Prospektus merupakan suatu penjelasan yang berupa keterangan tertulis dan terperinci mengenai kegiatan suatu perusahaan atau organisasi baru. Prospektus ini disebarluaskan kepada umum dan disampaikan kepada kelompok tertentu yang berkepentingan (Franchise, 2009).

Dalam sistem waralaba, prospektus ini penting bagi pihak pewaralaba ataupun terwaralaba. Bagi pihak pewaralaba, prospektus merupakan syarat utama yang harus diserahkan jika ingin mendapatkan STPW (Surat Tanda Pendaftaran Waralaba).

Dalam PP No.42 Tahun 2007 tentang Waralaba yang mengatur kewajiban setiap pemberi waralaba (pewaralaba) harus memberikan prospektus penawaran kepada calon penerima waralaba (terwaralaba) pada saat menawarkan waralaba. Bagi seorang terwaralaba, prospektus menjadi sebuah dokumen penting yang dapat digunakan untuk menilai apakah perusahaan pewaralaba tersebut merupakan perusahaan yang baik atau tidak.

waralaba



Kandungan prospektus waralaba sesuai dengan PP No.42 tentang Waralaba antara lain:

  1. Data Identitas pemberi waralaba (pewaralaba);
  2. Legalitas usaha waralaba;
  3. Sejarah kegiatan usaha;
  4. Struktur organisasi pemberi waralaba (pewaralaba);
  5. Laporan keuangan 2 tahun terakhir;
  6. Jumlah tempat usaha;
  7. Daftar penerima waralaba;
  8. Hak dan kewajiban pewaralaba dan terwaralaba.

Dalam kaitannya memasarkan waralaba ada beberapa hal yang sering menjadi perhatian para pewaralaba dalam memasarkan bisnisnya. Menurut Franchise (2009), berikut ini beberapa poin penting yang harus diperhatikan dalam membuat sebuah penawaran waralaba, antara lain :

A. Menampilkan Kisah Sukses Pewaralaba
Untuk informasi ini, seorang pewaralaba dapat menampilkan berbagai prestasi baik berupa rekor ataupun penghargaan yang pernah diraih selama menjalankan bisnis.

B. Menampilkan Kisah Sukses Waralaba
Untuk informasi ini bisa dilakukan jika sudah ada pihak terwaralaba. Seorang pewaralaba dapat meminta testimonial dari terwaralaba yang telah berhasil menjalankan bisnis. Testimoni yang dibuat semenarik mungkin sangat ampuh untuk meyakinkan calon terwaralaba

C. Menampilkan Keunggulan Produk
Keunggulan produk yang dapat ditawarkan dapat berupa diferensiasi produk atau services yang ditawarkan dibandingkan dengan kompetitor sejenis. Selain itu bisa juga ditampilkan dari sisi pengembangan produknya yang dilakukan oleh tim RnD yang dimiliki oleh pewaralaba

D. Menampilkan Keunggulan Merek
Seorang pewaralaba dapat menampilkan berbagai riset yang menunjukkan posisi mereknya di industri. Jika merupakan pioner pertama di bidang tersebut, pewaralaba dapat menonjolkan dirinya. Jika ada media yang pernah meliput tentang waralabanya, seorang pewaralaba dapat menyertakan sumber tersebut baik dalam media cetak ataupun elektronik.

E. Menampilkan Sistem
Seorang pewaralaba dapat menggambarkan berbagai hal mengenai sistem bisnis yang ditawarkannya meliputi: manajemen, keuangan, pemasaran, alur pasokan, IT, SDM, dan logistik. Pewaralaba dapat menampilkan foto pabrik, software yang digunakan, maupun alat keamanan.

F. Bantuan Start-Up Usaha
Bantuan start-up usaha merupakan bantuan yang diberikan sebelum sebuah usaha dijalankan. Bantuan ini dapat berupa bantuan perizinan, set-up interior dan eksterior design, memberikan bantuan daftar supplier, pasokan produk, dan lainnya.

G. Program Training Bagi Karyawan dan Terwaralaba
Seorang pewaralaba dapat menampilkan berbagai foto kegiatan training karyawan baik di inhouse training ataupun on store training. Materi pelatihan apa saja yang akan diberikan nantinya dapat ikut disertakan.

H. Dukungan yang Berkesinambungan
Pewaralaba dapat menampilkan dukungan berkelanjutan yang nantinya akan diberikan kepada terwaralaba baik dukungan operasional, pemasaran, atau pelatihan.

I. Tingkat keuntungan dan pengembalian modal dari catatan outletnya
Pewaralaba dapat membantu menampilkan gambaran dari tingkat pengembalian modal dari outlet yang sudah berjalan sehingga calon terwaralaba akan merasa lebih yakin dalam menentukan keputusannya.

J. Kontrak Waralaba
Kontrak waralaba yang menarik menjadi salah satu daya tarik bagi calon terwaralaba dalam menawarkan bisnis waralabanya.


Baca Juga:
Perjanjian Waralaba 
Panduan Operasi Manual Waralaba


Post a Comment

Previous Post Next Post