Pengertian Data

Data adalah bentuk jamak dari datum. Pengertian Data adalah suatu keterangan atau bukti yang benar yang dapat dijadikan dasar untuk membuat suatu analisa atau kesimpulan. Definisi Data yang lain adalah sebagai suatu keterangan atau bukti yang benar yang dapat dijadikan dasar untuk membuat suatu analisa atau kesimpulan.

Pengertian data menurut Webster New World Dictionary, Data adalah things known or assumed, yang berarti bahwa data itu sesuatu yang diketahui atau dianggap.

Data didefinisikan secara umum sebagai: "Fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai"(Raymond McLeod, 1995:18)

Menurut The Liang Gie, data atau bahan keterangan adalah : "Hal, peristiwa, atau kenyataan lainnya apapun yang mengandung suatu pengetahuan untuk dijadikan dasar guna penyusunan keterangan, pembuatan keputusan atau penetapan keputusan. Data adalah ibarat bahan mentah yang melalui pengolahan tertentu lalu menjadi keterangan (Informasi)". (The Liang Gie dalam Moekijat, 1986:5)

Sedangkan data menurut Robert J. Murdick/ Joel E. Ross/ James R. Claggett adalah : "Fakta dan angka yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan dan biasanya berbentuk catatan historis yang dicatat dan diarsipkan tanpa maksud untuk segera diambil kembali untuk pengambilan keputusan. Sebaliknya, informasi terdiri dari data yang telah diambil kembali, diolah atau sebaliknya, digunakan untuk tujuan informatif atau kesimpulan, argumentasi, atau sebagai dasar untuk peramalan atau pengambilan keputusan." (1986:6).

Dari penjelasan diatas maka jelaslah bahwa data merupakan sumber bagi informasi atau bahan baku informasi, yang memerlukan pengolahan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.

Pengelompokkan Data

Kategorisasi atau pengelompokkan data adalah pengelompokan data menurut kriteria tertentu yang dikehendaki oleh peneliti. Pada kategorisasi besar, data dikelompokkan berdasarkan permasalahan yang telah dirumuskan.

Data Primer

Data ini berupa teks hasil wawancara dan diperoleh melalui wawancara dengan informan yang sedang dijadikan sampel dalam penelitiannya. Data dapat direkam atau dicatat oleh peneliti. Apakah data primer itu? Data primer adalah data yang berasal dari sumber asli atau pertama. Data ini tidak tersedia dalam bentuk terkompîlasî ataupun dalam bentuk file-file. Data ini harus dicari melalui nara sumber atau dalam istilah teknisnya responden, yaitu orang yang kita jadikan obyek penelitian atau orang yang kita jadikan sebagai sarana mendapatkan informasi ataupun data.

Dalam pencarian data primer ada tiga dimensi penting yang perlu diketahui, yaitu: kerahasiaan, struktur dan metode koleksi.
  1. Kerahasiaan mencakup mengenai apakah tujuan penelitîan untuk diketahui oleh responden atau tidak. Merahasiakan tujuan penelitian dilakukan untuk tujuan agar para responden tidak memberikan jawaban-jawaban yang bias dan apa yang kita harapkan.
  2. Struktur berkaitan dengan tingkat formalitas (resmi), atau pencarian data dilakukan secara terstruktur atau tidak terstruktur. Pencarian dilakukan secara terstruktur jika peneliti dalam mencari data dengan menggunakan alat, misalnya kuesioner dengan pertanyaan yang sudah dirancang secara sistematis, dan sangat terstruktur baik itu dilakukan secara tertulis ataupun lisan. Sebaliknya pencarian dapat dilakukan dengan cara tidak terstruktur, jika instrumennya dibuat tidak begitu formal atau terstruktur.
  3. Metode koleksi menunjuk pada sarana untuk mendapatkan data.

Data Sekunder

Data sekunder berupa data-data yang sudah tersedia dan dapat diperoleh oleh peneliti dengan cara membaca, melihat atau mendengarkan. Data ini biasanya berasal dan data primer yang sudah diolah oleh peneliti sebelumnya. Ketepatan memilih data sekunder dapat dievaluasi dengan kriteria sebagai berikut:
  1. Waktu Keberlakuan: Apakah data mempunyai keberlakuan waktu? Apakah data dapat kita peroleh pada saat dìbutuhkan. Jika saat dibutuhkan data tidak tersedia atau sudah kedaluwarsa, maka sebaiknya jangan digunakan lagi untuk penelitian kita.
  2. Kesesuaian: Apakah data sesuai dengan kebutuhan kita? Kesesuaian berhubungan dengan kemampuan data untuk digunakan menjawab masalah yang sedang diteliti.
  3. Ketepatan: Apakah kita dapat mengetahui sumber-sumber kesalahan yang dapat mempengaruhi ketepatan data, misalnya apakah sumber data dapat dipercaya? Bagaimana data tersebut dikumpulkan atau metode apa yang digunakan untuk mengumpulkan data tersebut?
  4. Biaya: Berapa besar biaya untuk mendapatkan data sekunder tersebut Jika biaya jauh lebih dari manfaatnya, sebaiknya kita tidak perlu menggunakannya.

Jangkauan Data

Jangkauan data adalah nilai yang diperoleh jika nilai data terbesar dikurangi nilai data terkecil. Analisis data adalah kegiatan mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberi kode atau tanda, dan mengategorikan data sehingga dapat ditemukan dan dirumuskan hipotesis kerja berdasarkan data tersebut.

Post a Comment

Previous Post Next Post