Pendapat Ahli Tentang Kulit dan Jerawat

Menurut Young pada 1972, Kulit adalah organ terbesar dari tubuh dan meliputi wilayah yang sangat luas. Ketebalan kulit bervariasi di berbagai bagian tubuh. Sel-sel kulit yang paling tipis pada wajah, ini penting untuk penggunaan kosmetik yang harus mampu menembus kulit.

Kulit menutupi seluruh tubuh dan melindungi dari berbagai jenis rangsangan eksternal dan kerusakan serta dari hilangnya kelembaban. Luas permukaan kulit orang dewasa sekitar 1,6 M2 (Mitsui, 1997).

$ads={1}

Kulit terdiri dari atas tiga lapisan, yaitu lapisan epidermis, dermis, dan hipodermis. Lapisan epidermis merupakan lapisan luar tipis kulit. Lapisan dermis merupakan lapisan di bawah epidermis yang jaauh lebih tebal daripada epidermis. Matriks kulit menganduung pembuluh-pembuluh darah dan saraf yang menyokong dan memberi nutrisi pada epidermis yang sedang tumbuh (Anderson, 1996).

Lapisan dermis berfungsi untuk proteksi dan sensasi. Lapisan ini berisi kelenjar keringat (pada bagian tepi dengan hipodermis) yang membuka keluar menuju permukaan kulit. Kolagen dan elastin memberikan kekuatan dan daya regang pada kulit (Peckham, 2014).



Lapisan hipodermis atau lapisan subkutan adalah kelanjutan dermis atas jaringan ikat longgar, berisi sel-sel lemak di dalamnya. Lapisan ini merupakan bantalan untuk kulit, isolasi untuk mempertahankan suhu tubuh dan tempat penyimpanan (Anderson, 1996).

Lapisan hipodermis berisi jaringan adiposa dan kelenjar keringat. Jaringan adiposa ini penting untuk fungsi metabolisme seperti produksi trigliserida dan vitamin D (Peckham, 2014).

Jenis-jenis kulit berdasarkan pada kandungan air dan minyak, kulit terbagi menjadi 4 jenis, yaitu:
  1. Kulit kering
    Kulit kering adalah kulit yang memiliki kadar air kurang atau rendah. Ciri-ciri fisik yang tampak pada kulit kering adalah kulit tampak kusam dan bersisik, mulai tampak kerutan, dan pori-pori sangat kecil.
  2. Kulit normal
    Kulit normal adalah kulit yang memiliki kadar air tinggi dan kadar minyak rendah sampai normal. Ciri-ciri fisik yang tampak pada kulit normal adalah penampilan kulit tampak segar dan cerah, bertekstur halus, pori-pori kelihatan namun tidak terlalu besar, dan terkadang dahi, hidung, dan dagu terlihat berminyak.
  3. Kulit berminyak
    Kulit berminyak adalah kulit yang memiliki kadar air dan minyak yang tinggi. Ciri-ciri fisik yang tampak pada kulit berminyak adalah kulit bertekstur kasar dan berminyak, ukuran pori-pori besar, mudah kotor, dan sangat rentan berjerawat.
  4. Kulit campuran atau kombinasi
    Jenis kulit campuran atau kulit kombinasi dalam dunia kosmetik memiliki ciri-ciri, seperti daerah bagian tengah atau daerah T (dahi, hidung, dan dagu) terkadang berminyak atau normal. Bagian kulit lain cenderung normal bahkan kering (Muliyawan et al., 2013).

Kulit wajah manusia dikelompokkan menjadi lima jenis yaitu :
  • kulit normal, 
  • kombinasi, 
  • berminyak, 
  • kering, 
  • dan sensitif. 
Kulit normal ditandai dengan kulit tidak berminyak dan tidak kering, sehingga kelihatan segar dan bagus, pori-pori hampir tidak kelihatan. Pengeluaran kotoran dan penyerapan zat-zat yang berguna melalui kulit serta peredaran darah yang berjalan dengan baik, akan jarang mendapatkan gangguan jerawat maupun timbulnya cacat-cacat pada kulit muka. Masalah pada kulit dapat ditimbulkan oleh bakteri, jamur atau virus yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi kulit (Santoso, 2012).
Jerawat muncul disebabkan oleh empat faktor yaitu kelenjar minyak yang terlalu aktif, penyumbatan pori-pori, aktifitas bakteri kulit dan peradangan.
Kelenjar minyak yang terlalu aktif berkaitan dengan kulit dan pori-pori. Produksi minyak berlebih dari kelenjar minyak membuat pori-pori menjadi tersumbat karena adanya penumpukan minyak, yang menyebakan adanya aktivitas bakteri didalam pori-pori yang tersumbat. Aktivitas bakteri mengakibatkan terjadinya infeksi, sehingga kulit mengalami peradangan.

Peradangan pada kulit berjerawat terjadi untuk melawan zat asing berupa bakteri atau senyawa lainnya. Berdasarkan penyebab timbulnya masalah-masalah pada kulit, jerawat merupakan masalah kulit wajah yang mudah muncul sehingga perlu dilakukan perawatan untuk menyembuhkan jerawat (Irawati dan Sulandjari, 2013).

Solusi Dari Produk Garnier Men


Dari beberapa penjabaran pendapat ahli diatas tentu kita jadi tahu begitu pentingnya kulit wajah dan dampak serius yang ditimbulkan akibat jerawat, untuk itu kita perlu atasi jerawat dan gangguan pada kulit wajah pria dengan berbagai produk dari garnier men. Tapi tunggu dulu kenapa pria harus pake produk khusus untuk pria garnier mens ? garnier men adalah produk untuk solusi wajah berjerawat, dari bahan alami yang menggunakan teknologi tinggi, Formulanya yang segar dan cocok untuk kulit wajah pria, dan yang terpenting hasilnya dapat diukur lho sobat.

Untuk wajah berjerawat dapat menggunakan 

facial wash : Garnier Men AcnoFight Scrub in Foam (produk untuk melawan dua belas tanda masalah wajah yang diakibatkan jerawat), Garnier Men AcnoFight Wasabi Foam (produk ini digunakan untuk melawan bakteri-bakteri penyebab jerawat). Untuk wajah berjerawat dapat menggunakan Moisturizer : Garnier Men AcnoFight Whitening Serum (Jika produk sebelumnya untuk melawan, produk ini untuk mencegah timbulnya 12 masalah wajah akibat jerawat). Extensive Acne Treatment: Garnier Men Acne Gel, Garnier Men AcnoFight Peel Off Mask.

$ads={2}

Solusi untuk wajah pria yang berminyak,

Facial Wash: Garnier Men Turbo Light Oil Control Cooling Foam, Garnier Men Turbo Light Oil Control Super Duo Foam, Garnier Men Turbo Light Oil Control Matcha Gel, Garnier Men Turbo Light Oil Control 3in1 Charcoal
Moisturizer: Garnier Men Turbo Light Oil Control Whitening Serum.

Solusi untuk wajah pria yang kusam

Facial Wash: Garnier Men Power White Super Duo Foam, Garnier Men Power White 2in1 Foam
Moisturizer: Garnier Men Power White Whitening Serum SPF30.



Post a Comment

Previous Post Next Post