Pengertian Radikalisme Menurut Para Ahli (Lengkap)

Pengertian Radikalisme Menurut Para Ahli


Arti Radikalisme Menurut Komaruddin (2002:212) bahwa radikalisme berasal dari bahasa Latin "radix", yang berarti akar, kaki, atau dasar. Jadi, radikalisme adalah suatu paham yang menginginkan pembaharuan atau perubahan sosial dan politik dengan ekstrim dan drastik hingga ke akarnya.



    Arti Radikalisme adalah gerakan-gerakan dari kaum pinggiran, karena sebab-sebab tertentu. Mereka menggunakan cara-cara yang radikal, keras dan secara tiba-tiba, baik itu mengenai strategi, taktik, tujuan maupun sasaran dari gerakan itu.

    Arti Gerakan radikal menurut Sartono Kartodirdjo (1975:241) adalah gerakan-gerakan rakyat yang bersifat tradisional, sehingga strategi dan taktiknya masih terlalu sederhana, berumur sangat pendek, berada dalam lingkup lokal atau regional dan umumnya dilakukan untuk melawan keadaan yang dianggap tidak adil.

    Faktor Penentu Gerakan Sosial

    Pengertian Radikalisme Menurut Para Ahli


    Sebuah gerakan dapat terjadi apabila terdapat sejumlah faktor penentu, yaitu sebagai berikut (http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_sosial) :

    1. Structural Conduciveness (Kondisi Struktural), yaitu suatu struktur sosial yang mendukung terjadinya suatu gerakan. Terdiri dari under conditions of economic pressure (tekanan ekonomi) dan the structure of the social and politic situation (struktur keadaan sosial dan politik).
    2. Structural Strain (Ketegangan Struktural), yaitu adanya ketegangan struktural yang timbul. Terdiri dari extreme religious movement (gerakan keagamaan yang ekstrem), race riots (rasisme), dan economic deprivation (depresi ekonomi).
    3. The Precipitating Factor (Faktor Pemercepat), yaitu faktor pencetus yang berupa suatu dramatik, suatu peristiwa empirik.
    4. Mobilization into action (Mobilisasi Untuk Mengadakan Aksi), yaitu suatu mobilisasi untuk bertindak, dalam hal ini peranan seseorang amat menentukan. Situasi dapat berkembang dari kepanikan, timbulnya kerusuhan dan kemudian diteruskan dengan agitasi untuk reform atau revolusi.
    5. The Operation of Social Control (Kontrol Sosial), yaitu pengoperasian kontrol sosial atau faktor penentu yang berbalik mencegah, mengganggu, membelokkan, atau merintangi gerakan itu.

    Pengertian Kekerasan

    Definisi kekerasan dari New Oxford Dictionary adalah perilaku yang melibatkan kekuatan fisik dan dimaksudkan untuk menyakiti, merusakan, atau membunuh seseorang atau sesuatu.

    Menurut Colombijn (I Ngurah Suryawan, 2010: 20), mengkategorikan kekerasan menjadi 4 bagian :

    1. Kekerasan oleh negara atau lembaga negara
    2. Kekerasan oleh kelompok masyarakat
    3. Kekerasan oleh kelompok jagoan dan milisi
    4. Kekerasan oleh perorangan yang berkumpul untuk sementara dalam kerumunan

    Secara etimologis, kekerasan merupakan terjemahan dari kata "violence", berasal dari bahasa Latin "violentia", yang berarti force, kekerasan. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kata kekerasan digunakan sebagai padanan "violence", yaitu perbuatan seseorang atau kelompok orang yang menyebabkan cedera atau matinya orang lain atau menyebabkan kerusakan fisik atau barang orang lain.

    Menurut Dom Helder Camara yang mengemukakan mengenai teori spiral kekerasan, di mana ada tiga bentuk kekerasan, yaitu:

    1. Kekerasan yang bersifat personal, merupakan sebagai gejala yang menimpa baik perseorangan, kelompok, maupun negara, yang diakibatkan oleh bekerjanya ketidak-adilan sosial dan ketimpangan ekonomi.
    2. Institusional, Ketidakadilan ini juga terjadi sebagai akibat dari upaya sekelompok elit, yang mempertahankan kepentingan mereka, sehingga membuat kondisi kelompok bawah hidup di bawah standar yang layak sebagai manusia. Kondisi tersebut yang mendorong munculnya kekerasan institusional, yaitu pemberontakan dan protes di kalangan masyarakat sipil.
    3. Struktural. Ketika kondisi tersebut telah terjadi, maka kemudian penguasa memandang dirinya berkewajiban memelihara ketertiban, meski harus menggunakan cara-cara kekerasan. Hal tersebut memunculkan kekerasan struktural yaitu represi penguasa, di mana digunakan cara-cara kekerasan oleh lembaga negara untuk menekan pemberontakan sipil. Represi negara yang dilakukan akan memperparah kondisi ketidakadilan (I Ngurah Suryawan, 2010:92-93).

    Menurut Teori Hegemoni dari Antonio Gramsci, yaitu agar yang dikuasai mematuhi penguasa, yang dikuasai tidak hanya harus merasa mempunyai dan menginternalisasi nilai-nilai serta norma penguasa, melainkan juga harus menyetujui dominasi kekuasaan mereka.

    Pengertian hegemoni menurut Gramsci yaitu penguasaan oleh satu atau beberapa kelompok atas yang lainnya, dengan menggunakan kepemimpinan politik dan ideologis dan bukan hubungan dominasi dengan menggunakan kekuasaan. Untuk mendapatkan kekuatan sosial yaitu dengan cara melalui perjuangan politik dan ideologi. Hegemoni tidak pernah diperoleh begitu saja, tetapi harus selalu diperjuangkan. Hal ini jelas menuntut kegigihan yang tinggi dari kelas penguasa untuk mempertahankan dan memperkuat otoritas sosial dalam berbagai kekuatan sosial (Roger Simon, 2000:19-20).

    Menurut Habermas yang dikutip oleh Zainuddin Maliki (2004: 25-26), penguasa diberi hak oleh publik dalam menjalankan kekuasaan dan bahkan dominasi, baik melalui kekerasan maupun legitimasi. Namun, dominasi bisa terjadi ketika seorang penguasa memaksakan kehendaknya pada pihak lain dengan memberi pandangan bahwa tindakan itu benar. Penguasa membungkus kekerasan dengan memanipulasi sentimen masyarakat dan memberikan justifikasi politik dengan menggunakan ideologi tertentu.

    Dalam kekerasan masyarakat terdapat juga faktor politik yang kemudian mengakibatkan terjadinya kekerasan masyarakat berlatar politik. Pada dasarnya, kekerasan masyarakat adalah kekerasan yang dilakukan kelompok masyarakat akibat ketidakadilan, penindasan, represi yang dialami oleh kelompok masyarakat.

    Kekerasan politik terjadi karena diterapkannya sistem politik kekerasan di masyarakat yang dipelopori oleh negara atau pemerintah ke dalam sistem pelaksanaan pemerintahan. Ada kaitan yang erat antara kekerasan politik dan sistem pemerintahan yang diterapkan atau dianut oleh suatu negara. Di situ sebenarnya terdapat kaitan langsung antara partisipasi, stabilitas, dan kekerasan (I Ngurah Suryawan, 2010: 18).

    Kekerasan politik sering dilakukan oleh pemerintah dalam bentuk psikologis. Kekerasan politik ini berbentuk indoktrinasi, ancaman, tekanan, dan pembatasan informasi. Kekerasan oleh negara dan aparaturnya terjadi untuk kepentingan mempertahankan kekuasaan atau kepentingan ideologis negara.

    Pemerintah menganggap dirinya mempunyai hak untuk menempuh cara kekerasan apabila ada yang mengganggu integrasi dan ideologi bangsa. Gasasan politik sepenuhnya berpusat pada hubungan kekuasaan dan kepentingan. Gerakan politik dapat dilakukan dengan kerja sama antara ulama, kaum intelektual, dan pengusaha untuk menciptakan perubahan sosial, ekonomi, dan politik.

    Referensi :

    • I Ngurah Suryawan, 2010: 18
    • Zainuddin Maliki (2004: 25-26)
    • Roger Simon, 2000:19-20
    • Komaruddin (2002:212)
    • Sartono Kartodirdjo (1975:241) 
    • FREDYASTUTI ANDRYANA 2011
    • http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_sosial
     




    Author

    Tentang penulis: T Nurandhari

    Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

    Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

    Contoh Daftar Pustaka Makalah


      Contoh Daftar Pustaka Makalah Tentang Aljabar Maks-Plus

      DAFTAR PUSTAKA

      [1] Bacelli, F.,G. Cohen, G., J. Olsder, and J. P. Quadrat, Synchronization and Linearity,, An Algebra for Liscrete Event System, John Wiley and Sons, New York, 1992

      [2] Braker, J. G. And G. J. Olsder, The power algorithm in max algebra, Linear Algebra and its Application (1993), no.182, 67-89.

      [3] Chartrand, G., Introductory Graph Teory, Dover Publications, Inc, New York, 1977.

      [4] Farlow, Kasie G., Maks-Plus Algebra, Virginia Polytechnic Institute and State University, Virginia, April 2009.

      [5] Heidergott, B., Max-Plus Algebra and Queues, EURANDOM research fellow, Department of Econometrics and Operation Research, Vrije Universiteit, The Netherlands, 2006.

      [6] Lopes, G. A. D., B. Kersbergen, B. D. Schutter, T. V. D. Boom, and R. Babuska, Synchronization of a class of cyclic discrete-event systems describing legged locomotion, Discrete Event Dynamic Systems: Theory and Applications. (2015), 1-37.

      [7] Maharani, A. E. S. H., Aplikasi Aljabar Maks-Plus pada Sistem Produksi dengan Switching, Tipe Serial, Tipe Assembly, Tipe Splitting, Tipe Parallel, dan Flexible dengan Aktivitas Barisan Tertentu, Tugas Akhir S1 Matematika Fakultas MIPA UNS, 2015.

      [8] Retchkiman, K.Z., A Generalized Eigenmode Algorithm for Reducible Regular Matrices Over the Max-Plus Algebra, International Mathematical Forum (2009), no.24, 11571171.

      [9] Schutter, B. D., Max-Algebraic System Theory for Discrete Event System, Katholieke Universiteit Leuven, Departement Elektrotecniek, Belgium, 1996.

      [10] Schutter, B. D., and T. van den Boom, Max-Plus Algebra and Max-Plus Linear Discrete Event System: An Introduction, Proceedings of The 9th International Workshop on DiscreteEvent Systems (WODES’08)(2008), 36-42.

      [11] Subiono, Aljabar Maks-Plus dan Terapannya, 3.0.0 ed., Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2015.

      [12] Tam, Kin Po. (2010). Optimizing and Approximating Eigenvectors In Max-Algebra, The University of Birmingham, Birmingham.

      Contoh Daftar Pustaka Makalah Tentang Pendidikan Islam

      DAFTAR PUSTAKA

      Arifin, Muzayyin, Prof., M.Ed., Filsafat Pendidikan Islam, PT Bumi Aksara, Jakarta, 2010

      Ihsan, Hamdani, Drs, dan Ihsan, Fuad Ahmad, Drs., Filsafat Pendidikan Islam, CV Pustaka Setia, Bandung, 2007

      Zakiya Daradjat, Prof., Dr., Pendidikan Islam, PT Bumi Aksara, Jakarta, 1991

      Contoh Daftar Pustaka Makalah Tentang Perkembangan Teknologi

      DAFTAR PUSTAKA 

      Muh Rizal Firduas.2008. Kemajuan Teknologi dan Informasi. //www.bawean.net/2008/09/kemajuan-teknologi-dan-pengaruhnya.html. 24 Januari 2014

      Venynsia Dine Febianty.2010. Pengaruh Teknologi informasi terhadap Psikologi Manusia.http:// Pengaruh Teknologi informasi terhadap Psikologi Manusia.html. 24 Januari 2014

      Sri Rahayu. 2012. Dampak Psikologi dari Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Situs Jejaring Sosial.http// Dampak Psikologi dari Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Situs Jejaring Sosial.html. 24 Januari 2014

      Robiyanto.2009.Makalah Manfaat Teknologi Komputer Bagi Masyarakat.

      Contoh Daftar Pustaka Makalah Tentang Algoritma C.50

      DAFTAR PUSTAKA

       [1] Berry, M. J. A and G. S. Linoff, Data Mining Technique : for Marketing, Sales, and Customer Support, 2 ed., John Wiley and Sons, New York, 2004.

      [2] Han, J., M. Kamber, and J. Pei, Data Mining: Concept and Technique, 3 ed., Simon Fraser University, USA: Morgan Kaufman, 2011.

      [3] MacLennan, J., Z. Tang, and B. Crivat, Data Mining with Microsoft SQL Server 2008, John Wiley and Sons, New York, 2008.

      [4] Patil, N., R. Lathi, and V. Chitre, Customer Card Classification Based on C5.0 & CART Algorithms, International Journal of Engineering Research and Applications (IJERA) 2 (2012), 164-167.

      [5] Pandya, R and J. Pandya, C5.0 Algorithm to Improved Decision Tree with Feature Selection and Reduced Eror Pruning, International Journal of Computer Application 117 (2015), no. 16, 18-21.

      [6] Pedoman Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). http://belmawa.ristekdikti.go.id. (diakses tanggal 22 Agustus 2017)

      [7] Santosa, B, Data Mining: Teknik Pemanfaatan Data untuk Keperluan Bisnis, Grha Ilmu, Yogyakarta, 2007.

      [8] Upadhayay, A., S. Shukla, and S. Kumar, Empirical Comparison by Data Mining Classification Algorithms (C4.5 & C5.0) for Thyroid Cancer Data Set, International Journal of Computer Science & Communication Networks 3, no. 1, 64-68.

      Contoh Daftar Pustaka Makalah Tentang Inovasi Pembelajaran Matematika

      DAFTAR PUSTAKA


      Covey, S.R. ( 1997). The 7 Habits of Highly Effective People (Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif, alih bahasa oleh Budijanto). Jakarta: Binarupa Aksara.

      Covey, S. (2006). The 8th Habit. Melampaui Efektivias, Menggapai Keagungan, Wandi S.Brata dan Zein Isa (alih bahasa). Jakarta; PT Gramedia Pustaka Utama

      de Lange, J. (1987). Mathematics, Insight and Meaning. Utrecht: OW & OC.

      De Porter, B. & Hernacki, M. (2002). Quantum Learning, Membiasakan Belajar Nyaman Dan Menyenangkan, Alwiyah Abdurrahman (alih bahasa). Bandung: Penerbit Kaifa.

      Gardner, H. (2003). Multiple Intelligences. Kecerdasan Majemuk. Teori dalam Praktek, Aleksander Sindoro (penerjemah). Batam Centre: Interaksara.

      Goleman, D. (1996). Kecerdasan Emosional. Terjemahan dari Emotional Intelligence. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

      Goleman, D. (2007). Social Intelligence. Ilmu Baru tentang Hubungan Antar Manusia, Hariono S.Imam (alih bahasa). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. http://p4mri.net/new/?p=338

      Jensen, E. (2008). Brain-Based Learning. Pembelajaran Berbasis Kemampuan Otak. Cara baru dalam Pengajaran Dan Pelatihan, Narulita Yusron (alih bahasa). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

      Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning, California: Corwin Press, Inc.

      Manz, Ch.C. (2007). Emotional Dicipline. 5 Langkah Menata Emosi untuk Merasa Lebih Baik Setiap Hari, Aloysis Rudi Purwanta (alih bahasa). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

      Marpaung, Y. (2003): Pembelajaran Matematika Secara Bermakna1, pada Seminar di Karanganyar 8 Oktober 2003.

      Marpaung, Y. (2008): ”Mengembangkan Kepercayaan Diri Siswa Melalui Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI)”, pada Seminar Nasional Sehari tgl 21 Juni 2008 di Undiksha, Singaraja, Bali

      Marpaung, Y. (2011). Adaptasi PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) pada KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Makalah pada Seminar Pendidikan Matematika di USD tgl 26 Februari 2011.

      Meier, D. (2002). The Accelerated Learning Handbook. Panduan Kreatif dan Efektif Merancang Program Pendidikan dan Pelatihan, Rahmani Astuti (alih bahasa). Bandung; Penerbit Kaifa.

      Osho (2008). Emotional Learning. Belajar Efektif Mengelola Emosi. Mengubah Ketakutan , Kemarahan dan Kecemburuan menjadi Energi Kreatif, Ahmad Kahfi (alih bahasa). Yogyakarta: Pustaka Baca.

      OECD (2002). Understanding the Brain. Towards a New Learning Science. Paris: OECD.

      Stoltz, P. G. (2000). Adversity Quotient. Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. Alih bahasa: T. Hermoyo. Jakarta: Grasindo.

      Suparno, P. (1997): Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan, Yogyakarta: Kanisius

      Suparno, P. (2004). Teori Inteligensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius

      von Glaserfeld, E. (1992). Questions and Answers about Radical Constructivism. Dalam Relevant Research, Scope, Sequence, and Coordination of Secondary School Science, vol II, N. Pearsall. Washington: NSTA



      Author

      Tentang penulis: T Nurandhari

      Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

      Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

      Budidaya Tanaman: Cara Menanam Melon (Bag. 3)


        Penyiapan Lahan

        Cara menanam melon langkah pertama adalah penyiapan lahan. Penyiapan lahan untuk penanaman terlebih dahulu dibersihkan dari sisa tanaman dan sampah, kemudian dilakukan pembajakan dengan kedalaman 20 - 30 cm. Lahan dikering-anginkan selama 5 - 7 hari. Bila masih ada bongkahan tanah, haluskan dan dibiarkan selama 4 - 5 hari.

        Pembuatan bedengan dengan ukuran panjang maksimum 15 m, tinggi 30 - 50 cm, lebar 100 - 120 cm dan lebar parit 50 - 60 cm. Tinggi dan lebar parit disesuaikan dengan keadaan musim saat penanaman. Pada musim hujan, usahakan tinggi bedengan ± 50 cm, agar perakaran tanaman tidak terendam air sewaktu hujan (Rukmana, 1993).

        Tanah dikerjakan bersamaan dengan kegiatan pesemaian, agar pada saat pengolahan tanah selesai, bibit tanaman dari pesemaian dapat langsung dipindahkan ke lapang. Pekerjaan yang pertama adalah membuat bedengan, bedengan perlu lebih luas yaitu kurang lebih 2 meter. Tanah dicampur dengan kedalaman 20-30 cm. Setelah itu dibuat lubang dengan ukuran kira–kira 20x20x20 cm untuk tempat pupuk kandang. Jarak antara lubang yang satu dengan yang lain adalah 50 cm (Tjahjadi, 1989).

        Dengan tehnologi yang lebih maju sebagian besar petani menanam hortikultura menggunakan mulsa PHP ( plastik hitam perak ) walaupun bisa diusahakan dengan menutup mulsa jerami. Mulsa ini ada dua warna, hitam dibawahnya dan putih perak di atasnya. Pemasangan mulsa PHP ini dilakukan minimal 3-5 hari sebelum tanam. Didalam pemasangan mulsa sebaiknya dilakukan di siang hari, karena pada siang hari plastik lentur dan mudah pemasangannya, dan tidak usah ditarik terlalu kencang karena mulsa akan terlalu tipis dan mudah sobek, mulsa PHP dapat dipakai 2 - 3 kali periode tanam maka supaya dirawat sebaik-baiknya (Soedarya, 2010).

        Persemaian (Cara Menanam Melon dari biji)

        Cara menanam melon langkah kedanya adalah menanam melon dari biji nya. Bersamaan dengan penyiapan lahan, dilakukan penyiapan benih biji melon dan pembenihanya. Media tanam yang digunakan adalah tanah yang berasal dari sekitar rumpun bambu. Media dimasukkan ke dalam polybag berukuran 4 x 6 cm dan diletakkan dalam sungkup. Sungkup terbuat dari rangka bambu dengan lebar bawah 1 m - 1,25 m, tinggi 0,5 m - 0,6 m, bentuknya dibuat melengkung setengah lingkaran. Panjang sungkup disesuaikan dengan kebutuhan benih. Pembenihan harus berada di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Penyemaian benih biji melon dilakukan dengan terlebih dahulu merendam benih dalam air hangat dicampur fungisida berbahan aktif Propamokarb hidroklorida konsentrasi 2 ml/l atau Benomyl konsentrasi 0,5 g/l selama 4-6 jam. Kemudian benih ditiriskan, dan diletakkan di atas kertas koran basah selama 1 hari 2 malam atau 36 jam pada suhu kamar. Benih ditanam ke dalam media semai dengan kedalaman 2 cm dengan letak calon akar atau bagian benih yang runcing berada di bawah (media semai dalam keadaan basah). Setelah berumur 10 - 14 hari atau telah memiliki 2 - 3 pasang daun sempurna, benih biji dipindahkan ke lapangan. Penanaman benih dilakukan pagi atau sore hari pada bedengan yang sehari sebelumnya telah disiram air terlebih dahulu sampai basah (Rukmana, 1993).

        Cara menanam biji melon

        Benih biji melon yang sudah berkecambah harus segera dibibitkan atau disemai dalam media pembibitan. Penyemaian benih dapat menggunakan kantong plastik bening atau polybag berukuran 7x10 cm. Media semai yang digunakan berupa campuran tanah dan pupuk kandang yang sudah matang dengan perbandingan 2:1. Penanaman dilakukan dengan cara membuat lubang sedalam 2 cm, lalu benih dimasukkan ke dalam lubang, kemudian benih ditutup dengan tanah (Sobir, 2010).

        Penanaman

        Cara menanam buah melon, Bibit melon dapat dipindahkan dari persemaian ke lahan pada umur 12-14 hari setelah semai benih, yakni setelah berdaun 2-3 helai. Penanaman bibit sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, hal ini ditujukan untuk menghindarkan tanaman dari stres karena terik matahari. Sesaat sebelum tanam, media tanam dalam plastik semai disiram sampai basah agar tidak pecah/berhamburan ketika plastik dibuka.

        Budidaya Tanaman Melon

        Untuk meningkatkan keseragaman ukuran buah, bibit dipilah dan dikelompokkan berdasarkan ukuran dan kesehatannya. Dengan demikian, pertumbuhan tanaman di lapang seragam dan buahnya juga akan seragam (Sobir, 2009).

        Pemeliharaan Tanaman Melon

        a. Pemasangan lanjaran

        Khusus pada sistem tanam yang dirambatkan, seawal mungkin dilakukan pemasangan lanjaran dari bilah bambu ukuran panjang lanjaran 175 cm - 200 cm dan lebar 3-4 cm, dipasang berjajar dekat batang tanaman melon, sehingga membentuk segitiga. Antara lanjaran satu dengan lanjaran yang lain, semua lanjaran dihubungkan dengan gelagar arah mendatar (horizontal) dan diikat dengan kuat. Keterlambatan pemasangan lanjaran dapat menggangu perakaran tanaman melon (Meina, 1992).

        b. Pengairan

        Pemberian air pada tanaman melon sangat bergantung pada musim yang sedang berlangsung dan fase pertumbuhan tanaman. Pada musim hujan tidak perlu dilakukan pengairan, tetapi saluran-saluran drainase harus diperbaiki agar tidak terjadi penggenangan air hujan disekitar tanaman. Air yang tidak segera dibuang akan mengganggu sistem perakaran tanaman. Sebaliknya pada musim kemarau tanaman melon perlu mendapatkan pengairan yang cukup terutama pada periode pertumbuhan (Samadi, 2010).

        c. Penyulaman

        Sejak bibit berumur lima hari setelah tanam, pertumbuhan bibit harus selalu dipantau. Apabila ditemukan bibit yang mati atau lamban pertumbuhannya, maka harus segera diganti dengan bibit yang baru dan pertumbuhanya bagus. Umur bibit melon yang digunakan sebagai bibit sulaman sebaiknya sama dengan umur bibit yang lainnya, sehingga pertumbuhannya akan seragam. Untuk kepentingan tersebut maka pada saat pembibitan, harus disediakan bibit sebagai cadangan sebanyak ±10% dari total kebutuhan bibit. Kegiatan penyulaman sebaiknya dilakukan pada sore hari agar tanaman tidak mengalami stres karena panas matahari. Pada saat bibit sulaman ditanam, akar-akar belum mampu secara langsung berfungsi sempurna, terutama dalam menyerap air, sehingga bila terkena panas matahari akan mudah kehilangan air dan tanaman menjadi layu (Rukmana, 1993).

        d. Sanitasi

        Pengendalian gulma dilakukan pada saat gulma mulai tumbuh. Gulma yang tumbuh di sepanjang parit di luar lubang tanam dibersihkan dengan sabit, cangkul atau secara manual (tangan) minimal seminggu sekali. Pembersihan gulma pada lubang tanam dilakukan secara intensif minimal 3 hari sekali (Sobir, 2010).

        e. Pemupukan Buah Melon

        Pemupukan bertujuan untuk menyediakan hara-hara yang dibutuhkan tanaman bagi pertumbuhan tanaman dan produksi buah yang berkualitas tinggi, yang tidak dapat disediakan oleh tanah pada lokasi penanaman. Mengacu pada hal tersebut maka dosis tepat pupuk tergantung pada tingkat kesuburan tanah. Pupuk utama yang harus disediakan adalah pupuk Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) (Isnaini, 2007).

        f. Pemangkasan

        Pemangkasan dilakukan untuk membuang calon tunas (cabang) yang merugikan, terutama tunas yang muncul di ketiak daun, untuk mendapatkan pertumbuhan vegetatif yang maksimum sehingga pertumbuahan tanaman optimum. Pemangkasan cabang dilakukan dari ruas pertama sampai dengan ruas ke 8 dan di atas ruas ke 11 dengan menyisakan satu helai daun. Cabang pada ruas ke 9-11 tidak perlu dipangkas karena akan dijadikan sebagai tempat munculnya calon buah yang akan dibesarkan (Sobir, 2010).

        g. Persilangan

        Penyerbukan dapat dilakukan secara alami dan secara buatan. Penyerbukan buatan pada tanaman melon dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

        • Menyiapkan bunga jantan melon pada satu wadah yang diambil dari bunga pada tanaman itu sendiri atau tanaman lain dalam satu area pertanaman
        • Menyapukan serbuk sari bunga jantan pada kepala putik bunga betina dengan menggunakan kuas dengan gerakan memutar secara merata. Penyerbukan bunga betina dilakukan sebanyak-banyaknya 4 bunga, pada ruas ke 9-11 sehingga dalam satu tanaman terdapat 4 calon buah melon.
        • Menyerbuki mahkota bunga betina dengan cara menjepit dengan kertas alumunium foil.
        • Keberhasilan penyerbukan akan terlihat pada keesokan harinya.
          Penyerbukan dianggap berhasil jika mahkota bunga layu dan bakal buah semakin membesar. Bakal buah yang berwarna hitam legam dan rontok menandakan penyerbukan gagal sehingga harus diulang pada bunga betina pada ruas di atasnya (Sobir, 2010).

        h. Hama dan Penyakit

        Untuk mencegah penyebaran patogen/hama pada tanaman melon, perlu dilakukan pemantauan setiap hari. Pengenalan gejala serangan harus dikuasai oleh petani. Hal ini untuk mencegah perluasan serangan patogen/hama ke seluruh area pertanaman. Adapun jenis-jenis patogen yang biasanya menyerang tanaman melon adalah Fusarium, Pseudoperonospora, Erysiphe, bakteri virus, nematoda serta beberapa cendawan tanah penyebab busuk akar seperti Pythium, Phytophthora, Sclerotium dan Sclerotinia serta Verticillium. Sedangkan hama yang dapat menyerang tanaman melon adalah kutu daun Aphis, kumbang mentimun, ulat pemakan daun, ulat perusak buah, lalat buah Dacus, tungau serta trips (Tjahjadi, 1989).
        Author

        Tentang penulis: T Nurandhari

        Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

        Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

        Budidaya Melon: Taksonomi, Botani, Syarat Tumbuh (Bag.2)

        Taksonomi dan Botani

        1. Secara Umum

        Melon merupakan tanaman yang tumbuh menjalar atau merambat, berbulu, bersifat semusim (annual) dan juga merupakan tanaman semak. Melon merupakan tanaman yang memiliki tipe bunga monoecious (bunga jantan dan bunga betina dalam satu tanaman) dan andromonoecious (pada satu tanaman dihasilkan bunga jantan dengan serbuk sari dan bunga sempurna). Bunga jantan terbentuk dalam kelompok yang keluar hampir pada setiap ketiak daun sedangkan bunga betina dan hermaprodit tumbuh tunggal dengan tangkai yang gemuk pendek, bakal buah terletak di bawah mahkota bunga tumbuh pada ketiak daun yang berbeda (Rukmana 1993). Tanaman melon termasuk dalam kelas tanaman biji berkeping dua.


        Klasifikasi tanaman melon adalah sebagai berikut :
        • Kingdom : Plantae
        • Subkingdom : Tracheobionta
        • Superdivisio : Spermatophyta
        • Divisio : Magnoliophyta/Spermatophyta
        • Subdivisi : Angiospermae
        • Kelas : Magnoliopsida/Dicotyledoneae
        • Subkelas : Dilleniidae
        • Ordo : Violales
        • Familia : Cucurbitaceae
        • Genus : Cucumis
        • Spesies : Cucumis melo L.
        (Soedarya, 2010)

        2. Akar

        Tanaman melon memiliki akar tunggang dan akar cabang yang menyebar pada kedalaman lapisan tanah antara 30 – 50 cm. Akar–akar cabang dan rambut–rambut akar banyak terdapat di permukaan tanah, semakin ke dalam akar–akar tersebut semakin berkurang. Tanaman melon membentuk ujung akar yang menembus ke dalam tanah sedalam 45-90 cm. Akar horizontal cepat berkembang di dalam tanah, menyebar dengan kedalaman 20-30 cm (Tjahjadi, 1989).

        Taksonomi, Botani, Syarat Tumbuh melon

        3. Batang

        Batang tanaman melon bisa mencapai ketinggian (panjang) antara 1,5-3,0 meter, berbentuk segi lima, lunak, berbuku-buku, membelit, beralur, kasar, berwarna hijau. Batang melon mempunyai alat pemegang yang disebut pilin. Batang ini digunakan sebagai tempat memanjat tanaman (Soedarya, 2010).

        4. Daun

        Daun melon (Cucumis melo L) berbentuk hampir bulat, tunggal dan tersebar sudutnya lima, mempunyai jumlah lekukan sebanyak 3-7 lekukan dan memiliki diameter antara 5-8 cm. Daun melon berwarna hijau, lebar bercangap atau berlekuk, menjari agak pendek dan letak antara satu daun dengan daun lainya berselang seling. Permukaan daun kasar, ada jenis melon yang tepi daunnya bergelombang dan tidak bercangap. Panjang pangkal berkisar 5-10 cm dengan lebar 3-8 cm (Soedarya, 2010).

        5. Bunga

        Bunga tanaman melon tumbuh dari ketiak-ketiak daun dan berbentuk lonceng, berwarna kuning. Pembentukan buah melalui penyerbukan sendiri tidak terjadi pada tanaman melon meskipun memiliki bunga sempurna dengan putik dan benang sari. Akan tetapi, terjadi melalui penyerbukan silang antara bunga jantan dan bunga sempurna dari tanaman yang sama atau antar tanaman. Bunga jantan tanaman melon berkelompok 3-5 buah, terdapat pada semua ketiak daun, kecuali pada ketiak daun yang ditempati oleh bunga betina. Jumlah bunga jantan relative lebih banyak dari pada bunga betina. Bunga jantan memiliki tangkai yang tipis dan panjang, akan rontok dalam 1-2 hari setelah mekar. Penyerbukan bunga dilakukan dengan bantuan angin, serangga dan manusia (Tjahjadi, 1989).

        6. Buah

        Buah melon memiliki bentuk, warna kulit, warna daging buah, berat dan bobotnya sangat bervariasi. Buah melon ada yang berbentuk bulat, bulat oval sampai lonjong atau silindris. Warna kulit buah antara putih susu, putih krem, hijau krem, hijau kekuning-kuningan, hijau muda, kuning, kuning muda, kuning jingga sampai kombinasi dari warna-warni tersebut. Daging buah melon berwarna jingga tua hingga muda, merah muda, kuning, hijau, putih, putih susu hingga putih kehijauan. Buah yang sudah mencapai tahap masak mengalami perubahan warna, menghasilkan aroma harum, dan buah terasa lebih lunak. Berdasarkan penampilan kulit buah, melon memiliki dua tipe buah yaitu Netted melon dan Winter melon.
        1. Netted melon memiliki ciri-ciri permukaan luar kasar, kulit buah keras, membentuk garis-garis seperti jala (jaring), berurat dan umumnya kurang tahan lama disimpan.
        2. Sedangkan tipe Winter melon memiliki ciri-ciri permukaan luar yang halus, tidak membentuk garis-garis seperti jala (jaring) pada kulitnya, dan umumnya tahan lama disimpan (Rukmana, 1993).

        7. Kandungan gizi

        Kandungan gizi tiap 100 gr buah melon dari bagian yang dapat dimakan menurut Gillivray, 1961 adalah :

        Jenis Zat Gizi Jumlah
        Energi 23 kalori
        Protein 0,6 gram
        Kalsium 17 miligram
        Vitamin A 2400 IU
        Vitamin C 30 miligram
        Thiamin 0,045 miligram
        Ribloflavin 0,065 miligram
        Niacin 1,0 miligram
        Karbohidrat 6,0 miligram
        Besi 0,4 miligram
        Nicotinamida 0,5 miligram
        Air 93,0 miligram
        Serat 0,4 gram

        Syarat Tumbuh

        1. Iklim

        Melon dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di daerah sub tropis dan tropis. Tanaman melon dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 300-1.000 meter di atas permukaan laut. Tetapi juga mulai dikembangkan pada dataran rendah yaitu memiliki ketinggian kurang dari 300 meter di atas permukaan laut. Mengenai iklim, tanaman melon membutuhkan tempat yang mendapatkan sinar matahari penuh sekitar 10-12 jam/hari, suhu udaranya hangat dan kelembapan udaranya relatif rendah. Selama perkecambahan idealnya pada suhu 28o-30oC, sedangkan pada periode pertumbuhan kisaran suhu yang ideal 25o-30oC tanaman ini masih toleran di daerah yang kelembaban udaranya antara 70%-80%, tetapi bila suhu udara kurang dari 18oC pertumbuhan tidak dapat berkembang dengan baik. Pada periode pematangan buah diperlukan suhu 26oC di siang hari dan 16oC di malam harinya. Penanaman melon pada umumnya dilakukan pada awal musim kemarau (Rukmana, 1993).

        2. Kesuburan Tanah

        Tanah yang baik untuk tanaman melon adalah tanah liat berpasir yang memiliki lapisan bunga tanah yang tebal, serta banyak mengandung bahan organik untuk memudahkan akar tanaman berkembang. Tanaman melon tidak menyukai tanah yang terlalu basah, yang ber pH tanah 5,8-7,2. Tanaman melon lebih peka terhadap air tanah yang menggenang atau kondisi aerasi tanah kurang baik daripada tanaman semangka. Di tempat yang kelembaban udaranya rendah atau kering dan ternaungi, tanaman melon sulit untuk berbunga. Tanaman ini lebih cepat tumbuh di daerah terbuka tetapi sinar matahari tidak terlalu terik, yaitu cukup dengan penyinaran 70% (Soedarya, 2010).

        Author

        Tentang penulis: T Nurandhari

        Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

        Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

        Budidaya : Sejarah, Deskripsi dan Klasifikasi Melon (Bag. 1)

        Sekilas Tentang Melon

        Melon (Cucumis melo L.) termasuk famili Cucurbitaceae atau keluarga labu-labuan dan merupakan salah satu buah yang sangat digemari oleh masyarakat sehingga buah tersebut semakin populer di dunia. Namun, buah ini memiliki resiko tinggi dalam kegagalan panen oleh karena itu sangat memerlukan penanganan intensif dalam budidayanya. Sejarah Melon pertama kali masuk ke Indonesia dan mulai dibudidayakan pada tahun 1970 dan menjadi buah bergengsi tinggi dengan harga yang sangat mahal, sehingga hanya kalangan atas yang dapat mengkonsumsinya. Namun, saat ini buah tersebut sudah dapat dinikmati oleh semua kalangan dengan harga terjangkau.


          Melon merupakan buah-buahan yang kini berkembang sebagai komoditas agribisnis. Buah melon mempunyai nilai ekonomis dan prospek untuk dikembangkan. Komoditas ini cukup banyak diminati, selain rasanya enak, juga mempunyai harga yang relatif tinggi baik untuk pasar domestik maupun ekspor. (Soedarya, 2010)

          Teks deskripsi tentang melon

          Tanaman melon merupakan tanaman yang dapat tumbuh baik pada ketinggian 300–1000 meter di atas permukaan air laut. Tanaman melon lebih cepat tumbuh di dataran menengah yang suhunya agak dingin. Tanaman melon memiliki sifat yaitu merupakan tanaman menjalar dan memiliki banyak cabang, daun melon memiliki bentuk seperti daun ketimun, tetapi sudutnya tidak setajam daun ketimun. Daun tanaman melon hampir bundar, bersudut lima, mempunyai 3-7 lekukan, bergaris tengah 8-15 cm. Tanaman melon juga memiliki perakaran yang menyebar dan dangkal, serta memiliki bunga yang berbentuk seperti lonceng dan berwarna kuning. Buah melon adalah buah yang bervariasi dalam bentuk, rasa, aroma, penampilan dan penampakan yang tergantung dari varietas melon tersebut (Sobir, 2010).

          Tanaman melon dibudidayakan melalui beberapa tahapan yaitu penyemaian, perawatan tanaman, panen dan pasca panen. Perawatan tanaman melon meliputi pemupukan, pengairan, penyiangan, pemangkasan, pengendalian hama penyakit. Kadang kala dalam upaya perawatan tanaman melon, kegiatan penyerbukan buatan merupakan salah satu di antaranya. Pada kondisi cuaca yang cerah, tanaman melon pada umumnya akan berbuah dengan bantuan serangga penyerbuk, seperti lebah. Namun pada saat cuaca buruk, terutama pada saat musim penghujan serangga penyerbuk jarang muncul. Oleh karena itu, untuk mendapatkan buah yang berkualitas baik perlu dilakukan penyerbukan buatan. Penyerbukan buatan ini dilakukan pada pagi hari mulai pukul 06.30-10.00 di mana waktu tersebut bunga betina sedang mengalami tahap mekar sempurna. Pemeliharaan tanaman melon ini bertujuan agar tanaman dapat tumbuh baik sesuai dengan yang diharapkan. Buah melon dapat dipanen berdasarkan kenampakan fisiknya dan juga berdasarkan umurnya yaitu sekitar umur 75-120 hari setelah tanam. Setelah dilakukan proses pemanenan maka selanjutnya adalah proses pasca panen yang meliputi penyimpanan, pengangkutan, pengolahan benih hingga pengemasan produk dari tanaman melon tersebut.

          Budidaya Tanaman Melon

          Melon merupakan tanaman yang tumbuh menjalar atau merambat, berbulu, bersifat semusim (annual) dan juga merupakan tanaman semak. Melon merupakan tanaman yang memiliki tipe bunga monoecious (bunga jantan dan bunga betina dalam satu tanaman) dan andromonoecious (pada satu tanaman dihasilkan bunga jantan dengan serbuk sari dan bunga sempurna). Bunga jantan terbentuk dalam kelompok yang keluar hampir pada setiap ketiak daun sedangkan bunga betina dan hermaprodit tumbuh tunggal dengan tangkai yang gemuk pendek, bakal buah terletak di bawah mahkota bunga tumbuh pada ketiak daun yang berbeda (Rukmana 1993).

          Tanaman melon termasuk dalam kelas tanaman biji berkeping dua.

          Klasifikasi tanaman melon

          Klasifikasi tanaman melon adalah sebagai berikut :
          Kingdom : Plantae
          Subkingdom : Tracheobionta
          Superdivisio : Spermatophyta
          Divisio : Magnoliophyta/Spermatophyta
          Subdivisi : Angiospermae
          Kelas : Magnoliopsida/Dicotyledoneae
          Subkelas : Dilleniidae
          Ordo : Violales
          Familia : Cucurbitaceae
          Genus : Cucumis
          Spesies : Cucumis melo L.
          (Soedarya, 2010)

          Referensi :

          Wawan Ardi Wahyono, 2011, BUDIDAYA MELON (Cucumis melo L) UNTUK PRODUKSI BENIH....

          Author

          Tentang penulis: T Nurandhari

          Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

          Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

          SISTEMATIKA: Sebuah Contoh Laporan PKL SMK TKJ

          Pendahuluan

          Program PKL Praktek Kerja Lapangan atau Prakerin praktek kerja industri disusun antara pihak sekolah dan masyarakat ddalam hal ini sebagai Institusi Pasangan (Industri) dalam rangka memenuhi kebutuhan peserta didik sebagai wahana bagi dunia kerja Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) untuk berkontribusi dalam upaya pengembangan SDM (sumber daya manusia) melalui pendidikan di SMK.



            Berdasar Permendikbud No 60 tahun 2014 lampiran 1 a. III. B (point i sampai dengan l).

            1. Praktik Kerja Lapangan (PKL) dapat dilaksanakan menggunakan sistem blok selama setengah semester (sekitar 3 bulan), dapat pula dengan cara masuk 3 hari dalam seminggu, setiap hari 8 jam selama 1 semester.
            2. Pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran kelompok A dan B dapat dilakukan di satuan pendidikan dan/atau industri (terintegrasi dengan PRAKERIN) dengan Portofolio sebagai instrumen utama penilaian.
            3. SMK/MAK menyelenggarakan program Pendidikan Sistem Ganda (PSG) bersama dengan institusi pasangan, yang memadukan secara sistematis dan sistemik program pendidikan di sekolah dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui bekerja langsung di institusi pasangan, terarah untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional tertentu.
            4. Khusus untuk Madrasah Aliyah Kejuruan struktur kurikulum dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan yang diatur oleh Kementerian Agama.

            Tujuan Praktik Kerja Lapangan


            Tujuan Praktik Kerja Lapangan (PKL) antara lain sebagai berikut.

            1. Mengaktualisasikan model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) antara SMK dan Institusi Pasangan (DU/DI) yang memadukan secara sistematis dan sistemik program pendidikan di sekolah (SMK) dan program latihan penguasaan keahlian di dunia kerja (DU/DI).
            2. Membagi topik-topik pembelajaran dari Kompetensi Dasar yang dapat dilaksanakan di sekolah (SMK) dan yang dapat dilaksanakan di Institusi Pasangan (DU/DI) sesuai dengan sumber daya yang tersedia di masing-masing pihak.
            3. Memberikan pengalaman kerja langsung (real) kepada peserta didik dalam rangka menanamkan (internalize) iklim kerja positif yang berorientasi pada peduli mutu proses dan hasil kerja.
            4. Menanamkan etos kerja yang tinggi bagi peserta didik untuk memasuki dunia kerja dalam menghadapi tuntutan pasar kerja global.
            Contoh Laporan PKL

            Laporan PKL

            Pelaporan hasil Praktik Kerja Lapangan disusun oleh peserta didik di bawah pembinaan pembimbing Industri atau Institusi Pasangan. Pembuatan laporan dilakukan dengan cara mengompilasi catatan-catatan pengalaman belajar dari seluruh pekerjaan dan kegiatan pembelajaran di Institusi Pasangan atau Industri yang berasal dari jurnal kegiatan laporan PKL. Hasil kompilasi tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk laporan pakl. Sistematika contoh laporan PKL sekurang-kurangnya memuat sebagai berikut:

            1. Halaman Judul
            Halaman judul memuat (1) Laporan Praktik Kerja Lapangan (2) Judul Laporan (3),Nama Sekolah (4),Tahun Pelajaran (5),Logo Sekolah (6) Maksud Penyusunan, (7) Identitas Penyusun (Nama, NIS, dan Kompetensi Keahlian) bagian bawah (8) Yayasan Sekolah, (9) Nama Sekolah dan (10) Alamat Sekolah menggunakan huruf kapital, kecuali maksud penyusunan dan alamat sekolah menggunakan huruf kecil

            2. Halaman Pengesahan
            Halaman ini berisi keterangan tentang hari dan tanggal ujian, persetujuan panitia ujian (ketua, sekretaris, para penguji) dan pengesahan oleh Kepala Sekolah.

            3. Daftar Isi
            Daftar isi merupakan penyajian sistematika laporan hasil Praktik Kerja Lapangan secara keseluruhan, mulai dari bagian awal/ pembuka, bagian isi/ inti, sampai dengan bagian akhir/ penutup termasuk lampiran-lampirannya. Judul dan Sub Judul yang ditulis dalam daftar isi harus langsung ditunjukkan nomor halamannya

            4. Daftar Gambar (jika ada)
            Daftar tabel berisi nomor urut gambar yang terdapat dalam laporan

            5. Daftar Lampiran
            Daftar tabel berisi nomor urut lampiran yang terdapat dalam laporan

            BAB I.    PENDAHULUAN
            A.    Latar Belakang
            B.    Ruang Lingkup
            C.    Tujuan Praktik Kerja Lapangan
            D.    Manfaat Praktik Kerja Lapangan
            E.    Sistematika Penulisan

            BAB II.    PROSES DAN HASIL BELAJAR DI INDUSTRI/DU-DI
            A.    Gambaran Umum Perusahaan/ Industri atau Instansi
            B.    Struktur Organisasi
            C.    Sejarah Perusahaan/ Industri atau Instansi
            C.    Tabel Kegiatan Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan
            D.    Uraian Kegiatan Praktik Kerja Lapangan
            A.    Permasalahan
            B.    Usulan Pemecahan Masalah


            BAB III.    PENUTUP
            A.    Kesimpulan
            B.    Saran

            Kemudian Laporan hasil kegiatan PKL di Institusi Pasangan atau Industri digunakan sebagai bahan penilaian peserta didik.

            Contoh Laporan PKL

            Dibawah ini adalah contoh laporan pkl smk pada Bab 1 KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN:

            BAB 1
            PENDAHULUAN

            A. Latar belakang

            sesuai dengan hasil pangamatan dan penelitian direktorat pendidikan menengah kejuruan, pola penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan tenaga yang profesional. Karena keahlian profesional seseorang itu tidak hanya dinilai dari pengetahuan saja, namun juga kemapuan kerja bekerja yang baik. Mata diklat praktik kejuruan yang disajikan di sekolah biarpun menggunakan peralatan yang lengkap dan modern, pada dasarnya hanya mampu menyajikan proses dan simulasi, karena bukan situasi yang sesungguhnya, oleh karena itu sulit diharapkan untuk mampu memberikan keahlian sebagaimana yang diharapkan.

            Penentu kadar keahlian profesional seseorang, hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri. Karena itulah tumbuh suatu aturan keahlian profesional berdasarkan jumlah pengalaman kerja. Ada dua pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja yang secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan.Dengan demikian kedua belah pihak seharusnya terlibat dan bertanggung jawab mulai dari tahap perencanaan program, tahap penyelenggaraan, sampai penilaian dan penentuan kelulusan siswa.

            Dibawah ini adalah contoh laporan pkl smk pada Bab 2 tentang Dasar pelaksaan praktik kerja industri KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN:

            B. Dasar pelaksaan praktik kerja industri

            Dikmenjur menetapkan strategi operasional yang berdasarkan pada kebijakan "link and match" (kesesuaian dan kesepadanan) departemen pendidikan dan kebudayaan dalam model penyelenggaraan pendidikan sistem ganda.

            Pelaksanaanya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam UU. No. 2 Tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional PP No. 20 tahun 1990 tentang sistem pendidikan menengah, PP No. 39 1992 tentang peran serta masyarakat dalam pendidikan nasional, kepmendikbud No. 080/U/1992 tentang sekolah menengah kejuruan dan kepmendikbud No. 080/U/1993 tentang kurukulum SMK.

            Dibawah ini adalah contoh laporan pkl smk pada Bab 2 tentang Tujuan PKL KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN:

            C. Tujuan praktik kerja industri

            praktik kerja industri adalah praktik keahlian produktif yang dilaksanakan di industri, berbentuk kegiatan mengerjakan produksi atau jasa di industri atau perusahaan. Pelaksanaan praktik kerja industri merupakan salah satu upaya mencapai tujuan penyelenggaraan PSG dan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa di bidang teknologi, penyesuaian diri dengan situasi yang sebenarnya, mengupulkan informasi dan menulis laporan yang berkaitan langsung dengan tujuan khusus.

            Setelah siswa melaksanakan program prakerin secara khusus siswa diharapkan memperoleh pengalaman yang mencakup tinjauan tentang perusahaan dan kegiatan praktik yang berhubungan langsung dengan teknologi. Serta mempersiapkan siswa untuk belajar bekerja mandiri, bekerja dalam satu tim dan mengembangkan potensi dan keahlian sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

            Penyelenggaraan pkl pada SMK bertujuan untuk :
            1. Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, ketermpilan, etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan pekerjaan.
            2. Memperkokoh link and match antar SMK dan dunia kerja
            3. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan kerja berkualitas
            4. Memberi pengakuan dan penghargaan tehadap pengalaman kerja sebagai baigan dari proses pendidikan

            Dibawah ini adalah contoh laporan pkl smk pada Bab 2 KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN:

            BAB II
            IDENTITAS DU/DI

            1. Nama DU/DI : STMIK Sinar Nusantara
            2. Alamat : JL. KH. Samanhudi 84-86,surakarta
            3. Nomor telepon : 0271-716500
            4. Nama pimpinan : Kumaratih Sandradewi, S.P, M.kom
            5. Nama pembimbing : Bebas Widada,S.Si,M.Kom

            Dibawah ini adalah contoh laporan pkl smk pada Bab 2 tentang Sejarah singkat tempat pkl KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN:


            Sejarah Singkat Kampus
            Yayasan Sinar Nusantara didirikan atas kesadaran akan pentingnyapendidikan, khususnya pendidikan tinggi dalam mengisi kemerdekaan kita. Hal ini sesuai dengan apa yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945, BAB XIII pendidikan.Dinyatakan dengan jelas pada pasal (1), bahwa tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran. Sebagai persyaratan hukum dalam mengelola suatu pendidikan tinggi, maka Yayasan Sinar Nusantara didirikan berdasarkan akte Notaris Ida Sofia, No.13 pada tanggal 28 April 1993 di Surakarta.

            Sejarah Singkat STMIK Sinar Nusantara

            Dengan meningkatnya kebutuhan akan pendidikan tinggi dari masyarakat sehingga daya tampung perguruan tinggi negeri tidak mencukupi, maka sadar akan tanggung jawabnya membantu pemerintah pada tanggal 11 September 1993, didirikan AMIK Sinar Nusantara dengan status terdaftar SK. MENDIKBUD No. 114/D/O/1993 tanggal 11 September 1993. Pada tanggal 23 Februari 2000 dengan SK No. 32/DIKTI/Kep/2000 Program Studi Manajemen Informatika D III mendapatkan status Diakui. Kemudian berdasarkan SK DIKTI No. 82/DIKTI/Kep/2000 tanggal 14 April 2000 dibuka program studi Komputerisasi Akuntasi dan Teknik Informatika Program Diploma III. Selanjutnya berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 173/D/O/2001 tangggal 30 Agustus 2001 dilakukan perubahan bentuk AMIK menjadi STMIK dengan penambahan 2 program studi yaitu Teknik Informatika dan Sistem Informasi Jenjang Strata satu (S1). Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Sinar Nusantara siap melaksanakan tugasnya untuk menghasilkan tenaga ilmuwan dan tenaga profesional yang kreatif, inovatif dengan tingkat kemampuan yang tinggi seperti sekolah lainnya, dan mampu menjawab tantangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang makin berkembang. Tantangan itu perlu mendapat respon dari lembaga ini secara terprogram, bukan saja untuk masa kin tetapi juga untuk kurun waktu yang akan datang. Untuk itulah STMIK Sinar Nusantara harus merasa terpanggil untuk menterjemahkan TRI DARMA Perguruan Tinggi ke dalam program yang terarah sesuai yang dibutuhkan jamannya.

            Dibawah ini adalah contoh laporan pkl smk pada Bab 3 KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN:

            BAB III
            HASIL PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

            A. Waktu pelaksanaan
            Lama praktek :2 bulan
            Dimulai tanggal :23 Desember 2013
            Berakhir tanggal :23 Februari 2014

            B. Tempat praktek
            Nama DU/DI :STMIK sinar nusantara
            Alamat DU/DI : JL. KH. Samanhudi 84-86,surakarta
            Nama pimpinan :Kumaratih Sandradewi, S.P, M.kom

            C. Pembimbing
            Nama pembimbing dari sekolah :Sutono S.Pd. T
            Nama pembimbing dari DU/DI :Bapak bebas widodo, S.Si,M.Kom
            dalam pelaksanaan prakerin ini bimbingan diperoleh dari dua pihak yaitu:

            1. Dari sekolah
            Pada saat prakerin berlangsung tentu saja kami diawasi oleh pembimbing dari DU/DI,tapi dari sekolah juga ada pembimbingnya.pembimbing kami yangdari sekolah namanya pak Ali.pembimbing dari sekolah hampir setiap minggu datang untuk melihat kinerja kami, kadang datang saat kami sedang santai,ataupun saat bekerja. Namun dengan itu kami senang karena kami merasa diperhatikan.

            2. Dari DU/DI
            Pembimbing dari DU/DI juga sangat membantu kami, dan sering mengajari kami tentang sesuatu yang berhubungan dengan komputer,baik hardware maupun software. Jujur kami merasa senang karenan kami dididik secara baik dan pembimbing dari DU/DI orangnya juga asyik dan sangat mengerti kami serta kami diajar dengan baik dan disiplin.

            Dibawah ini adalah contoh laporan pkl smk pada Bab 2 tentang DESKRIPSI KEGIATAN PRAKERIN KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN:

            D. DESKRIPSI KEGIATAN PRAKERIN
            puji syukur kita curahkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kami, hingga kami dapat menyelesaikan laporan ini. Pada pelaksanaan praktek kerja industri yang dikerjakan selama 2 bulan ada berbagai jenis pekerjaan. Kurang lebihnya riciannya adalah sebagai berikut :

            1. Memanajemen lab
            dalam memanajemen lab , ini kami lakukan setiap ganti jam pelajaran,untuk bertujuan mengetahui apakah ada barang yang ketinggalan atau tidak,mengecek pc (yang mati di hidupkan) dan membersihkan lab tersebut jika ada sampah(tisu,kertas bungkus permen atau sebagainya)

            2. Maintance pc
            Salah satu contoh yang paling sering terjadi kerusakan adalah pada ram yang kotor sehingga tidak mau mendisplay, langkah untuk memperbaikinya:
            • pertama- tama cabut kabel power ,vga,dsb,ingat harus kabel powernya dulu
            • Lalu buka tutup cpu,ambil ramnya
            • kemudian bersihkan dengan setip, karet penghapus,atau kuas
            • setelah itu pasang kembali ramnya.perhatikan saat memasang ramnya, jangan langsung dikunci,tapi cara yang lebih baik ram tersebut,ditekan ujung satu dan ujung yang satunya lagi dengan jari telunjuk dan ibu jari.
            • Tekan dengan kuat dan hati-hati hingga berbunyi klik.
            3. Instalasi bodhi linux
            Proses installasi bodhi linux sangat mudah yaitu sebagai berikut:
            • Pada kotak diaolog pertama saat memulai installasi, klik install Bodhi, Kemudian memilih opsi partisi, dan klik install.
            • dst.
            .....
            Author

            Tentang penulis: T Nurandhari

            Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

            Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

            Akuntansi Keuangan Laporan Keuangan, Laba Rugi

            Pengertian Akuntansi

            Benarkah pendapat bahwa dewasa ini peranan akuntansi sebagai alat pembantu dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dan keuangan semakin disadari oleh para wirausahawan?. Benar, karena alat yang digunakan perusahaan untuk menghasilkan informasi keuangan perusahaan adalah akuntansi. Sebagai suatu sistem informasi, akuntansi melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data keuangan perusahaan serta menyajikannnya dalam bentuk laporan keuangan.

            Dan Apakah peranan akuntansi dalam membantu melancarkan tugas manajemen sangat menonjol, khususnya dalam melaksanakan fungsi perencanaan dan pengawasan?. Ya, Menurut Niswonger dan Fess dalam Lestari (1999), akuntansi disebut sebagai bahasa perusahaan. Semakin kita kuasai bahasa ini, akan semakin baik pula kita menangani berbagai aspek keuangan dalam kehidupan ini. Percepatan dari perubahan masyarakat akan mempengaruhi tingkat kompleksitas bahasa ini.


              Apa yang dimaksud akuntansi?, pengertian akuntansi dapat dirumuskan dari dua sudut pandang, yaitu:
              1. pengertian akuntansi dari sudut pemakai, yaitu suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan sutau organisasi,
              2. pengertian akuntansi dari sudut proses kegiatan, yaitu proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi (H. Jusup, 1997).

              Pengertian akuntansi menurut A Statement of Basic Accounting Theory (ASOBAT) menyatakan bahwa akuntansi merupakan proses mengidentifikasikan, mengukur, dan menyampaikan informasi ekonomi sebagai bahan informasi dalam hal mempertimbangkan berbagai alternatif dalam mengambil kesimpulan oleh para pemakainya (S. Harahap, 2001).

              Tahukah anda? bahwa akuntansi merupakan suatu proses yang menghasilkan apa yang disebut dengan laporan keuangan. Informasi akuntansi harus disusun dan dilaporkan secara objektif agar dapat bermanfaat bagi para pemakainya. Oleh karena itu akuntansi keuangan harus didasarkan pada standar atau pedoman tertentu yang telah teruji dan dapat diterima. Standar-standar ini dikenal dengan nama prinsip-prinsip akuntansi yang berterima umum. Prinsip-prinsip akuntansi lebih merupakan suatu pedoman bertindak dan bisa berubah dari waktu ke waktu. Suatu prinsip bisa saja dihapuskan dan diganti dengan yang baru untuk menyesuaikan dengan perkembangan perekonomian atau praktik-praktik yang berlaku (Haryono,2001:15).

              Apakah perusahaan kecil juga membutuhkan akuntansi? Secara umum kelemahan dari perusahaan kecil adalah bahwa tanggung jawab pemilik tidak terbatas. Disini seluruh harta milik pribadi menjadi jaminan terhadap hutang perusahaan. Selain itu, sumber keuangan juga hanya terbatas pada kemampuan pemilik saja dan sulitnya mempeoleh pinjaman dengan syarat yang lunak ( Sumarni dan Soeprihanto, 1995 ).

              Disinilah peranan akuntansi sangat dibutuhkan. Sebab dengan sistem informasi yang handal yang diwujudkan dalam bentuk laporan keuangan akan sangat membantu dalam proses pengambilan keputusan ekonomi dan keuangan sehingga tidak terjadi kesalahan pengambilan keputusan yang mengakibatkan kerugian. Selain itu, dengan adanya laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip berterima umum akan lebih meyakinkan kreditur untuk mengucurkan dananya.

              Prinsip Akuntansi

              Pada dasarnya prinsip-prinsip akuntansi yang lazim dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
              1. prinsip harga pertukaran atau harga historis (Cost Principle),
              2. prinsip realisasi pendapatan (Revenue Realization Principle),
              3. prinsip mempertemukan pendapatan dan biaya-biaya (Matching Principle),
              4. prinsip pengungkapan penuh/pelaporan (Full disclosure/Financial Reporting Principle).

              Pengertian akuntansi keuangan

              Akuntansi merupakan proses mengidentifikasikan, mengukur, dan menyampaikan informasi ekonomi sebagai bahan informasi dalam hal mempertimbangkan berbagai alternatif dalam mengambil kesimpulan oleh para pemakainya.

              Pengertian akuntansi keuangan menurut Ainun Na'im dalam Murtiati (2003) akuntansi keuangan adalah akuntansi yang mengolah data-data keuangan perusahaan menjadi informasi keuangan untuk disajikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan secara umum dalam bentuk laporan keuangan.

              Pengertian akuntansi keuangan menurut Harnanto (1986:6) akuntansi keuangan adalah bidang akuntansi yang aktivitas atau kegiatannya berorientasi pada penyediaan informasi kepada pihak ekstern dari suatu organisasi atau perusahaan. Informasi yang ditujukan kepada pihak ekstern terdiri dari banyak pihak masing-masing dengan kepentingan yang berbeda, disajikan dalam bentuk ikhtiar yang bersifat umum, tetapi lengkap dan obyektif, yang lazimnya disebut laporan keuangan.

              Sebagai suatu sistem pengolahan informasi keuangan, Menurut Mulyadi (1997) akuntansi dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu:
              1. akuntansi keuangan merupakan tipe akuntansi yang mengolah informasi keuangan yang terutama untuk memenuhi keperluan manajemen puncak dan pihak luar organisasi
              2. akuntansi manajemen merupakan tipe akuntansi yang mengolah informasi keuangan yang terutama untuk memenuhi keperluan manajemen dalam melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi.
              Akuntansi merupakan suatu proses atau dapat disebut suatu siklus yang terjadi dalam suatu periode akuntansi. Proses akuntansi diawali dari pencatatan bukti transaksi dan berakhir dengan penyusunan laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan hasil akhir proses akuntansi yang menyajikan keberhasilan kegiatan operasional suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Laporan keuangan dibuat oleh manajemen sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tugas-tugas yang dibebankan pemilik perusahaan. Laporan keuangan juga dibuat sebagai laporan-laporan kepada pihak di luar perusahaan.

              Secara garis besar akuntansi keuangan mencakup tiga fungsi sebagai berikut:
              1. identifikasi dan pencatatan data,
              2. pengolahan dan analisis data,
              3. penyajian laporan keuangan kepada (para) pihak ekstern.

              Laporan keuangan

              Tujuan Laporan Keuangan

              Pada dasarnya tujuan laporan keuangan menurut PSAK No. 1 ada 2 tujuan:
              1. memberi informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan keuangan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi, 
              2. sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan pada mereka.

              Jenis Laporan Keuangan

              Pada dasarnya hasil akhir dari akuntansi keuangan sebagai suatu rangkaian kegiatan, adalah berupa tiga jenis laporan keuangan yang pokok yaitu:
              1. laporan perhitungan laba rugi, yang memberikan informasi tentang laba(rugi) yang dihasilkan oleh suatu perusahaan,
              2. neraca, adalah suatu laporan yang memberikan informasi tentang sumber-sumber ekonomi yang dimiliki oleh suatu perusahaan, dan hasil dari pihak sumber-sumber itu didapat,
              3. laporan perubahan posisi keuangan, adalah suatu laporan yang memberikan informasi tentang perubahan yang terjadi terhadap sumber-sumber ekonomi dalam suatu perusahaan selama suatu masa pembukuan.

              Komponen Laporan Keuangan

              Komponen-komponen laporan keuangan yang lengkap menurut PSAK No. 1 adalah :

              Neraca

              Neraca merupakan laporan yang menunjukkan posisi keuangan suatu badan usaha atau perusahaan pada tanggal tertentu. Penyusunan neraca harus dibuat secara sistematis, artinya bahwa dalam neraca, rekening-rekening diklasifikasikan sebagai pos-pos dan dikelompokkan menurut sub total-sub total yang berarti. Neraca disusun sedemikian rupa agar hubungan penting suatu kelompok dengan kelompok lain dapat ditunjukkan dan perhatian difokuskan pada kelompok yang paling penting.

              Terdapat tiga elemen dalam neraca yaitu aktiva, kewajiban dan ekuitas :

              1. Aktiva, merupakan sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu,dan darimana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan oleh perusahaan (SAK, 2002 : 13). Dalam sisi aktiva ini tercantum investasi yang dilakukan oleh perusahaan. Aktiva disajikan dengan klasifikasi menurut likuiditas.

              2. Kewajiban, Menurut IAI dalam SAK 2002 halaman 13 kewajiban merupakan hutang perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu. Penyelesaian kewajiban ini diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi. Kewajiban disajikan dalam neraca dengan klasifikasi berdasar urutan jatuh temponya.

              3. Ekuitas, merupakan hak residual atas aktiva perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban (SAK, 2002 :13). Penyajian modal dalam neraca disajikan dengan klasifikasi menurut sifat kekekalan. Perkiraan lawan (contra account) atas suatu pos tertentu, disajikan sebagai unsur pengurang atas pos yang bersangkutan.

              Laporan Laba Rugi

              Menurut Munandar (1979:16) pengertian laporan rugi laba (income statement) adalah suatu laporan yang disusun secara sistematis, tentang revenues (penghasilan) yang diperoleh, dan tentang expenses (beaya) yang menjadi beban tanggung perusahaan, dalam usahanya selama satu periode tertentu. Laporan rugi laba akan menunjukkan sumber-sumber dari mana penghasilan diperoleh, serta jenis-jenis beaya yang merupakan beban perusahaan selama satu periode. Biasanya jangka waktu periode usaha (operasi) tersebut adalah satu tahun, yang dimulai sejak tanggal 1 Januari dan berakhir tanggal 31 Desember. Dengan membandingkan antara revenues dengan exspenses tersebut, dapatlah diketahui berapa besar rugi atau laba perusahaan.

              Laporan laba rugi adalah laporan yang menunjukkan pendapatan-pendapatan dan biaya-biaya suatu unit usaha untuk suatu periode tertentu (Zaki Baridwan, 1997 :30). Keuntungan maupun kerugian yang dialami oleh perusahaan merupakan selisih dari pendapatan yang diterima dan biaya yang dikeluarkan perusahaan selama periode yang bersangkutan. Laporan ini sangat penting bagi perusahaan sebab kinerja perusahaan dan keberhasilan menejemen dalam menjalankan perusahaan dapat dinilai dari laporan ini. Terdapat dua bentuk laporan laba rugi yang dibuat oleh perusahaan, yaitu single step dan multiple step (Zaki Baridwan, 1997).

              Laporan laba rugi single step menyajikan informasi laba dalam dua kelompok besar, yaitu pendapatan dan beban. Laporan bentuk ini biasanya digunakan untuk menyajikan laporan laba rugi secara ringkas. Sedangkan laporan laba rugi multiple step merupakan laporan laba rugi yang menyajikan informasi pendapatan dan beban dalam beberapa tahapan perhitungan. Pendapatan dan beban dikelompokkan sedemikian rupa sehingga menunjukkan hubungan antara pendapatan dan beban yang berkaitan.

              Laporan Perubahan Ekuitas

              Laporan perubahan ekuitas merupakan laporan yang menunjukkan adanya perubahan, penambahan mapupun pengurangan dalam saldo ekuitas suatu badan usaha. Berdasarkan PSAK No. 1 laporan perubahan ekuitas menggambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode yang bersangkutan berdasarkan prinsip pengukuran yang dianut dan harus diungkapkan dalam laporan keuangan.

              Laporan Arus Kas

              Laporan arus kas merupakan laporan yang melaporkan kas yang disediakan dan digunakan oleh aktivitas, operasi, investasi dan pembelanjaan selama peride tersebut (Kieso, 2001). Laporan arus kas perusahaan dapat diketahui dari posisi keuangan pada dua titik neraca. Penyusunan laporan arus kas ini dengan membandingkan dua neraca peusahaan pada dua titik waktu, misalnya pada wal dan akhir periode.

              Catatan Atas Laporan Keuangan

              Catatan atas laporan keuangan merupakan catatan mengenai perusahaan yang belum tercantum dalam laporan keuangan maupun bersifat memberi penjelasan atas suatu kejadian. Catatan ini mengungkapkan informasi tentang dasar penyusunan laporan keuangan dan kebijakan akuntansi yang dipilih, informasi yang diwajibkan dalam PSAK tetapi tidak disajikan dalam laporan keuangan, dan informasi tambahan yang tidak disajikan dalam laporan keuangan tetapi diperlukan dalam rangka penyajian laporan keuangan secara wajar (PSAK No. 1). Kebijakan akuntansi perusahaan yang harus diungkapkan antara lain tentang metode penyusutan aktiva tetap, amortosasi, penilaian persediaan, dan sebagainya.

              Baca Juga : Siklus Akuntansi

              Author

              Tentang penulis: T Nurandhari

              Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

              Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |

              Pengertian dan Contoh Proposal Kegiatan

              Pengertian Proposal Kegiatan

              Pengertian proposal kegiatan menurut Pardosi (2013: 4):
              1. diartikan sebagai bentuk rancangan sekaligus ringkasan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar. Dalam ringkasan kegiatan tersebut terdapat pula beberapa poin penting yang mesti disampaikan.
              2. proposal kegiatan adalah suatu proyek kegiatan yang diajukan kepada pimpinan untuk mendapatkan pertimbangan persetujuan.
              3. Adalah Rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal.
              4. adalah suatu bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar.
              5. Adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal.


                Saya akan coba sedikit berikan contoh proposal kegiatan pada artikel saya kali ini, adapun contoh yang akan saya tuliskan disini adalah contoh proposal keg. kampus, contoh proposal keg. sekolah, contoh proposal keg. desa dan contoh proposal kegiatan pramuka.

                Pengertian proposal kegiatan menurut Hasnun (2004: 73)
                Proposal kegiatan adalah rencana yang disusun untuk kegiatan tertentu, dapat juga dikatakan rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja, bersifat memberitahukan yang disertai harapan, dan permohonan, maka perlu dijelaskan secara rinci dilengkapi dengan gambar, foto, jadwal kegiatan, dan hal-hal lain yang dibutuhkan. Dengan demikian, orang yang dikirimi mengetahui dan memahami kegiatan yang akan dilaksanakan.

                Proposal Kegiatan


                Pengertian proposal kegiatan menurut Susanto dalam Handoyo (2009:52)
                Proposal kegiatan merupakan entry point untuk meraih kesuksesan masa depan yang berhasil diterima oleh pihak yang berkepentingan menandakan telah terbukanya harapan untuk melakukan suatu kegiatan atau program yang telah diusulkan.

                Pengertian proposal kegiatan menurut Hariwijaya dalam Handoyo (2009:52)
                Proposal kegiatan merupakan rencana pembuatan suatu program atau kegiatan yang dananya diperoleh dari lembaga donor, baik swasta maupun negeri yang dijelaskan hal-hal yang menyakinkan pihak lembaga donor agar bersedia mengucurkan bantuan dana untuk program yang diusulkan.
                Pengertian proposal kegiatan menurut (Finoza, 1999:157)
                Proposal kegiatan adalah rencana kerja yang disusun secara sistematik dan terperinci untuk suatu kegitan yang bersifat semiformal. Proposal atau rencana kerja hampir sama fungsinya dengan kerangka karangan.

                Pengertian proposal kegiatan menurut Agam (2008:24)
                Proposal kegiatan adalah saran, usul, permintaan atau penawaran melaksanakan suatu rencana kerja kepada seseorang, lembaga, instansi, atau perusahaan, baik pemerintah maupun swasta. Dibuat dengan maksud untuk dikerjakan oleh yang mengajukan, tetapi di maksud agar target melakukan apa yang diharapkan oleh proposal tersebut.

                Berdasarkan berbagai pengertian yang dikemukakan oleh para ahli di atas, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan tentang definisi proposal kegiatan, yaitu suatu bentuk pengajuan penawaran, baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, izin, persetujuan, dan lainnya. Proposal kegiatan adalah rencana kerja yang disusun secara sistematik dan terperinci untuk suatu kegatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok, organisasi, lembaga agar tercapai tujuan.

                Contoh Proposal

                Sebelum kita memulai suatu kegiatan, tentunya, diperlukan suatu rencana kerja yang jelas. Dengan adanya itu, kita akan tahu hal-hal apa saja yang harus dikerjakan, berapa biaya yang diperlukan, dan sebagainya. Contoh proposal Keg. Berisikan segala hal yang akan berhubungan dengan suatu keg. yang akan diadakan, didalamnya umumnya akan berisi: latar belakang, tujuan, ruang lingkup masalah, dan beberapa unsur lainnya. Sebuah proposal keg. disusun untuk diajukan agar yang akan dilaksanakan disetujui. Dan berikut akan kami tuliskan beberapa contoh tentang contoh prop. kegiatan sekolah, contoh proposal keg. kampus, contoh prop. kegiatan pramuka dan contoh proposal keg. desa.

                Proposal Kegiatan

                Contoh Proposal Kegiatan sekolah penanaman seribu pohon

                Contoh Proposal Kegiatan sekolah dibawah ini bertema penanaman seribu pohon, dikarenakan sudah banyak daerah yang hanya memiliki sedikit pohon salah satunya di kecamatan sukun. Jauh dari kriteria daerah hijau. Suhu udaranya panas dan kotor.

                I. CONTOH LATAR BELAKANG
                Oksigen adalah kebutuhan utama makhluk hidup di bumi. Kebutuhan oksigen semakin lama semakin meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang pesat, sedangkan persediaan oksigen di bumi semakin sedikit karena pengubah karbondioksida menjadi oksigen, yaitu pohon semakin lama semakin sedikit. Di kota Malang sendiri, sudah banyak daerah yang hanya memiliki sedikit pohon salah satunya di kecamatan sukun. Jauh dari criteria daerah hijau. Suhu udaranya panas dan kotor. Oleh karena itu, kami selaku OSIS SMA XYZ ingin mengadakan acara "Penanaman Pohon" . Acara tersebut adalah acara menanam pohon di daerah – daerah krisis pohon di Kecamatan sukun.

                Download

                II. CONTOH TEMA
                Berani Menebang berarti berani menanam

                III. CONTOH TUJUAN
                1. Menjaga lingkungan agar tetap rindang
                2. Menjadikan lingkungan agar bebas polusi
                3. Menciptakan lingkungan hijau
                4. Menumbuhkan kepedulian warga pada lingkungan
                IV. WAKTU DAN TEMPAT
                dst
                V. DAFTAR ACARA
                dst
                VI. SUSUNAN PANITIA
                dst

                VII. ANGGARAN DANA
                dst

                VIII. PENUTUP

                Prop. ini kami buat dan kami ajukan dengan harapan pihak yang berwenang memberikan persetujuan dan turut berpatisipasi dalam acara yang akan kami laksanakan. Semoga keg. yang akan kami laksanakan berjalan lancar. Amin.

                Contoh Proposal Kegiatan Pramuka tentang perkemahan

                Pada Contoh Proposal Keg. Pramuka dibawah menggambarkan bahwa dengan kepramukaan dapat menumbuhkan mental yang positif serta mengembangkan dan meningkatkan kreatifitas bagi anggotanya agar dapat beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggungjawab.

                A. PENDAHULUAN pada contoh Proposal Kegiatan
                Keg. organisasi Kepanduan (Kepramukaan) dapat menumbuhkan mental yang positif serta mengembangkan dan meningkatkan kreatifitas bagi anggotanya agar dapat beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggungjawab.

                Download

                Usaha pencapaian hal tersebut dapat dilakukan melalui penyelenggaraan acara yang menarik, bermutu dan mengandung pendidikan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Melalui suatu bentuk keg. diharapkan anggota Pramuka dapat mengapresiasikan dan mengaktualisasikan segala bentuk pemikirannya untuk dapat melaksanakan suatu keg. yang positif di kalangan remaja.

                Untuk itu bersamaan dengan Hari Pramuka ke–50 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke–66 maka kami bermaksud memperingati hari bersejarah tersebut melalui keg. “Perkemahan Tingkat Penggalang SD dan SMP Dalam Rangka Memperingati Hari Pramuka Ke-50 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-66“. Tentunya kami mengharapkan peran serta dari semua pihak terkait untuk dapat mendukung pelaksanaan tersebut.


                B. DASAR PEMIKIRAN pada contoh Proposal Kegiatan
                1. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka Bab II pasal 4 yang berbunyi Gerakan Pramuka mendidik dan membina kaum muda Indonesia guna mengembangkan mental, moral, spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisiknya sehingga menjadi :
                • manusia berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur yang : (1) beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kuat mental, emosional, dan tinggi moral, (2) tinggi kecerdasan dan mutu keterampilannya, (3) kuat dan sehat jasmaninya,
                • warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan, baik lokal, nasional, maupun internasional.
                2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka Bab II pasal 5 berbunyi Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggungjawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik.
                3. Peringatan Hari Pramuka dan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dapat menumbuhkan jiwa patriotisme yaitu peduli terhadap bangsa, negara, sesama manusia, dan alam serta isinya.
                4. Peduli terhadap sesama dan diri sendiri.
                5. Perkemahan merupakan salah satu bentuk olahraga masyarakat yang mudah diikuti oleh siapapun sehingga dapat menumbuhkan dan memelihara komunikasi yang sehat, sportif, berprestasi serta mempunyai semangat solidaritas yang tinggi.
                6. Sebagai manifestasi untuk taat kepada Kode Kehormatan Pramuka yaitu Satya dan Darma Pramuka.

                C. MAKSUD DAN TUJUAN pada contoh proposal kegiatan
                1. Berperan aktif dalam mencintai organisasi Kepanduan (Kepramukaan).
                2. Menumbuhkan jiwa patriotisme pada diri anggota Pramuka.
                3. Menjalin persahabatan sesama anggota Pramuka.
                4. Menumbuhkan kreatifitas di bidang Kepramukaan.
                5. Menambah dan meningkatkan wawasan para anggota mengenai Kepramukaan.
                6. Mengembangkan dan membina minat dan bakat serta kemampuan anggota Pramuka.
                7. Memperkenalkan anggota terhadap lingkungan, ikut memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan alam sekitarnya.
                8. Dalam rangka menjalankan program kerja Gerakan Pramuka Sanggar Bakti SMP Negeri 3 Cisomet.
                9. Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-50 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-66.

                D. RENCANA KEGIATAN 
                1. Pentingnya melestarikan ekologi (lingkungan) oleh Polisi Hutan Kecamatan Caringin .
                2. Penyuluhan kenakalan remaja oleh Polsek Caringin/SPN Lido.
                3. Perkembangan keg. ke-Pramukaan di Indonesia umumnya dan Kwartir Ranting Caringin khususnya Oleh.
                4. Rusaknya bumi kita/Apresiasi Seni dan Budaya oleh Andri Kiswantoro, SST. (Pembina Gudep SMP Negeri )/Panitia.
                5. Mencegah lebih baik mengobati oleh Kurnia Maulana Yusuf (Pembina PMR SDN Cipopokol).
                6. Lintas alam (Outbond) dan game’s oleh Eko Sulistyo dan Ujang Anton.
                7. Bakti sosial dan lain-lain.

                E. WAKTU DAN TEMPAT
                Hari : Sabtu sampai dengan Minggu.
                Tanggal : 15 sampai dengan 16 Oktober 2019
                Pukul : 09.00 WIB sampai dengan selesai
                Tempat : Lapangan Sepak Bola Krida Neglasari

                F. PANITIA PELAKSANA
                Adapun susunan panitia terlampir .

                G. CONTOH ANGGARAN BIAYA
                Adapun rincian anggaran biaya terlampir.

                H. CONTOH HARAPAN
                Kami mengharapkan bantuan dan partisipasi dari semua pihak yang terkait untuk menunjang suksesnya keg. ini sesuai dengan harapan kita semua dan juga kami berharap semoga rencana ini dapat terlaksana dengan baik dan dengan hasil yang sebagaimana mestinya.

                I. CONTOH PENUTUP
                Demikian prop. ini kami sampaikan, mudah-mudahan dengan kerjasama dan partisipasinya akan dapat berguna dalam pelaksanaan keg. ini.

                Kami atas nama panitia penyelenggara sadar bahwa tugas ini tidaklah menjadi halangan bagi kami untuk berusaha mewujudkan dan melaksanakan keg. ini. Pada kesempatan ini kami mohon maaf apabila terdapat kekeliruan dalam penyusunan prop. ini.

                Demikian, semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Aamiin.

                Contoh Proposal Kegiatan kampus Pagelaran Seni Drama dan Tari Mahasiswa


                A. LATAR BELAKANG Contoh Proposal Kegiatan

                Dalam era global seperti sekarang ini banyak hal yang menuntut mahasiswa untuk semakin berpikir kreatif dan inovatif untuk menciptakan sebuah karya seni. Khususnya dalam bidang seni drama dan tari yang merupakan salah satu bidang dalam kesenian yang perlu mendapatkan sentuhan kreatifitas oleh para pecinta dan penikmat seni agar tercipta sebuah karya yang bernilai dan dapat dinikmati sebagai suatu karya seni yang hebat. Seni drama dan tari ini juga dijadikan mata kuliah tersendiri di jurusan-jurusan tertentu yaitu mata kuliah Pendidikan Seni Drama dan Tari khususnya di jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang.

                Download

                Di dalam mata kuliah ini menuntut calon guru Sekolah Dasar agar memiliki bekal untuk dapat mengajarkan kesenian khususnya seni drama dan tari kepada anak didiknya kelak dengan bekal yang sudah dimiliki para calon guru Sekolah Dasar tersebut selama menempuh mata kuliah Pendidikan Seni Drama dan Tari ini. Sebuah pagelaran ujian praktik, selain sebagai nilai Ujian Akhir Semester mata kuliah Pendidikan Seni Drama dan Tari juga dapat menjadi keg. alternatif yang diwujudkan dalam usaha membangkitkan motivasi mahasiswa dalam apresiasi seni serta mengembangkan bakat dan potensi mahasiswa dalam bidang seni, khusunya Seni Drama dan Tari. Semoga nantinya dapat bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan negara.

                B. NAMA KEGIATAN
                Nama keg. ini adalah "Pagelaran Seni Drama dan Tari Mahasiswa PGSD UPP Tegal 2013"

                C. TEMA KEG. pada contoh proposal kegiatan
                Tema keg. ini adalah "Tingkatkan Kreatifitasmu, Ekspresikan Aksimu, Tunjukkan Gerakmu"

                D. DASAR KEG.
                Nilai Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Pendidikan Seni Drama dan Tari.

                E. TUJUAN KEG.
                1. Melaksanakan Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Pendidikan Seni Tari dan Drama.
                2. Mengembangkan bakat, potensi, dan kreatifitas mahasiswa PGSD UPP Tegal dalam bidang seni, khususnya seni drama dan tari.
                3. Membangkitkan motivasi mahasiswa dalam apresiasi seni.
                4. Meningkatkan kerjasama seluruh mahasiswa angkatan 2011.

                F. SASARAN KEG.
                Mahasiswa angkatan 2011 PGSD UPP Tegal FIP UNNES

                G. JENIS KEG.
                Pagelaran Seni Drama dan Tari

                H. CONTOH PELAKSANAAN
                Pagelaran Seni Drama dan Tari dilaksanakan pada:
                Hari/Tanggal : Sabtu-Minggu / 19-20 Januari 2013
                Waktu : 08.00-17.00 WIB
                Tempat : Lapangan PGSD UPP Tegal

                I. CONTOH JADWAL KEG.
                Lampiran 1

                J. SUSUNAN PANITIA
                Lampiran 2

                K. ANGGARAN DANA
                Lampiran 3

                L. PENUTUP
                Demikian prop. ini kami buat, dengan harapan dapat diterima dan mendapat dukungan dari semua pihak demi kelancaran dan kesuksesan acara tersebut. Semoga keg. Pagelaran Seni Drama dan Tari ini dapat menumbuhkan kreatifitas seni para mahasiswa PGSD UPP Tegal, sekaligus meningkatkan prestasi di lingkungan fakultas khususnya dalam bidang kesenian, serta dapat mengimplementasikan peran serta aktif mahasiswa dalam keg. Pagelaran Seni Drama dan Tari ini.

                Contoh Proposal Kegiatan desa pembentukan BUMDES


                SAMPUL 

                DAFTAR ISI
                 
                RINGKASAN EKSEKUTIF pada contoh proposal kegiatan

                BUM Desa "Karya Bersujud" merupakan lembaga usaha ekonomi desa milik Pemerintah Desa Manurung, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu. BUM Desa "Karya Bersujud" didirikan pada tanggal 17 Oktober 2017 melalui forum Musyawarah Desa yang dihadiri oleh Delegasi Desa Manurung, yang terdiri dari Kepala Desa, perangkat Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa, lembaga kemasyarakatan Desa, lembaga desa lainnya, dan perwakilan masyarakat dengan mempertimbangkan keadilan gender.

                Download

                BUM Desa “Karya Bersujud” telah memiliki struktur organisasi kepengurusan yang lengkap dan cukup sederhana, yaitu terdiri atas Dewan Penasehat (Dewan Komisaris), Dewan Pengawas, Pelaksana Operasional (Direktur), Sekretaris, dan Bendahara. Dewan Komisaris dijabat oleh Kepala Desa Manurung, Direktur dijabat oleh Sulaiman, Sekretaris dijabat oleh Nur Jannah, dan Bendahara dijabat oleh Mukri Isnandar. Dewan Penasehat terdiri dari Adil Hidayat (Ketua), Aminullah (Wakil Ketua), Hamidah (Sekretaris), dan Syamhuddin (Anggota). Dewan Komisaris beserta seluruh pengurus lainnya dapat bekerjasama sehingga keg. usaha BUM Desa yang sudah ada dapat berjalan dengan baik.

                Salah satu unit usaha yang akan dikembangkan BUM Desa "Karya Bersujud" adalah keg. unit usaha pembuatan jilbab tenun / sonket di desa manurung. Munculnya ide untuk menjalankan keg. usaha tersebut dilatar belakangi oleh kesulitan yang dialami para pengrajin tenun / songket dalam memasarkan kain produk unggulan desa manurung. Ini disebabkan karena kain yang bernilai tinggi tersebut selama ini hanya di gunakan untuk pembuatan kemeja.

                Keg. usaha pembuatan jilbab tenun / songket ini memiliki prospek yang sangat bagus, baik ditinjau dari segi sosial maupun dari segi bisnis. Dari segi sosial, dengan adanya keg. usaha tersebut akan membantu warga di desa manurung, sehingga akan mendukung pemerintah dalam pembukaan lapangan kerja. Dari segi bisnis, keg. usaha pembuatan kain tenun / songket sangat diminati oleh warga desa terutama para pengrajin, sehingga untuk pemasaran produk sangat mudah karena pasarnya selalu tersedia. Terlebih di Desa Manurung tidak ada pihak-pihak yang membuka usaha sejenis, sehingga tidak ada pesaingnya.

                Pada tahap awal usaha, target pasarnya adalah 2.000 helai jilbab tenun / songket untuk seluruh Dinas dan SKPD yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. Jumlah peminat diyakini akan bertambah semakin banyak di masa yang akan datang. Harga telah diperhitungkan dan dimusyawarahkan bersama kepala Desa dan Dinas Pemberdayaan
                .... dst ....
                A. GAMBARAN UMUM DESA MANURUNG
                B. GAMBARAN BUM DESA "KARYA BERSUJUD"
                1. Visi dan Misi.
                2. Tujuan
                3. Badan Hukum
                4. Organisasi
                5. Unit Usaha
                6. Sumber Keuangan
                7. Peluang Pengembangan Usaha
                C. UNIT USAHA PENGELOLAAN AIR MINUM
                1. Latar Belakang Pemilihan Usaha
                2. Perencanaan Produk
                3. Perencanaan Pemasaran
                4. Perencanaan Manajemen
                5. Perencanaan Pengoperasian
                6. Perencanaan Keuangan
                7. Perencanaan Jadwal Pelaksanaan
                LAMPIRAN-LAMPIRAN
                Lampiran 1. Dokumentasi Kelembagaan BUM Desa
                Lampiran 2. Foto copy Peraturan Bersama Kepala Desa
                Lampiran 3. Foto copy Surat Keputusan Kepengurusan BUM Desa Bersama
                Lampiran 4. Berita Acara Musyawarah antar-Desa




                Author

                Tentang penulis: T Nurandhari

                Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

                Follow me on: Twitter | Scholar | Quora |