel-sel superfisial (fase metestrus akhir dan fase estrus).
  • Sel-sel squamous tanpa nukleus (fase estrus).
Mamalia mempunyai aktivitas seksual sepanjang hidupnya. Aktivitas seksual tersebut selalu berubah-ubah, kadang tinggi dan kadang rendah. Periode yang menunjukkan bahwa hewan betina sedang mengalami aktivitas seksual tinggi yang ditunjukkan dengan tanda-tanda seperti gelisah dan berteriak-teriak memanggil pejantan disebut dengan istilah estrus.

Istilah estrus semula hanya menunjukkan kehadiran periode keinginan seksual yang tinggi, yang diwujudkan melalui tingkah laku hewan tersebut, tetapi dengan diperolehnya data melalui percobaan, diketahui bahwa pada saat terjadi estrus juga terjadi perubahan-perubahan yang penting dalam hewan tersebut, yang sangat erat kaitannya dengan saat ovulasi, yang biasanya bersamaan dengan fase estrus.

Setiap hewan mempunyai siklus estrus yang berbeda-beda, ada golongan hewan monoestrus (estrus sekali dalam satu tahun), golongan hewan poliestrus (estrus beberapa kali dalam satu tahun), dan golongan hewan poliestrus bermusim (estrus hanya selama musim tertentu dalam setahun).

Daur atau siklus estrus terdiri dari empat fase, yaitu proestrus, estrus, metestrus, dan diestrus. Tikus termasuk hewan poliestrus artinya dalam satu tahun terjadi beberapa kali berahi. Siklus berahi pada tikus diikuti perubahan-perubahan morfologi ovarium, uterus dan vagina. Selama tikus berahi tersebut, folikel ovarium berda pada berbagai tingkat formasi. Siklus berahi secara kasar dapat dibagi menjadi 4 fase/periode yaitu proestrus, estrus, metetsrus, dan diestrus. Setiapperiode siklus berahi dapat diketahui dengan membuat preparat ulas vagina.Perubahan yang terjadi dari satu period eke periode yang lain, dapat dilihat dengan adanya perbedaan jumlah sel leukosit, sel epitel yang mengalami kornifikasi atau sel epitel yang berinti.

Ovarium tikus pada saat periode proestrus dilihat secara mikroskopik, akan terlihat adanya folikel-folikel yang mengalami pembengkakan preevolusi dan terdapat korpus luteum yang mengalami involusi. Uterus menjadi sangat kontraktil dan lumennnya terisi cairan. Periode proestrus berlangsung selama 12 jam dan pada periode ini mulai terjadi penebalan lapisan epitel vagina, dan pada preparat ulas vagina terdapat sel-sel epitel yang berinti.

Pada gambaran mikroskopik ovarium periode estrus, terlihat folikel tersier berisi ovum.Pada periode estrus perkembangan folikel mendapat pengaruh follicle Stimulating Hormone (FSH) dai kelenjar hipofisa anterior. Sel-sel teka folikel Graaf mampu menghasilkan hormone estrogen. Lumen uterus berisi cairan dan uterus mencapai ketegangan maksimal. Periode uterus berlangsung selama 9-15 jam dan menjelang berakhirnya periode ini atau 8-11 jam setelah mulai estrus terjadi ovulasi. Selanjutnya folikel-folikel yang telah mengalami ovulasi akan mengalami luteinisasi. Di bawah pengaruh hormone estrogen, sel-selmukosa vagina mengalami mitosis. Sel-sel epitel bertanduk itu kemudian terlepas, masuk ke dalam lumen vagina dan pada preparat ulas vagina dijumpainya sel-sel tersebut.

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap estrus adalah histologi dan fungsi hipotalamus serta hipofisis dalam kaitannya dengan proses reproduksi, terjadinya pubertas pada hewan betina termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi siklus estrus serta proses pembentukan sel kelamin (gametogenesis). Selain itu terdapat faktor-faktor lain yang lebih berpengaruh yaitu hormon (Taw, 2008).

Hormon progesteron dipersiapkan uterus untuk implantasi blatosis, memelihara dan mengatur organ-organ reproduksi. Corpus luteum pada tikus merupakan sumber progesteron utama, sehingga kadar hormon progesteron sangat erat kaitannya dengan tingkat ovulasi. Semakin tinggi ovulasi, maka kadar hormon progesteron akan meningkat (Hill, 2006). Hormon progesteron bervariasi sesuai laju ovulasi (jumlah corpus luteum). Kelenjar endometrium uterus berfungsi mengeluarkan zat-zat makanan yang berupa susu uterus untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan embrio.

Kelenjar-kelenjar mensintesa susu uterus berada dibawah kontrol hormon (Hill, 2006). Pertumbuhan dan perkembangan folikel primer dirangsang oleh hormon FSH. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak, folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi, selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi, waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus.

Pada periode metestrus, dalam ovarium terdapat korpus luteum dan folikel kecil-kecil. Ketegangan dan vaskularisasi uterus mulai menurun. Mulai terjadi migrasi eukosit ke dalam lapisan kornifikasi,sehingga pada preparat ulas vagina terlihat ada campuran sel-sel kornifikasi dengan leukosit. Lamanya peiode metestrus adalah selama 10-14 jam.

Karakteristik pada fase metestrus, histologi dari smear vagina menampakkan suatu fenomena kehadiran sel-sel yang bergeser dari sel-sel parabasal ke sel-sel superfisial, selain itu sel darah merah dan neutrofil juga dapat diamati. Sel-sel parabasal adalah sel-sel termuda yang terdapat pada siklus estrus.

Karakteristik dari sel-sel parabasal adalah sebagai berikut:
  1. Bentuknya bundar atau oval
  2. Mempunyai bagian nukleus yang lebih besar daripada sitoplasma
  3. Sitoplasmanya biasanya tampak tebal
  4. Secara umum dengan pewarnaan berwarna gelap
(Widyawati, 2007).

Proses perubahan sel-sel parabasal menuju sel intermediet kemudian sel-sel superfisial dan sel-sel anucleate dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Bentuk bundar atau oval perlahan-perlahan akan berubah menjadi bentuk poligonal atau bentuk tidak beraturan.
  • Ukuran nuklei yang besar secara perlahan-lahan akan mengecil, pada beberapa kasus nuklei mengalami kematian atau rusak secara bersamaan.
  • Ukuran sitoplasma akan lebih tipis daripada semula. Karena ukuran sitoplasma lebih kecil dari semula maka sel-sel parabasal yang berwarna gelap akibat pewarnaan akan berubah menjadi sel-sel yang bewarna lebih cerah akibat pewarnaan yang sama.
Proses perubahan di atas dapat ditengarai sebagai salah satu proses pada siklus estrus (Taw, 2008).

Pada periode diestrus, korpus luteum mulai mengalami regresi. Pada periode ini uterus mengecil, anemic dan kontraksinya sangat lemah.Lapisan mukosa vigina menjadi tipis, terjadi migrasi leukosit  kearah permukaan, dan pada preparat ulas vagina banyak dijumpai leukosit. Periode diestrus berlangsung selama 60-70 jam. Fase diestrus ditandai dengan ciri-ciri berikut, diantanranya: terjadi pengurangan jumlah sel superfisial dari kira-kira 100% pada fase sebelumnya menjadi 20% pada fase diestrus. Selain itu, jumlah sel parabasal dalam apusan preparat vagina menjadi meningkat, hasil ini dperkuat dengan pengujian yang dilakukan pada hari berikutnya.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Kronologi Penghentian Sementara Produk Mitsubishi (Colt Diesel dan Fuso) ke Instansi Pemerintah

Berikut adalah kronologi penghentian sementara produk mitsubishi colt diesel dan fuso (MCDF) untuk pemerintah, hingga dicabut dan berlaku kembali penjualan mitsubishi fuso dan colt diesel untuk instansi pemerintah.

Berawal dari dikeluarkannya surat Direktur Eksekutif Marketing PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors perihal penghentian sementara penjualan produk MFTBC ke instansi pemerintah baik pemerintah pusat dan daerah (militer, polisi, pemadam  kebakaran, penyedia jasa kesehatan dan pelayanan umum). Tapi penghentian sementara penjualan produk Mitsubishi (Colt Diesel dan Fuso) tidak berlaku bagi pihak swasta.

Menurut Kementerian Pertahanan, PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT. KTB) selaku distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia  telah memberikan instruksi kepada seluruh dealer Mitsubishi di Indonesia untuk  menghentikan sementara penjualan produk  Mitsubishi Colt Diesel dan  Fuso (MCDF)  kepada instansi pemerintah  per tanggal 15 November 2010.

Pada tanggal 5 januari 2011 diadakan pertemuan di Ditjen SPK kemendag, kementerian pertahanan dalam hal ini direktorat jenderal sarana pertahanan dan PT. KTB. Adapun hasil pembahasan sebagai berikut:

Latar belakang dikeluarkannya kebijakan penghentian sementara penjualan produk Mitsubishi Colt dan Diesel Fuso (MCDF) ke instansi pemerintah adalah diawali kasus penjualan MCDF di Amerika yang melalui pihak ketiga. Dalam investigasi yang dilakukan oleh Pemerintah AS, diketemukan penyimpangan prosedur yang mengindikasikan terjadinya  markup. Berdasarkan hasil investigasi tersebut, maka prinsipal Mitsubishi dikenai denda administrasi sebesar  +  USD 94 juta.  Kasus serupa juga terjadi di negara lain seperti China, Rusia, dan Afrika. Bertolak dari kasus tersebut, prinsipal melakukan perbaikan sistem/prosedur penjualan produk khususnya kepada instansi pemerintah dan menetapkan kebijakan penghentian sementara penjualan produk MCDF ke instansi pemerintah di seluruh dunia, sampai menunggu diterbitkannya prosedur baru.

PT. KTB sebagai Distributor Tunggal untuk produk Mitsubishi di Indonesia terpaksa melakukan penghentian sementara penjualan ke instansi pemerintah di Indonesia dan apabila PT. KTB tidak mengindahkan perintah tersebut, maka pengiriman produk oleh prinsipal ke Indonesia akan dihentikan.

Untuk kendaraan MCDF yang dibeli oleh pemerintah sebelum tanggal 15 November 2010, PT. KTB tetap bertanggung jawab untuk menyediakan/menjual  spare part  untuk keperluan kendaraan.

Pada tanggal 13 Januari 2011, pihak  PT. KTB  telah melakukan Pemberlakuan Kembali Penjualan Produk MFTBC ke Instansi Pemerintah yang ditujukan kepada seluruh dealer kendaraan Mitsubishi di Indonesia, dikarenakan beberapa hal berikut:
  1. Prinsipal telah mencabut kebijakan penghentian sementara penjualan produk Mitsubishi Colt dan Diesel Fuso (MCDF) ke instansi pemerintah;
  2. Prinsipal telah menetapkan prosedur baru dalam penjualan produk MCDF ke instansi pemerintah yang dikenal dengan "Mandatory Consultation Process (MCD)", dimana setiap transaksi dengan pihak pemerintah, dealer harus melakukan hubungan (transaksi) secara langsung dan pada dasarnya tidak diperbolehkan melalui pihak ketiga.
  3. Dalam hal dealer membutuhkan kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyediakan alat tambahan (asesoris) kendaraan yang secara  significant  diperlukan, maka dealer harus melakukan Process Due Diligence kepada pihak ketiga tersebut  dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan PT. KTB.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Cara Menghindari SERP Turun Setelah Redirect Situs Mobile Sub Domain

Sebenarnya artikel ini akan memuat tentang cara bagaimana mengatasi masalah serp yang turun terhadap beberapa keyword andalan anda setelah anda membuat situs yang otomatis redirect/pengalihan ke halaman mobile.

Beberapa metode pegalihan atau redirect ke situs mobile dapat menggunakan javascript atau php, tapi perlu diingat ketika anda menggunakan javascript pengunjung situs anda akan me load halaman terlebih dahulu baru akan dialihkan ke halaman situs mobile, kedua metode pengalihan/redirect ini diijinkan oleh google.

Perlu diingat ketika anda mengalihkan pengunjung ke situs mobile harus berpedoman beberapa kriteria berikut :
  1. Usahakan redirect urlnya tetap, misalnya situs desktop anda adalah http://infowuryantoro.blogspot.com/ Kemudian pengunjung mobile dialihkan ke http://infowuryantoro.blogspot.com/?m=1
  2. Jika anda menggunakan sub domain untuk pengalihan pengunjung situs mobile usahakan tidak ada yang berubah pada referer url. misal pengunjung mobile anda mengakses example.com/arsip.html maka dialihkan ke mobi.example.com/arsip.html
  3. Yang Paling Penting Tambahkan meta tag pada situs Desktop anda <link rel="alternate" media="only screen and (max-width: 640px)" href="http://m.example.com/page-1" >  
  4. Dan Tambahkan meta tag pada situs mobile anda <link rel="canonical" href="http://situsdesktop.com/page-1" >
Dengan cara diatas maka hasil pencarian anda pun tetap merajai, karena situs mobile anda kini telah dianggap sebagai situs alternatif dan bukan duplikat konten.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

HARLEM SHAKE ::: Apa Arti Harlem Shake

Kenapa tiba-tiba tarian harlem shake begitu populer di youtube pada februari 2013 ? Kemudian ini membawa anda dan saya penasaran tentang asal-muasal harlem shake dan arti harlem shake. Bahkan beberapa data yang saya kumpulkan mendapatkan sepanjang minggu kedua februari 2013, lebih dari 4.000 video Harlem Shake yang diunggah ke YouTube setiap hari (dari laporan resmi YouTube trend). Pada tanggal 13 bulan Februari, sekitar 12.000 video Harlem Shake telah diupload, dan memperoleh lebih dari 44 juta penayangan.

Tarian harlem shake adalah gaya tari yang melibatkan pivoting bahu hingga keluar bunyi letusan dan bahu lainnya bergoyang pada waktu yang sama. Pada tahun 1981 mulai diperkenalkan oleh penduduk Harlem New York City bernama Al Bm, pada awalnya tarian ini disebut sebagai albee, namun kemudian dikenal sebagai harlem shake. Popularitas tari mencapai puncaknya sekitar tahun 2001, ketika ditampilkan dalam lagu oleh beberapa artis hip hop seperti Jadakiss, Cam'ron dan P. Diddy di New York.

Dan akhirnya pada tanggal 7 Februari lalu seorang pengguna youtube mengupload video harlem shake berjudul harlem shake v3 (office edition) yang menampilkan seorang staf perusahaan pembuat video (Studio Video) sedang menari harlem shake. Video ini langsung mengumpulkan penayangan lebih dari 7,4 juta kali pada minggu pertama.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

PETA ::: Pengertian Peta Secara Umum

Kata peta sudah sangat familiar di telinga kita. Anda sering melihat atau menggunakan peta, tetapi anda masih sulit mendeskripsikan pengertian peta secara umum. Anda tidak perlu menghafal definisi peta, dengan melihat peta anda bisa mendefinisikan peta.

Dalam ilmu geografi peta merupakan alat utama, selain foto udara dan citra satelit. Dengan peta, seseorang dapat mengamati ketampakan permukaan bumi. Menurut International Cartographic Association (ICA), peta adalah suatu gambaran unsur-unsur ketampakan abstrak dari permukaan bumi yang digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil (diskalakan). Pengertian peta adalah gambaran permukaan bumi yang lebih terperinci dan diperkecil menurut ukuran geometris pada suatu bidang datar sebagaimana penampakannya dari atas.

Pengertian peta secara umum adalah gambaran dari permukaan bumi yang digambar pada bidang datar, yang diperkecil dengan skala tertentu dan dilengkapi simbol sebagai penjelas. Beberapa ahli mendefinisikan peta dengan berbagai pengertian peta, Berikut beberapa pengertian peta menurut para ahli.

  1. Menurut ICA (International Cartographic Association)
    Peta adalah gambaran atau representasi unsur-unsur ketampakan abstrak yang dipilih dari permukaan bumi yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa, yang pada umumnya digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil/diskalakan. 
  2. Menurut Aryono Prihandito (1988)
    Peta merupakan gambaran permukaan bumi dengan skala tertentu, digambar pada bidang datar melalui sistem proyeksi tertentu. 
  3. Menurut Erwin Raisz (1948)
    Peta adalah gambaran konvensional dari ketampakan muka bumi yang diperkecil seperti ketampakannya kalau dilihat vertikal dari atas, dibuat pada bidang datar dan ditambah tulisan-tulisan sebagai penjelas. 
  4. Menurut Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal 2005)
    Peta merupakan wahana bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan, merupakan sumber informasi bagi para perencana dan pengambilan keputusan pada tahapan dan tingkatan pembangunan. 

Peta mengandung arti komunikasi, artinya peta dijadikan saluran antara si pengirim pesan (pembuat peta) dan si penerima pesan (pengguna peta) berupa infomasi mengenai sebuah fenomena alam. Agar pesan (gambar) tersebut dapat dipahami, harus ada bahasa dan pengertian yang sama antara si pengirim pesan dan si penerima pesan.

Peta mulai ada dan digunakan manusia sejak manusia melakukan penjelajahan dan penelitian, walaupun masih dalam bentuk yang sangat sederhana, yaitu dalam bentuk sketsa mengenai lokasi suatu tempat. Pada awal abad ke-2 (87–150 M), Claudius Ptoloeumaeus mengemukakan mengenai pentingnya peta.

Kumpulan dari peta-peta karya Ptoloeumaeus dibukukan dan diberi nama Atlas Ptoloeumaeus. Suatu seni, ilmu, dan teknik pembuatan peta yang di dalamnya melibat kan ilmu geodesi, fotogrametri, kompilasi, dan reproduksi peta disebut kartografi. Orang yang ahli dalam membuat peta disebut kartograf .

Dewasa ini sudah dikenal adanya peta digital(digital map), yaitu peta yang berupa gambaran permukaan bumi yang diolah dengan bantuan media komputer. Data yang diperoleh berupa data digital dan hasil dari gambaran tersebut dapat disimpan dalam suatu media seperti disket, CD, maupun media penyimpanan lainnya, serta dapat ditampilkan kembali pada layar monitor komputer. Biasanya peta digital ini dibuat dengan menggunakan software GIS (Geography Information system).
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD SMP SMA Tahun 2009/2010

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2009/2010

Anda sekarang berada dihalaman download soal pembahasan kunci jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2009/2010, Apakah anda akan download soal pembahasan kunci jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2010/2011? Klik Soal UN Tahun 2010/2011.

  1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2009/2010. Anda dapat mendownload Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2009/2010 melalui tautan ini. Kunci Jawaban UN SD Tahun 2009/2010
  1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2009/2010. Anda dapat mendownload melalui tautan ini, Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2009/2010
  2. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2009/2010. Anda dapat mendownload melalui tautan ini, Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2009/2010
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD SMP dan SMA

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD, SMP dan SMA

Anda berada di halaman download soal pembahasan dan kunci jawaban un sd, smp dan sma. Silahkan pilih kategori soal pembahasan dan kunci jawaban berikut yang akan anda download.

  1. Download Soal, Pembahasan dan Kunci Jawaban UN SD SMP dan SMA Tahun 2009/2010, untuk mendownload soal, pembahasan dan kunci jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2009/2010 klik tautan ini Download Soal, Pembahasan dan Kunci Jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2009/2010.

  1. Download Soal, Pembahasan dan Kunci Jawaban UN SD SMP dan SMA Tahun 2010/2011, untuk mendownload soal, pembahasan dan kunci jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2010/2011 klik tautan ini Download Soal, Pembahasan dan Kunci Jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2010/2011

  2. Download Soal, Pembahasan dan Kunci Jawaban UN SD SMP dan SMA Tahun 2011/2012, untuk mendownload soal, pembahasan dan kunci jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2011/2012 klik tautan ini Download Soal, Pembahasan dan Kunci Jawaban UN SD, SMP dan SMA Tahun 2011/2012

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2010/2011

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2010/2011

Perhatian!!! 
Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012 Sedang Diupdate
ikuti terus perkembangan update artikel ini melalui email anda. Mohon Maaf Beberapa link mungkin belum di temukan. Ikuti Update-nya melalui e-mail anda!!!  

Dapatkan Update Melalui Email

Anda sekarang berada di halaman Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2010/2011, bukan tahun ajaran 2010/2011 yang anda maksud mungkin Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2009/2010 atau Download Soal Pembahasan Kunci JawabanUN SMA Tahun 2011/2012

  1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SMA Tahun 2010/2011. Untuk mendownload klik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SMA Tahun 2010/2011 SMA IPA. dan SMA IPS
  2. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SMA Tahun 2010/2011. Untuk mendownload silahkan kunjungi halaman ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SMA Tahun 2010/2011
  3. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SMA Tahun 2010/2011. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SMA Tahun 2010/2011
  4. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Inggris UN SMA Tahun 2010/2011. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Inggris UN SMA Tahun 2010/2011
Bukan SMA ? klik disini download soal tahun 2010/2011
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2011/2012

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2011/2012

Perhatian!!! 
Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012 Sedang Diupdate
ikuti terus perkembangan update artikel ini melalui email anda. Mohon Maaf Beberapa link mungkin belum di temukan. Ikuti Update-nya melalui e-mail anda!!!  

Dapatkan Update Melalui Email

Anda sekarang berada di halaman Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2011/2012, bukan tahun ajaran 2011/2012 yang anda maksud mungkin Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMA Tahun 2009/2010 atau Download Soal Pembahasan Kunci JawabanUN SMA Tahun 2010/2011

  1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SMA Tahun 2011/2012. Untuk mendownload klik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SMA Tahun 2011/2012.
  2. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SMA Tahun 2011/2012. Untuk mendownload silahkan kunjungi halaman ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SMA Tahun 2011/2012
  3. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SMA Tahun 2011/2012. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SMA Tahun 2011/2012
  4. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Inggris UN SMA Tahun 2011/2012. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Inggris UN SMA Tahun 2011/2012
Bukan SMA ? klik disini download soal tahun 2010/2011
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2011/2012

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2011/2012

Perhatian!!! 
Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012 Sedang Diupdate
ikuti terus perkembangan update artikel ini melalui email anda. Mohon Maaf Beberapa link mungkin belum di temukan. Ikuti Update-nya melalui e-mail anda!!!  

Dapatkan Update Melalui Email

Anda sekarang berada di halaman Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2011/2012, bukan tahun ajaran 2011/2012 yang anda maksud mungkin Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2009/2010 atau Download Soal Pembahasan Kunci JawabanUN SMP Tahun 2010/2011

  1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SMP Tahun 2011/2012. Untuk mendownload klik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SMP Tahun 2011/2012.
  2. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SMP Tahun 2011/2012. Untuk mendownload silahkan kunjungi halaman ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SMP Tahun 2011/2012
  3. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SMP Tahun 2011/2012. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SMP Tahun 2011/2012
  4. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Inggris UN SMP Tahun 2011/2012. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Inggris UN SMP Tahun 2011/2012
Bukan SMP ? klik disini download soal tahun 2010/2011
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2010/2011

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2010/2011

Perhatian!!! 
Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012 Sedang Diupdate
ikuti terus perkembangan update artikel ini melalui email anda. Mohon Maaf Beberapa link mungkin belum di temukan. Ikuti Update-nya melalui e-mail anda!!!  

Dapatkan Update Melalui Email

Anda sekarang berada di halaman Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2010/2011, bukan tahun ajaran 2010/2011 yang anda maksud mungkin Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2009/2010 atau Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012

  1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SD Tahun 2010/2011. Untuk mendownload klik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SD Tahun 2010/2011.
  2. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SD Tahun 2010/2011. Untuk mendownload silahkan kunjungi halaman ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SD Tahun 2010/2011
  3. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SD Tahun 2010/2011. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SD Tahun 2010/2011
Bukan SD ? klik disini download soal tahun 2010/2011
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012

Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012

Perhatian!!! 
Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012 Sedang Diupdate
ikuti terus perkembangan update artikel ini melalui email anda. Mohon Maaf Beberapa link mungkin belum di temukan. Ikuti Update-nya melalui e-mail anda!!!  

Dapatkan Update Melalui Email

Anda sekarang berada di halaman Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2011/2012, bukan tahun ajaran 2011/2012 yang anda maksud mungkin Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SD Tahun 2009/2010 atau Download Soal Pembahasan Kunci JawabanUN SD Tahun 2010/2011

  1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SD Tahun 2011/2012. Untuk mendownload klik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SD Tahun 2011/2012.
  2. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SD Tahun 2011/2012. Untuk mendownload silahkan kunjungi halaman ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SD Tahun 2011/2012
  3. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SD Tahun 2011/2012. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SD Tahun 2011/2012
Bukan SD ? klik disini download soal tahun 2010/2011
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Daftar Passing Grade SMA Negeri Kota Bekasi 2012

Passing Grade SMA Negeri Kota Bekasi 2012

Berikut saya informasikan passing grade smp negeri bekasi 2012, yang merupakan arsip passing grade sma negeri bekasi tahun 2012. Dapat anda lihat dari tabel dibawah ini passing grade sma negeri bekasi 2012 dan daftar nem terendah dan nem tertinggi sma negeri se kota bekasi tahun 2012

Daftar NEM Terendah dan NEM Tertinggi SMA Negeri Kota Bekasi 2012

SMA Negeri 2 Bekasi
  • NEM Terendah : 37.400
  • NEM Tertinggi : 39.400
  • NEM Rata-Rata : 37.94     
SMA Negeri 3 Bekasi
  • NEM Terendah : 36.150
  • NEM Tertinggi : 39.000
  • NEM Rata-Rata : 37.06     
SMA Negeri 4 Bekasi
  • NEM Terendah : 35.450
  • NEM Tertinggi : 38.250
  • NEM Rata-Rata : 36.68     
SMA Negeri 6 Bekasi
  • NEM Terendah : 35.100
  • NEM Tertinggi : 38.350
  • NEM Rata-Rata : 36.26     
SMA Negeri 7 Bekasi
  • NEM Terendah : 24.150
  • NEM Tertinggi : 37.950
  • NEM Rata-Rata : 30.58     
SMA Negeri 8 Bekasi
  • NEM Terendah : 34.050
  • NEM Tertinggi : 37.950
  • NEM Rata-Rata : 35.26     
SMA Negeri 9 Bekasi
  • NEM Terendah : 31.500
  • NEM Tertinggi : 37.950
  • NEM Rata-Rata : 34.63     
SMA Negeri 10 Bekasi
  • NEM Terendah : 31.050
  • NEM Tertinggi : 39.350
  • NEM Rata-Rata : 33.88     
SMA Negeri 11 Bekasi
  • NEM Terendah : 30.350
  • NEM Tertinggi : 37.950
  • NEM Rata-Rata : 33.04     
SMA Negeri 12 Bekasi
  • NEM Terendah : 28.050
  • NEM Tertinggi : 37.950
  • NEM Rata-Rata : 31.47     
SMA Negeri 13 Bekasi
  • NEM Terendah : 30.750
  • NEM Tertinggi : 37.950
  • NEM Rata-Rata : 33.23     
SMA Negeri 14 Bekasi
  • NEM Terendah : 31.450
  • NEM Tertinggi : 37.950
  • NEM Rata-Rata : 33.71     
SMA Negeri 15 Bekasi
  • NEM Terendah : 14.100
  • NEM Tertinggi : 37.950
  • NEM Rata-Rata : 27.67     
SMA Negeri 16 Bekasi
  • NEM Terendah : 19.250
  • NEM Tertinggi : 37.750
  • NEM Rata-Rata : 25.58     
SMA Negeri 17 Bekasi
  • NEM Terendah : 26.400
  • NEM Tertinggi : 36.000
  • NEM Rata-Rata : 30.17     
SMA Negeri 18 Bekasi
  • NEM Terendah : 15.300
  • NEM Tertinggi : 36.100
  • NEM Rata-Rata : 27.26     

Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Passing Grade SMP Negeri Bekasi 2012

Passing Grade SMP Negeri Kota Bekasi 2012

Berikut saya informasikan passing grade smp negeri bekasi 2012, yang merupakan arsip passing grade smp negeri bekasi tahun 2012. Dapat anda lihat dari tabel dibawah ini passing grade smp negeri bekasi 2012 dan daftar nem terendah dan nem tertinggi smp negeri se kota bekasi tahun 2012

Daftar NEM Terendah dan NEM Tertinggi SMP Negeri Kota Bekasi 2012


Passing Grade SMP Negeri 2 Bekasi
  • Nem Terendah : 25.700,
  • Nem Tertinggi : 28.650,
  • Rata-Rata : 26.81
Passing Grade SMP Negeri 3 Bekasi
  • Nem Terendah : 27.150
  • Nem Tertinggi : 29.100
  • Rata-Rata : 27.79
Passing Grade SMP Negeri 4 Bekasi
  • Nem Terendah : 25.550
  • Nem Tertinggi : 28.400
  • Rata-Rata : 26.43
Passing Grade SMP Negeri 6 Bekasi   
  • Nem Terendah : 25.300
  • Nem Tertinggi : 27.950
  • Rata-Rata : 26.16
Passing Grade SMP Negeri 7 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.900
  • Nem Tertinggi : 28.450
  • Rata-Rata : 25.77
Passing Grade SMP Negeri 8 Bekasi
  • Nem Terendah : 24.350
  • Nem Tertinggi : 29.050
  • Rata-Rata : 25.46   
Passing Grade SMP Negeri 9 Bekasi   
  • Nem Terendah : 26.800
  • Nem Tertinggi : 28.300
  • Rata-Rata : 27.44
Passing Grade SMP Negeri 10 Bekasi   
Passing Grade SMP Negeri 11 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.750
  • Nem Tertinggi : 27.950
  • Rata-Rata : 26   
Passing Grade SMP Negeri 12 Bekasi   
  • Nem Terendah : 26.500
  • Nem Tertinggi : 29.800
  • Rata-Rata : 27.27   
Passing Grade SMP Negeri 13 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.200
  • Nem Tertinggi : 28.000
  • Rata-Rata : 25.13   
Passing Grade SMP Negeri 14 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.500
  • Nem Tertinggi : 28.200
  • Rata-Rata : 25.39   
Passing Grade SMP Negeri 15 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.750
  • Nem Tertinggi : 27.800
  • Rata-Rata : 25.74   
Passing Grade SMP Negeri 16 Bekasi   
  • Nem Terendah : 25.100
  • Nem Tertinggi : 28.700
  • Rata-Rata : 26.48   
Passing Grade SMP Negeri 17 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.050
  • Nem Tertinggi : 27.750
  • Rata-Rata : 24.87   
Passing Grade SMP Negeri 18 Bekasi   
  • Nem Terendah : 25.200
  • Nem Tertinggi : 28.700
  • Rata-Rata : 26.44   
Passing Grade SMP Negeri 19 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.750
  • Nem Tertinggi : 28.250
  • Nem Rata-Rata : 25.88   
Passing Grade SMP Negeri 20 Bekasi   
  • Nem Terendah : 23.750
  • Nem Tertinggi : 27.300
  • Rata-Rata : 24.67   
Passing Grade SMP Negeri 21 Bekasi   
  • Nem Terendah : 25.400
  • Nem Tertinggi : 28.850
  • Rata-Rata : 26.49   
Passing Grade SMP Negeri 22 Bekasi   
  • Nem Terendah : 23.900
  • Nem Tertinggi : 26.800
  • Rata-Rata : 24.47   
Passing Grade SMP Negeri 23 Bekasi   
  • Nem Terendah : 23.950
  • Nem Tertinggi : 27.000
  • Rata-Rata : 24.84   
Passing Grade SMP Negeri 24 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.500
  • Nem Tertinggi : 28.200
  • Rata-Rata : 25.88   
Passing Grade SMP Negeri 25 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.900
  • Nem Tertinggi : 28.000
  • Rata-Rata : 25.9   
Passing Grade SMP Negeri 26 Bekasi   
  • Nem Terendah : 25.150
  • Nem Tertinggi : 28.400
  • Rata-Rata : 26.2   
Passing Grade SMP Negeri 27 Bekasi   
  • Nem Terendah : 23.350
  • Nem Tertinggi : 27.250
  • Rata-Rata : 24.36   
Passing Grade SMP Negeri 28 Bekasi   
  • Nem Terendah : 22.950
  • Nem Tertinggi : 28.300
  • Rata-Rata : 24.12   
Passing Grade SMP Negeri 29 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.850
  • Nem Tertinggi : 28.250
  • Rata-Rata : 25.84   
Passing Grade SMP Negeri 30 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.500
  • Nem Tertinggi : 28.200
  • Rata-Rata : 25.65
Passing Grade SMP Negeri 31 Bekasi   
  • Nem Terendah : 21.800
  • Nem Tertinggi : 27.450
  • Rata-Rata : 23.53
Passing Grade SMP Negeri 32 Bekasi
  • Nem Terendah : 23.700
  • Nem Tertinggi : 27.950
  • Rata-Rata : 24.82
Passing Grade SMP Negeri 33 Bekasi   
  • Nem Terendah : 24.450
  • Nem Tertinggi : 27.950
  • Rata-Rata : 25.41
Passing Grade SMP Negeri 34 Bekasi   
  • Nem Terendah : 25.700
  • Nem Tertinggi : 28.400
  • Rata-Rata : 26.44
Passing Grade SMP Negeri 35 Bekasi   
  • Nem Terendah : 23.750
  • Nem Tertinggi : 26.900
  • Rata - Rata : 24.71
Passing Grade SMP Negeri 36 Bekasi
  • Nem Terendah : 23.300
  • Nem Tertinggi : 26.900
  • Rata-Rata : 24.36
Passing Grade SMP Negeri 37 Bekasi
  • Nem Terendah : 24.500
  • Nem Tertinggi : 27.950
  • Rata-Rata : 25.51
Passing Grade SMP Negeri 38 Bekasi
  • Nem Terendah : 24.750
  • Nem Tertinggi : 28.200
  • Rata-Rata : 25.41
Passing Grade SMP Negeri 39 Bekasi
  • Nem Terendah : 23.900
  • Nem Tertinggi : 26.600
  • Rata-Rata : 24.73
Passing Grade SMP Negeri 40 Bekasi
  • Nem Terendah : 22.700
  • Nem Tertinggi : 25.050
  • Rata-Rata : 23.3
Passing Grade SMP Negeri 41 Bekasi
  • Nem Terendah : 23.650
  • Nem Tertinggi : 27.150
  • Rata-Rata : 24.26
Passing Grade SMP MUTIARA 17 AGUSTUS
  • Nem Terendah : 18.300
  • Nem Tertinggi : 24.100
  • Rata-Rata : 21.98
Passing Grade SMPN 42 (Filial SMPN 19 Bekasi)
  • Nem Terendah : 23.850
  • Nem Tertinggi : 26.200
  • Rata-Rata : 24.4
Passing Grade SMPN 43 (Filial SMPN 28 Bekasi)
  • Nem Terendah : 14.050
  • Nem Tertinggi : 24.200
  • Rata-Rata : 21.7
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

Pengertian Perkawinan dan Tujuan Perkawinan

Pengertian Perkawinan

Perkawinan sering diartikan sebagai ikatan suami istri yang sah, menurut ensiklopedia Indonesia (Purwadarminta, 1976) diartikan sebagai perjodohan laki-laki dan perempuan menjadi suami istri. Sedangkan menurut Undang-Undang Perkawinan No.1 Tahun 1974, yang dimaksud dengan perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa (Wantjik, 1976).

Dengan dikeluarkannya Undang-Undang No.1 Tahun 1974 diatas maka seluruh seluk beluk tentang perkawinan di Indonesia diatur oleh undang-undang tersebut. Undang–Undang Perkawinan itu dilengkapi dengan Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975 yaitu tentang pelaksanaan Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tersebut diatas dan menjadi acuan tentang perkawinan di Indonesia.

Dengan ini jelas juga bahwa yang diikat dalam perkawinan sebagai suami istri adalah seorang pria dan seorang wanita. Ini berarti jika ada dua wanita atau dua pria yang ingin diikat sebagai suami istri melalui perkawinan, menurut Undang-Undang Perkawinan tidak dapat dilakukan (Walgito, 2004).

Setiap perkawinan, selain cinta juga  diperlukan saling pengertian yang mendalam, kesediaan untuk saling menerima pasangan masing-masing dengan latar belakang yang merupakan bagian dari kepribadiannya. Hal ini berarti mereka juga harus bersedia  menerima dan memasuki lingkungan sosial  budaya pasangannya, dan karenanya diperlukan keterbukaan dan toleransi yang sangat tinggi, serta saling penyesuaian diri yang harmonis. Orang menikah bukan hanya mempersatukan diri, tetapi seluruh keluarga besarnya juga ikut. Proses pengenalan antar  pasangan itu berlangsung hingga salah satu  pasangan mati, dan dalam perkawinan terjadi proses pengembangan yang didasari oleh LOVE yaitu Listen, Observe, Value dan Emphaty (Wismanto, 2005).
Dalam perkawinan dibutuhkan adanya ikatan lahir dan batin. 
  • Ikatan lahir adalah ikatan yang nampak, ikatan formal sesuai dengan aturan yang ada, baik yang mengikat dirinya sendiri, suami atau istri, anak, maupun oarang lain. Oleh karena itu perkawinan biasanya diinformasikan kepada masyarakat luas agar masyarakat dapat mengetahuinya. 
  • Ikatan batin adalah ikatan yang tidak nampak secara langsung, merupakan ikatan psikologis. Antara suami dan istri harus ada ikatan ini, saling mencintai satu sama lain sehingga ikatan batin ini dapat terbentuk. Kedua ikatan diatas harus ada dalam perkawinan dan bila tidak ada salah satu, maka akan menimbulkan persoalan dalam kehidupan perkawinan pasangan tersebut (Walgito, 2004).

Ketika suami dan istri berikrar untuk  menikah, berarti masing-masing mengikatkan diri pada pasangan hidup, dan sebagian kebebasan sebagai individu dikorbankan.  Perkawinan bukan sebuah titik akhir, tetapi  sebuah perjalanan panjang untuk mencapai tujuan yang disepakati berdua. Tiap pasangan harus terus belajar mengenai  kehidupan bersama. Tiap pasangan juga  harus menyiapkan mental untuk  menerima kelebihan sekaligus kekurangan  pasangannya dengan kontrol diri yang baik.  Pentingnya penyesuaian dan tanggung  jawab sebagai suami atau istri dalam sebuah perkawinan akan berdampak pada keberhasilan hidup berumah tangga. 

Keberhasilan dalam hal ini mempunyai pengaruh yang kuat terhadap adanya  kepuasan hidup perkawinan, sehingga memudahkan seseorang untuk menyesuaikan diri dalam kedudukannya sebagai suami atau istri dan kehidupan lain di luar rumah tangga (Hurlock, 2002). Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perkawinan adalah bersatunya dua insan laki-laki dan perempuan dalam ikatan yang sah untuk menjalani hidup bersama. 

Tujuan Perkawinan

Perkawinan merupakan salah satu aktivitas individu. Aktivitas individu umumnya akan terkait pada suatu tujuan yang ingindicapai oleh individu yang bersangkutan, demikian juga dalam hal perkawinan. Karena perkawinan merupakan dari suatu aktivitas dari suatu pasangan, maka sudah selayaknya mereka pun juga mempunyai tujuan tertentu. Tetapi karena perkawinan itu terdiri dari dua individu, maka ada kemungkinan bahwa tujuan mereka tentu tidak sama. Bila hal tersebut terjadi, maka tujuan itu harus dibulatkan agar terdapat satu kesatuan dalam tujuan tersebut.

Dalam pasal 1 Undang-Undang Perkawinan dengan jelas disebutkan bahwa tujuan dari perkawinan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan demikian sebenarnya tidak perlu dipertanyakan lagi apa sebenarnya tujuan perkawinan. Namun demikian seperti yang dikatakan diatas bahwa keluarga terdiri dari dua individu, dan dari dua individu ini mungkin berbeda tujuan, maka hal tersebut perlu mendapatkan perhatian yang cukup mendalam.
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

PAJAK :::: Cara Perhitungan PPH 21

Cara Perhitungan PPH 21

  1. Pegawai Tetap
    adalah penerima pensiun bulanan, bukan pegawai yang memiliki NPWP dan menerima penghasilan secara berkesinambungan dalam 1 (satu) tahun dikenakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a Undang-Undang PPh dikalikan dengan Penghasilan Kena Pajak (PKP). PKP dihitung berdasarkan sebagai berikut:
    1. Pegawai Tetap: Penghasilan bruto dikurangi biaya jabatan (5% dari penghasilan bruto, maksimum Rp 6.000.000,00 setahun atau Rp 500.000,00 sebulan); dikurangi iuran pensiun, Iuran jaminan hari tua, dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).
    2. Penerima Pensiun Bulanan: Penghasilan bruto dikurangi biaya pensiun (5% dari penghasilan bruto, maksimum Rp 2.400.000,00 setahun atau Rp 200.000,00 sebulan) dikurangi PTKP.
    3. Bukan Pegawai yang memiliki NPWP dan menerima penghasilan secara berkesinambungan: 50 % dari Penghasilan bruto dikurangi PTKP perbulan.
  2. Bukan Pegawai yang menerima atau memperoleh penghasilan dikenakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a dikalikan dengan 50% dari jumlah penghasilan bruto untuk setiap pembayaran imbalan yang tidak berkesinambungan;
  3. Peserta kegiatan yang menerima atau memperoleh penghasilan dikenakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a dikalikan dengan jumlah penghasilan bruto untuk setiap kali pembayaran yang bersifat utuh dan tidak dipecah;
  4. Pegawai harian, pegawai mingguan, pemagang, dan calon pegawai, serta pegawai tidak tetap lainnya yang menerima upah harian, upah mingguan, upah satuan, upah borongan dan uang saku harian yang besarnya melebihi Rp.150.000 sehari tetapi dalam satu bulan takwim jumlahnya tidak melebihi Rp. 1.320.000,00 dan atau tidak dibayarkan secara bulanan, maka PPh Pasal 21 yang terutang dalam sehari adalah dengan menerapkan tarif 5% dari penghasilan bruto setelah dikurangi Rp. 150.000,00. Bila dalam satu bulan takwim jumlahnya melebihi Rp.1.320.000,00 sebulan, maka besarnya PTKP yang dapat dikurangkan untuk satu hari adalah sesuai dengan jumlah PTKP sebenarnya dari penerima penghasilan yang bersangkutan dibagi 360.
  5. Pejabat Negara, PNS, anggota TNI/POLRI yang menerima honorarium dan imbalan lain yang sumber dananya berasal dari Keuangan Negara atau Keuangan Daerah dipotong PPh Ps. 21 dengan tarif 15% dari penghasilan bruto dan bersifat final, kecuali yang dibayarkan kepada PNS Gol. IId kebawah, anggota TNI/POLRI Peltu kebawah/ Ajun Insp./Tingkat I kebawah.
  6. Besar PTKP adalah :
    Penerima PTKPSetahunSebulan
    untuk diri pegawaiRp 15.840.000Rp 1.320.000
    tambahan untuk pegawai yang sudah menikah(kawin)Rp 1.320.000Rp 110.000
    tambahan untuk setiap anggota keluarga *) paling banyak 3 (tiga) orangRp 1.320.000Rp 110.000
    *) anggota keluarga adalah anggota keluarga sedarah dan semenda dalam satu garis keturunan lurus, serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya.
  7. Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a Undang-undang Pajak Penghasilan adalah:
    Lapisan Penghasilan Kena PajakTarif
    sampai dengan Rp 50 juta5%
    diatas Rp 50 juta sampai dengan Rp 250 juta15%
    diatas Rp 250 juta sampai dengan Rp 500 juta25%
    diatas Rp 500 juta30%
  8. Bagi Wajib Pajak yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif 20 % lebih tinggi dari tarif PPh Pasal 17.
Contoh Penghitungan Pemotongan PPh Pasal 21
  1. Penghasilan Pegawai Tetap yang diterima Bulanan
    1. Saefudin adalah pegawai tetap di PT Insan Selalu Lestari sejak 1 Januari 2010. Ia memperoleh gaji beserta tunjangan berupa uang sebulan sebesar Rp.2.000.000,00 dan membayar iuran pensiun sebesar Rp. 50.000,00 sebulan. Saefudin menikah tetapi belum mempunyai anak (status K/0). Penghitungan PPh Ps. 21:
      Penghitungan PPh Ps. 21 terutang:
      Gaji Sebulan = Rp. 2.000.000
      Penghasilan bruto = Rp. 2.000.000
      Pengurangan: Biaya Pensiun = 5% x 2.000.000 = Rp. 100.000
      Iuran pensiun = Rp. 50.000 (+)
      Total Pengurangan = Rp. 150.000
      Penghasilan netto sebulan = Rp. 1.850.000
      Penghasilan netto setahun = 12 x 1.850.000 = Rp. 22.200.000
      PTKP setahun:
      • WP sendiri = Rp. 15.840.000
      • Tambahan WP kawin = Rp. 1.320.000
      Total PTKP = Rp. 17.160.000
      PKP setahun = Rp. 5.040.000
      PPh Ps. 21= 5 % x 5.040.000 = Rp. 252.000
      PPh Ps. 21 sebulan = Rp. 21.000
  2. Penerima pensiun yang dibayarkan secara bulanan
    1. Teja status kawin dengan 1 anak pegawai PT. Mulia, pensiun tahun 2005. Tahun 2010Teja menerima pensiun sebulan Rp. 3.000.000,00. Penghitungan PPh Ps. 21 :
      Pensiun sebulan = Rp. 3.000.000
      Pengurangan: Biaya Pensiun = 5% x 3.000.000 = Rp. 150.000 (-) (Maksimum diperkenankan Rp. 200.000)
      Penghasilan Netto sebulan = Rp. 2.850.000
      Penghasilan Netto setahun = Rp. 34.200.000
      PTKP (K/1) = Rp. 18.480.000
      PKP = Rp. 15.720.000
      PPh Ps. 21 setahun = 5% x 15.720.000 = Rp. 786.000
      PPh Ps. 21 sebulan = (Rp. 786.000 : 12) = Rp. 65.500
  3. Pegawai tetap menerima bonus, gratifikasi, tantiem, Tunjangan Hari Raya atau tahun baru, premi dan penghasilan yang sifatnya tidak tetap, diberikan sekali saja atau sekali setahun.
    1. Ikhsan Alisyahbani adalah pegawai tetap di PT Tiurmas Lampung Indah. Ia memperoleh gaji bulan Desember sebesar Rp. 2.500.000,00 menerima THR sebesar Rp. 1.000.000,00 dan membayar iuran pensiun sebesar Rp. 50.000,00 sebulan. Ikhsan Alisyahbani menikah tetapi belum mempunyai anak (status K/0). PPh Pasal 21 atas gaji dan THR:
      Penghasilan Bruto setahun = 12 x 2.500.000 = Rp. 30.000.000
      THR = Rp. 1.000.000
      Jumlah Penghasilan Bruto = Rp. 31.000.000
      Pengurangan:
      • Biaya Jabatan = 5% x 31.000.000 = Rp. 1.550.000
      • Iuran pensiun = 12 x 50.000 = Rp. 600.000
      • Total Pengurangan = Rp. 2.150.000
      Penghasilan netto setahun = Rp. 28.850.000
      PTKP (K/0) setahun = Rp. 17.160.000
      PKP setahun = Rp. 11.690.000
      PPh Ps. 21 terutang = 5% x 11.690.000 Rp. 584.500
      PPh Pasal 21 atas gaji
      Penghasilan Bruto setahun = 12 x 2.500.000 = Rp. 30.000.000
      Pengurangan:
      • Biaya Jabatan = 5% x 30.000.000 = Rp. 1.500.000
      • Iuran pensiun = 12 x 50.000 = Rp. 600.000
      • Total Pengurangan = Rp. 2.100.000
      Penghasilan netto setahun Rp. 27.900.000
      PTKP (K/0) setahun = Rp. 17.160.000
      PKP setahun = Rp. 10.740.000
      PPh Ps. 21 terutang = 5% x 10.740.000 Rp. 537.000
      PPh Pasal 21atas gaji dan THR – PPh Pasal 21 atas gaji:
      = Rp. 584.500– Rp.537.000
      = Rp. 47.500
  4. Penerima Honorarium atau Pembayaran lain.
    1. Saputra (memiliki NPWP) memberikan ceramah pada lokakarya dan menerima honorarium Rp 1.500.000,00. Saputra juga memiliki sumber penghasilan lainnya. Penghitungan PPh Pasal 21 :
      Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a x (50% x jumlah penghasilan bruto ) = 5% x (50% x Rp1.500.000,00) = Rp37.500,00
  5. Komisi yang dibayarkan kepada penjaja barang dagangan atau petugas dinas luar asuransi.
    1. Hendra seorang penjaja barang dagangan hasil produksi PT Jaya dan berstatus bukan pegawai, dalam bulan Januari 2010 menerima komisi sebesar Rp4.000.000,00. Hendra tidak memiliki sumber penghasilan lainnya. Penghitungan PPh 21 :
      Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a x [(50% x jumlah penghasilan bruto ) - PTKP perbulan]:
      = 5% x [(50% x Rp4.000.000,00) - Rp 1.320.000,00]
      = Rp 34.000,00
  6. Honorarium atau imbalan lainnya kepada peserta kegiatan (pendidikan pelatihan magang).
    1. Febri sebagai peserta magang menerima honor sebesar Rp3.500.000,00. PPh Pasal 21 yang terutang :
      Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a x jumlah penghasilan bruto = 5% x Rp3.500.000,00 = Rp175.000,00
  7. Penghasilan atas Upah Harian.
    1. Erfin (tidak memiliki NPWP) pada bulan Agustus 2010 bekerja sebagai buruh harian pada PT Dayat Harini Perkasa. Ia bekerja sehari sebesar Rp 200.000,00. Penghitungan PPh Pasal 21 terutang :
      Upah sehari Rp 200.000,00
      Batas Upah harian yang Tidak di potong PPh Rp 150.000,00
      PKP Sehari Rp 50.000,00
      PPh Pasal 21 Sehari = (5% x 120%*) x Rp 50.000,00 Rp 3.000,00
      (* karena Erfin tidak memiliki NPWP maka tarifnya 20% lebih tinggi dari Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a atau 5% x 120% = 6%)
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

KREATIFITAS ::: Faktor-Faktor Terciptanya Kreativitas

Faktor-faktor Kreatifitas

Faktor-faktor kreativitas menurut ahli adalah seperti dijabarkan dalam faktor-faktor terciptanya kreativitas dibawah ini. Faktor-faktor terciptanya kreatifitas menurut Torrance Munandar yang dikutip oleh Anggani Sudomo adalah sebagai berikut :
  1. Kelancaran, Dalam mengungkapkan atau banyaknya masukan atau informasi yang dimiliki. Kecepatan dan lancarnya dalam mengeluarkan informasi, pendapat, pemikiran membuat anak mencipta yang baru.
  2. Luwes, Ketika anak mengeluarkan pendapat, pemikiran maupun jawabannya, sikap perilaku kita adalah menerima. Menerima ini tidak akan membuat anak, kecil hati. Betul atau salah tidak perlu kita ungkapkan pada saat itu. 
  3. Alternatif / Pilihan, Dari sekian banyak informasi, pendapat maupun pikiran itu kemudian dipilih yang tepat / paling tepat.
  4. Orisinil / asli, Apa yang diciptakan itu diharapkan selalu mengandung unsur asli atau orisinil. Tidak menyontek / meniru. Penekanan tentang orisinil ini akan menghasilkan anak yang prilakunya jujur, dan penuh tanggung jawab.
  5. Elaborasi / dikerjakan Dengan Rinci,Tekun, dan Cermat Pada waktu menciptakan hendaknya selalu disarankan atau dianjurkan agar dikerjakan dengan lebih rinci atau teliti. Dengan elaborasi kita menaruh harapan yang tinggi untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan tidak begitu-begitu saja, tetapi dengan hasil lebih baik dan lebih sempurna.
Kreatifitas terjadi karena pembiasaan, yaitu pembiasaan mencipta sesuatu yang baru. Untuk mencipta yang baru dibutuhkan banyak masukan. Karena dengan masukan-masukan tersebut yang datangnya dari berbagai bidang akan memicu akal diri sendiri untuk mencipta. 
Author

Tentang penulis: T Nurandhari

Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

PENELITIAN ::: Pengertian dan Alur Penelitian

Pengertian Penelitian

Penelitian adalah upaya-upaya untuk mencari jawaban dari suatu masalah dengan cara pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data secara sistematis. Pada prinsipnya dalam upaya menjawab suatu, penelitian menempuh cara-cara ilmiah dan rasional, bukan dengan cara-cara tradisional. Cara-cara tradisional antara lain coba-coba (trial and error), cara kekuasaan atau otoritas, berdasarkan pengalaman pribadi dan melalui jalan pikiran.


    Cara-cara non ilmiah (tradisional), sekalipun dapat menyelesaikan suatu masalah dan atau menyusun jawaban terhadap suatu persoalan, tetapi jika ditinjau dari kaedah ilmu pengetahuan sering tidak memuaskan, karena dua syarat pokok ilmu pengetahuan yaitu prinsip rasionalitas dan empiris sering tidak terpenuhi.

    Rasionalitas adalah suatu yang sesuai dengan logika dan akal sehat, sedang yang dimaksud empiris adalah beberapa kali diuji coba hasil yang diperolah sama. Cara penyelesaian dan ataupun jawaban yang diajukan oleh suatu penelitian adalah atas dasar pengkajian yang seksama terhadap suatu pokok persoalan yang dihadapi, yakni yang meliputi pekerjaan pengumpulan data, pengolahan, penyajian dan analisis data dari permasalahan yang ada.

    Penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang memiliki kaitan erat dengan suatu analisa dan konstruksi dan dilakukan secara metodologis, sistematis dan konsisten. Metodologis dalam hal ini berarti sesuai dengan metode atau cara tertentu. Sistematis karena berdasarkan pada sebuah sistem. Konsisten memiliki arti tidak adanya hal-hal yang akan bertentangan pada kerangka tertentu. Penelitian juga  merupakan suatu sarana pokok untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Penelitian dapat digolongkan dalam dua golongan yaitu penelitian ilmiah dan penelitian tidak ilmiah (dilakukan oleh orang awam).
    1. Penelitian tidak ilmiah memiliki ciri-ciri antara lain dilakukan tidak sistematik, data yang dikumpulkan dan cara-cara pengumpulan datanya bersifat subyektif sehingga sarat dengan muatan-muatan emosi dan perasaan si peneliti. Penelitian tidak ilmiah adalah penelitian yang sifatnya subyektif.
    2. Penelitian ilmiah adalah suatu kegiatan yang sistematik dan obyektif untuk mengkaji suatu masalah dalam usaha untuk mencapai sebuah pengertian tentang prinsip-prinsip yang mendasar dan berlaku umum (teori) mengenai masalah tersebut. Penelitian dilakukan berpedoman pada berbagai informasi (yang terwujud sebagai teori-teori) yang telah dihasilkan dalam penelitian-penelitian terdahulu, dan tujuannya adalah untuk menambah atau menyempurnakan teori yang telah ada mengenai masalah yang menjadi sasaran kajian.

    Penelitian ilmiah dilakukan dengan berlandaskan pada metode ilmiah. Pengertian metode ilmiah disini adalah suatu kerangka landasan bagi terciptanya pengetahuan ilmiah. Metode ilmiah dilandaskan pada pemikiran bahwa pengetahuan itu dapat terwujud melalui apa yang dialami oleh pancaindera, khususnya melalui pengamatan dan pendengaran. Sehingga suatu pernyataan mengenai gejala-gejala itu harus diterima sebagai kebenaran, maka gejala-gejala itu harus dapat di verifikasi secara empirik. Jadi, setiap hukum atau rumus atau teori ilmiah haruslah dibuat berdasarkan atas adanya bukti-bukti empirik.

    Dalam penelitian sains dapat dilakukan menggunakan metode pengamatan, eksperimen, generalisasi, dan verifikasi. Dalam ilmu-ilmu sosial dan budaya, dapat dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan pengamatan; eksperimen, generalisasi, dan verifikasi, dilakukan dalam kegiatan-kegiatan penelitian oleh para ahli dalam bidang-bidang ilmu-ilmu sosial dan pengetahuan budaya untuk memperoleh hasil-hasil penelitian tertentu sesuai dengan tujuan penelitiannya.

    Suatu penelitian harus memenuhi beberapa karakteristik untuk dapat dikatakan sebagai penelitian ilmiah. Pada umumnya ada lima karakteristik dalam penelitian ilmiah, yaitu :
    1. Sistematik, berarti suatu penelitian harus disusun dan dilaksanakan secara berurutan sesuai pola dan kaidah yang benar.
    2. Logis, suatu penelitian dikatakan benar bila dapat diterima akal dan berdasarkan fakta empirik. Pencarian kebenaran harus berlangsung menurut prosedur atau kaidah bekerjanya akal, yaitu logika. Prosedur penalaran yang dipakai bisa prosedur induktif yaitu cara berpikir untuk menarik kesimpulan umum dari berbagai kasus individual (khusus) atau prosedur deduktif yaitu cara berpikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus dari pernyataan yang bersifat umum.
    3. Empirik, suatu penelitian biasanya didasarkan pada pengalaman sehari-hari (fakta aposteriori, yaitu fakta dari kesan indra) yang ditemukan atau melalui hasil coba-coba yang kemudian diangkat sebagai hasil penelitian.
    4. Obyektif, suatu penelitian menjauhi aspek-aspek subyektif yaitu tidak mencampurkannya dengan nilai-nilai etis.
    5. Replikatif, suatu penelitian yang pernah dilakukan harus diuji kembali oleh peneliti lain dan harus memberikan hasil yang sama bila dilakukan dengan metode, kriteria, dan kondisi yang sama

    Tujuan Penelitian

    Umumnya sebuah penelitian memiliki tujuan untuk mengungkapkan suatu kebenaran secara sistematis, metodologis dan konsisten dengan mengadakan sebuah analisa dan konstruksi.

    Tujuan penelitian menurut para ahli (Soerjono Soekanto) adalah:
      • Mendapatkan pengetahuan tentang suatu gejala sehingga dapat merumuskan masalah.
      • Memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam tentang suatu gejala, sehingga dapat merumuskan hipotesa.(bila penelitiannya merupakan penelitian eksplanatoris)
    1. Untuk menggambarkan secara lengkap ciri-ciri / karakteristik dari:
      • suatu keadaan
      • perilaku pribadi
      • perilaku kelompok.
    2. Untuk mendapatkan keterangan tentang frekuensi peristiwa, Memperoleh data mengenai hubungan antara suatu gejala dengan gejala lain.(bila penelitiannya tentang penelitian deskriptif)
    3. Untuk menguji hipotesa.(bila penelitiannya tentang penelitian eksplanatoris)
    Ciri-ciri penelitian ilmu-ilmu sosial, antara lain:
    1. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan generalisasi perihal perilaku manusia dlm kehidupan masyarakat;
    2. Perilaku nyata dari manusia hanya timbul dan terjadi dalam situasi tertentu;
    3. Tidak jarang situasi sosial yangg dialami oleh manusia (obyek penelitian) tidak jauh berbeda dengan situasi sosial yang dialami oleh peneliti.
    4. Pengetahuan yang diperoleh akan sangat berguna untuk memahami perilaku manusia, menarik pola tertentu, mengawasinya dan mengadakan evaluasi.

    Alur Penelitian

    Alur penelitian adalah kronologi prosedural  yang dilakukan seorang peneliti dalam karya penelitiannya dan bukan sekedar urutan apa yang mesti dilalui. Alur penelitian lebih merupakan strukturisasi atau hubungan metodologik yang berkesinambungan.

    Oleh karenanya merupakan sebuah ketetapan (kronologi) yang secara prosedural dan dilakukan oleh seorang peneliti dalam pembuatan sebuah karya penelitian dan bukan hanya sekedar urutan saja. Dan tujuannya salah satunya adalah agar tetap bisa mejaga fokus pada masalah dan memudahkan untuk mencapai tujuan penelitian. Juga agar diharapkan bisa dipertahankan antara keterkaitan dan keberlanjutan pada setiap masing-masing tahap-tahapan penelitian.

    Unsur-unsur Penelitian


    Unsur-unsurnya meliputi antara lain Subjek, Area penelitian, Masalah, Suatu penyelesaian (solusi), Justifikasi masalah Penelitian, Bukti berasal dari literatur dan pengalaman. Jadi secara garis besarnya alur penelitian dapat dibagi menjadi empat tahap antara lain identifikasi masalah, pengumpulan data dan informasi, analisa masalah, dan kesimpulan.

    Dengan Mempelajari beberapa literatur kita bisa mendapatkan dan menemukan bagaimana seorang peneliti yang lain sudah dapat merumuskan sebuah alur penelitian yang telah berhasil pada suatu kasus atau bidang tertentu yang mungkin akan lebih luas. Kita juga dapat menemukan arah penemuan yang baru (seeking new lines of inquiry).

    Definisi Alur Penelitian Menurut Arikunto (2013. Mengenai prosedur penelitian. hlm.3)
    Alur penelitian adalah kronologi prosedural yang dilakukan seorang peneliti dalam karya penelitiannya dan bukan sekedar urutan apa yang mesti dilalui.
     ✅ Contoh, Berikut ada 2 gambar contoh bagan dan Rancangan alur,

    1. Gambar Contoh Bagan Alur Penelitian.

    Bagan Alur Penelitian

    2. Gambar Contoh Rancangan Alur Penelitian
    Gambar Skema rancangan alur penelitian

    Jenis-jenis penelitian

    H.B. Sutopo menyatakan bahwa: "Strategi penelitian digiinakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data sehingga dapat menjelaskan bagaimana tujuan penelitian akan dicapai dan bagaimana masalah akan dikaji dan dipecahkan untuk dipahami" (2006:112). Jenis penelitian studi kasus dibedakan menjadi dua macam. yakni:
    1. Desain Multikasus, Penggunaan desain multikasus inengikuti logika replika. bukan replika sampling dan pemilihan kasus hams hati-hati. Kasus-kasus tersebut hams memiliki hasil yang sama (replika literal) atau liasil yang bertentangan (replika teoritis) dengan yang diprediksikan secara eksplisit pada awal penelitiannya.
    2. Desain Kasus Tunggal, Kasus-kasus tunggal merupakan desain umum bagi penyelenggaraan studi kasus. HB. Sutopo “Penelitian studi kasus tunggal terarah pada satu karakteristik karena hanya dilakukan pada satu sasaran (satu lokasi atau satu subjek). Permasalahan atau fokus penelitian sudah ditentukan sebelum rnenggali permasalahan di lapangan” (2006:112). Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus tunggal.
    Jenis-jenis penelitian dibedakan berdasarkan jenis data yang diperlukan secara umum dibagi menjadi dua, yaitu penelitian primer dan penelitian sekunder.

    Penelitian Primer

    Penelitian primer membutuhkan data atau informasi dan sumber pertama, biasanya kita sebut dengan responden. Data atau informasi diperoleh melalui pertanyaan tertulis dengan menggunakan kuesioner atau usan dengan menggunakan metode wawancara. Yang termasuk dalam kategori ini ialah:
    1. Studi Kasus, Studi kasus menggunakan individu atau kelompok sebagai bahan studinya. Biasanya studi kasus bersifat longitudinal.
    2. Survei, Survei merupakan studi yang bersifat kuantitatif yang digunakan untuk meneliti gejala suatu kelompok atau perilaku individu. Pada umunya survey menggunakan kuesioner sebagai alat pengambil data. Survei menganut aturan pendekatan kuantitatif, yaitu semakm besar sampel, semakm mencerminkan populasi hasilnya. 
    3. Riset Eksperimental, Riset eksperimental menggunakan individu atau kelompok sebagai bahan studi. Path umumnya riset ini menggunakan dua kelompok atau lebih untuk dijadikan sebagai obyek studinya. Kelompok pertama merupakan kelompok yang diteliti sedang kelompok kedua sebagai kelompok pembanding (control group). Penelitian eksperimental menggunakan desain yang sudah baku, terstruktur dan spesifik. 

    Penelitian Sekunder 

    Penelitian sekunder menggunakan bahan yang bukan dan sumber pertama sebagai sarana untuk memperoleh data atau informasi untuk menjawab masalah yang diteliti. Penelitian ini juga dikenal dengan penelitian yang menggunakan studi kepustakaan dan yang biasanya digunakan oleh para peneliti yang menganut paham pendekatan kualitatif.


    Suharsini Arikunto (1992) membagi jenis-jenis penelitian berdasarkan
    1. tujuan, 
    2. pendekatan, 
    3. bidang ilmu, 
    4. tempat atau latar, 
    5. kehadiran variabel. 

    1. Penelitian diihat dari tujuannya

    Jika penelitian dilihat dari tujuannya, maka ada tiga sub jenis penelitian, yaitu penelitian eksploratori, penelitian verifikatif dan penelitian pengembangan. Penelitianjenis eksploratori digunakan untuk melakukan pencarian jawaban mengapa muncul kejadian-kejadian tertentu, misalnya munculnya bencana alam di daerah tertentu terus menerus. Penelitian verifikatif digunakan untuk meneliti ulang hasil penelitian sebelumnya dengan tujuan untuk mem-verifikatif kebenaran hasil penelitian sebelumnya tersebut. Penelitian pengembangan bertujuan untuk mengembangkan model atau hal-hal yang inovatif. Penelitian jenis ini biasanya dilakukan di suatu perusahaan dalam rangka pengembangan produk atau layanan baru.

    2. Penelitian dilihat dari pendekatan

    Dilihat dari pendekatannnya penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu pendekatan longitudinal (bujur) dan cross-sectional (silang). Pendekatan pertama melakukan penelitian berdasarkan pada periode waktu tertentu, biasanya waktunya lama, misalnya seorang peneliti melakukan penelitîan perkembangan kemampuan berbicara anak mulai umur 10 bulan s/d 24 bulan. Sebaliknya pendekatan kedua peneliti melakukan studi kemampuan berbicara anak mulai dan yang berumur 10 bulan s/d 24 bulan secara serentak dalam waktu yang bensamaan.

    3. Penelitian diihat dari bidang ilmu 

    Dalam perspektif ini maka jenis penelitian dibagi berdasarkan disiplin ilmu masing-masing, misalnya penelitian pendidikan, penelitian teknik, penelitian ekonomi, dll.

    4. Penelitian dilihat dari tempat/latarnya

    Jika dilihat dari tempat atau latar dimana seonang peneliti melakukan penelitian, maka jenis penelitian ini dibagi menjadi tiga, yaitu:
    1. penelitian laboratonium, 
    2. penelitian lapangan, 
    3. penelitian perpustakaan.
    Penelitian laboratorium biasanya dilakukan dalam bidang ilmu eksakta, misalnya penelitian kedokteran, elektno, sipil, dll.

    Penelitian lapangan biasanya dilakukan oleh ilmuwan sosial dan ekonomi dimana lokasi penelitiannya berada di masyarakat atau kelompok manusia tertentu atau objek tertentu sebagai latan dimana peneliti melakukan penelitian. Penelitian penpustakaan dilakukan diperpustakaan dengan melakukan kajian terhadap literatur, penelitian sebelumnya, jurnal dan sumber-sumber lainnya yang ada diperpustakaan.

    5. Penelitian dilihat dari kehadiran variabel

    Penelitian dilihat dari kehadiran variabel dapat dikategorikan dalam penelitian yang obyeknya merupakan variabel masa lalu, saat ini dan masa yang akan datang. Penelitian yang obyeknya variabel masa lalu dan saat ini disebut juga penelitian deskriptif atau mengambarkan variabel-variabel yang sedang diteliti. Sedang penelitian yang obyeknya variabel yang akan datang, maka variabelnya belum ada tetapi sengaja diciptakan oleh peneliti dengan memberikan perlakuan (treatment). Penelitian jenis ini disebut juga penelitian eksperimen yang tujuannya digunakan untuk mencari hubungan kausal antar variabel yang diteliti.

    Referensi :

     Jonathan Sarwono, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
    Author

    Tentang penulis: T Nurandhari

    Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

    Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

    PENGERTIAN DATA ::: Jangkauan dan Pengelompokkan Data

    Pengertian Data

    Data adalah bentuk jamak dari datum. Pengertian Data adalah suatu keterangan atau bukti yang benar yang dapat dijadikan dasar untuk membuat suatu analisa atau kesimpulan. Definisi Data yang lain adalah sebagai suatu keterangan atau bukti yang benar yang dapat dijadikan dasar untuk membuat suatu analisa atau kesimpulan.

    Pengertian data menurut Webster New World Dictionary, Data adalah things known or assumed, yang berarti bahwa data itu sesuatu yang diketahui atau dianggap.

    Data didefinisikan secara umum sebagai: "Fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai"(Raymond McLeod, 1995:18)

    Menurut The Liang Gie, data atau bahan keterangan adalah : "Hal, peristiwa, atau kenyataan lainnya apapun yang mengandung suatu pengetahuan untuk dijadikan dasar guna penyusunan keterangan, pembuatan keputusan atau penetapan keputusan. Data adalah ibarat bahan mentah yang melalui pengolahan tertentu lalu menjadi keterangan (Informasi)". (The Liang Gie dalam Moekijat, 1986:5)

    Sedangkan data menurut Robert J. Murdick/ Joel E. Ross/ James R. Claggett adalah : "Fakta dan angka yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan dan biasanya berbentuk catatan historis yang dicatat dan diarsipkan tanpa maksud untuk segera diambil kembali untuk pengambilan keputusan. Sebaliknya, informasi terdiri dari data yang telah diambil kembali, diolah atau sebaliknya, digunakan untuk tujuan informatif atau kesimpulan, argumentasi, atau sebagai dasar untuk peramalan atau pengambilan keputusan." (1986:6).

    Dari penjelasan diatas maka jelaslah bahwa data merupakan sumber bagi informasi atau bahan baku informasi, yang memerlukan pengolahan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.

    Pengelompokkan Data

    Kategorisasi atau pengelompokkan data adalah pengelompokan data menurut kriteria tertentu yang dikehendaki oleh peneliti. Pada kategorisasi besar, data dikelompokkan berdasarkan permasalahan yang telah dirumuskan.

    Data Primer

    Data ini berupa teks hasil wawancara dan diperoleh melalui wawancara dengan informan yang sedang dijadikan sampel dalam penelitiannya. Data dapat direkam atau dicatat oleh peneliti. Apakah data primer itu? Data primer adalah data yang berasal dari sumber asli atau pertama. Data ini tidak tersedia dalam bentuk terkompîlasî ataupun dalam bentuk file-file. Data ini harus dicari melalui nara sumber atau dalam istilah teknisnya responden, yaitu orang yang kita jadikan obyek penelitian atau orang yang kita jadikan sebagai sarana mendapatkan informasi ataupun data.

    Dalam pencarian data primer ada tiga dimensi penting yang perlu diketahui, yaitu: kerahasiaan, struktur dan metode koleksi.
    1. Kerahasiaan mencakup mengenai apakah tujuan penelitîan untuk diketahui oleh responden atau tidak. Merahasiakan tujuan penelitian dilakukan untuk tujuan agar para responden tidak memberikan jawaban-jawaban yang bias dan apa yang kita harapkan.
    2. Struktur berkaitan dengan tingkat formalitas (resmi), atau pencarian data dilakukan secara terstruktur atau tidak terstruktur. Pencarian dilakukan secara terstruktur jika peneliti dalam mencari data dengan menggunakan alat, misalnya kuesioner dengan pertanyaan yang sudah dirancang secara sistematis, dan sangat terstruktur baik itu dilakukan secara tertulis ataupun lisan. Sebaliknya pencarian dapat dilakukan dengan cara tidak terstruktur, jika instrumennya dibuat tidak begitu formal atau terstruktur.
    3. Metode koleksi menunjuk pada sarana untuk mendapatkan data.

    Data Sekunder

    Data sekunder berupa data-data yang sudah tersedia dan dapat diperoleh oleh peneliti dengan cara membaca, melihat atau mendengarkan. Data ini biasanya berasal dan data primer yang sudah diolah oleh peneliti sebelumnya. Ketepatan memilih data sekunder dapat dievaluasi dengan kriteria sebagai berikut:
    1. Waktu Keberlakuan: Apakah data mempunyai keberlakuan waktu? Apakah data dapat kita peroleh pada saat dìbutuhkan. Jika saat dibutuhkan data tidak tersedia atau sudah kedaluwarsa, maka sebaiknya jangan digunakan lagi untuk penelitian kita.
    2. Kesesuaian: Apakah data sesuai dengan kebutuhan kita? Kesesuaian berhubungan dengan kemampuan data untuk digunakan menjawab masalah yang sedang diteliti.
    3. Ketepatan: Apakah kita dapat mengetahui sumber-sumber kesalahan yang dapat mempengaruhi ketepatan data, misalnya apakah sumber data dapat dipercaya? Bagaimana data tersebut dikumpulkan atau metode apa yang digunakan untuk mengumpulkan data tersebut?
    4. Biaya: Berapa besar biaya untuk mendapatkan data sekunder tersebut Jika biaya jauh lebih dari manfaatnya, sebaiknya kita tidak perlu menggunakannya.

    Jangkauan Data

    Jangkauan data adalah nilai yang diperoleh jika nilai data terbesar dikurangi nilai data terkecil. Analisis data adalah kegiatan mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberi kode atau tanda, dan mengategorikan data sehingga dapat ditemukan dan dirumuskan hipotesis kerja berdasarkan data tersebut.

    Author

    Tentang penulis: T Nurandhari

    Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

    Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

    Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2010/2011

    Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2010/2011

    Perhatian!!! 
    Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2010/2011 Sedang Diupdate
    ikuti terus perkembangan update artikel ini melalui email anda. Mohon Maaf Beberapa link mungkin belum di temukan. Ikuti Update-nya melalui e-mail anda!!!  

    Dapatkan Update Melalui Email

    Anda sekarang berada di halaman Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2010/2011, bukan tahun ajaran 2010/2011 yang anda maksud mungkin Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2009/2010 atau Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban UN SMP Tahun 2011/2012

    1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SMP Tahun 2010/2011. Untuk mendownload klik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Matematika UN SMP Tahun 2010/2011.
    1. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SMP Tahun 2010/2011. Untuk mendownload silahkan kunjungi halaman ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia UN SMP Tahun 2010/2011
    2. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SMP Tahun 2010/2011. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban IPA UN SMP Tahun 2010/2011
    3. Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Inggris UN SMP Tahun 2010/2011. Untuk mendownload anda dapat mengklik tautan ini Download Soal Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Inggris UN SMP Tahun 2010/2011
    Bukan SMP ? klik disini download soal tahun 2010/2011
    Author

    Tentang penulis: T Nurandhari

    Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

    Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |