Pengertian Komunikasi

Komunikasi merupakan aktifitas yang paling mendasar dari manusia. Dengan berkomunikasi, manusia dapat saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam bermasyarakat. Pentingnya komunikasi bagi manusia tidaklah dapat dipungkiri, begitu juga halnya dengan suatu organisasi. Dengan adanya komunikasi yang baik, maka organisasi akan dapat berjalan dengan lancar dan berhasil, demikian juga sebaliknya. Kurangnya komunikasi dalam organisasi akan mengakibatkan macetnya kinerja organisasi.


    Definisi Komunikasi

    Berbicara tentang definisi komunikasi, tidak ada definisi yang benar atau salah. Seperti juga model atau teori, definisi harus dilihat dari kemanfaatanya untuk menjelaskan fenomena yang didefinisikan dan mengevaluasinya. Beberapa definisi mungkin terlalu sempit, misalnya "Komunikasi adalah penyampaian pesan melalui media elektronik", atau secara luas misalnya "Komunikasi adalah interaksi antara dua makhluk hidup atau lebih". Sehingga para peserta komunikasi ini termasuk mungkin hewan, tanaman dan bahkan jin.

    Baca Juga: Manfaat Komunikasi
    Dalam buku Onong Uchjana Effendy, komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain. Orang yang menyampaikan pesan disebut komunikator, sedangkan orang yang menerima pesan disebut komunikan. Tujuan dari komunikasi adalah terciptanya pengertian yang sama antara kedua belah pihak yang melakukan komunikasi.

    Pengertian Komunikasi


    Sedangkan definisi komunikasi menurut Carl I. Hovland adalah "Communication is the process to modify the behavior of other individuals"

    Sedangkan definisi komunikasi menurut Joseph. A. Devio adalah sebagai berikut:
    "The act, by one more persons, of sending and receiving messages distorted by noise, within a context, with some effect and with some opportunity for feedback. The communication act, then, whould include the following components : context, source (s), receiver (r), messages, channels, noise, sending or encoding process receiving, decoding process, feedback and effect. Thes elements seem the most essential in any consideration of the communication act. They are we might call the universals of communication :…the elements that are present in every communication act, regardless of whether it intra personal, interpersonal, small group, public speaking, mass communication or intercultural communication."

    (Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih, yakni kegiatan menyampaikan dan menerima pesan, pesan yang mendapat distorsi dari gangguan-gangguan, dalam suatu konteks, yang menimbulkan efek dan kesempatan arus balik. Oleh karena itu, kegiatan komunikasi meliputi komponen-komponen sebagai berikut : konteks, sumber (s), penerima (r), pesan, saluran, gangguan, proses penyampaian atau proses encoding, penerimaan atau proses encoding, arus balik dan efek. Unsur-unsur tersebut agaknya paling esensial dalam setiap perkembangan mengenai kegiatan komunikasi. Ini yang dinamakan kesemestaan komunikasi;…unsur-unsur yang terdapat pada setiap kegiatan komunikasi, apakah itu intra-personal, antarpersonal, / kelompok kecil, pidato, komunikasi massa atau komunikasi antarbudaya)

    Definisi komunikasi menurut Louis Forsdale (1981) seorang ahli komunikasi dan pendidikan di Amerika adalah sebagai berikut:

    "Communication is the process by which a sistem is established, maintained, and altered by mean of shared signal that operate according to rules".

    Komunikasi adalah suatu proses memberikan signal menurut aturan tertentu, sehingga dengan cara ini suatu sistem dapat didirikan, dipelihara, dan diubah. Dengan adanya aturan ini menjadikan orang yang menerima signal yang telah mengetahui aturannya akan dapat mengetahui maksud dari pesan yang diberikannya.

    Mengenai unsur-unsur dalam komunikasi seperti yang dikemukakan oleh pakar politik Amerika, Harold D. Laswell adalah sebagai berikut:

    Gagasan mengenai unsur-unsur komunikasi tersebut selanjutnya lebih dkenal dengan Formulasi Laswell. Selanjutnya formulasi tersebut dikembangkan oleh Braddock6, melalui pengembangan lima unsur utama Formula Laswell tersebut, Braddock menambahkan dua elemen baru yaitu :
    • Under what circumstances (dalam keadaan apa, ketika mengirimkan pesan-pesan)
    • For what purpose? (dalam rangka tujuan apa, pihak komunikator ingin mengatakan sesuatu)

    Dari kedua formulasi diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya komunikasi adalah proses aksi reaksi. Di satu sisi ada penyampai informasi dan di sisi lain ada penerima informasi. Kesimpulan yang kedua berkaitan dengan elemen pokok dalam komunikasi, yaitu :
    • Source (penyampai pesan / informasi)
    • Message (pesan / informasi yang disampaikan)
    • Receiver / audience / khalayak ( penerima pesan)

    Proses Komunikasi

    Demikian kelengkapan unsur / elemen komunikasi menurut Laswell yang mutlak harus ada dalam setiap prosesnya.

    Proses komunikasi itu sendiri terbagi menjadi dua tahap:
    1. Proses komunikasi secara primer, Proses komunikasi secara primer adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan) dengan menggunakan lambang (bahasa, isyarat, gambar, warna, dsb) sebagai media.
    2. Proses komunikasi secara sekunder, Proses komunikasi secara sekunder adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan) dengan menggunakan alat atau sarana (surat, telepon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film, dsb) sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media pertama.

    Mengacu pada uraian diatas dan dikaitkan dengan kegiatan promosi yang dilakukan, penulis berkesimpulan kegiatan tersebut termasuk dalam kajian proses komunikasi secara sekunder.

    Bentuk dan Tujuan Komunikasi

    1. Bentuk Komunikasi

    Dalam sebuah organisasi, komunikasi berfungsi dalam menyampaikan informasi tentang tugas dan fungsi bagian yang telah ditetapkan kepada anggota. Sehingga dalam mencapai tujuan organisasi, ada pembagian tugas yang proporsional. Maka definisi komunikasi dalam hubungannya dengan kelompok/organisasi diberikan oleh Brent D.Rubent memberikan sebagai : "suatu proses melalui mana individu dalam hubungannya dalam kelompok, dalam organisasi dan dalam masyarakat menciptakan, mengirimkan dan menggunakan informasi untuk mengkoordinasi lingkungannya dan orang lain".

    Bentuk-bentuk komunikasi adalah sebagai berikut:
    1. Personal Communication, terdiri atas Intrapersonal Communiacation & Interpersonal Communication
    2. Group Communication, terdiri dari Small Group Communication (ceramah, diskusi panel, simposium, forum, seminar, curah saran, dll)
    3. Mass Communication, terdiri atas Pers, Radio, TV, Film, dsb.
    Rubbent menggunakan istilah "informasi" sebagai kumpulan data dan pesan. Istilah menciptakan informasi dimaksudkan sebagai proses encoding/ penyandian pesan dalam bentuk verbal maupun non verbal yang kemudian disampaikan kepada pihak lain yang ditujukan untuk merubah perilaku. Istilah mengirimkan informasi maksudnya adalah lewat mana komunikasi itu disampaikan kepada komunikan. Istilah menggunakan komunikasi merujuk pada efek/ pengaruh dari komunikasi untuk mempengaruhi tingkah laku manusia baik secara individu, kelompok, maupun masyarakat.

    2. Tujuan Komunikasi

    Sedangkan tujuan komunikasi antara lain:
    1. Attitude change (perubahan sikap)
    2. Opinion change (perubahan pendapat)
    3. Behaviour change (perubahan perilaku)
    4. Social change (perubahan sosial)

    Komunikasi juga ditujukan untuk menumbuhkan hubungan sosial yang baik. Manusia adalah makhluk sosial yang tidak tahan hidup menyendiri. Manusia ingin berhubungan dengan orang lain secara positif. Abraham Maslow menyebutnya dengan "kebutuhan cinta". Kebutuhan sosial adalah kebutuhan untuk menumbuhkan dan mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan orang lain dalam hal interaksi dan asosiasi, pengendalian dan kekuasaan, dan cinta serta kasih sayang. Kebutuhan sosial ini hanya dapat dipenuhi dengan komunikasi interpersonal yang efektif. Tingkah laku komunikasi ini mengarahkan pada perkembangan iklim organisasi. Bermacam-macam definisi komunikasi disampaikan oleh para ahli, hal ini dimaksudkan untuk memberikan batasan terhadap apa yang dimaksud dengan komunikasi, sesuai dengan sudut pandang mana mereka memandangnya. Berbagai definisi tentang komunikasi dibuat dan disesuaikan dengan bidang dan tujuan dari para ahli.

    Perlu disadari bahwa komunikasi tidak berlangsung dalam satu ruang hampa sosial, melainkan dalam suatu konteks atau situasi tertentu. Secara luas, konteks disini berarti semua faktor diluar orang-orang yang berkomunikasi yang terdiri dari aspek yang bersifat fisik, aspek psikologis, aspek sosial dan aspek waktu.


    REFERENSI :
    1. S.D. Bono dkk, 2011, Managing Cultural Diversity
    2. M. BADAWI, 2010, Studi Tentang Pengaruh Iklim Komunikasi
    3. A. YULIADHI, 2011, Studi Deskriptif Kualitatif Dalam Kegiatan