Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sistem Pendinginan Mesin Mobil

Untuk memaksimalkan performa mesin mobil dan konsumsi bahan bakar yang hemat dalam mobil tidak terlepas dari sistem pendinginan mesin, karena apabila unjuk kerja pendingin mesin begus maka akan terdapat penghematan.


 

Dalam hal konsumsi daya yang diperlukan untuk proses pendinginan. Pendinginan pada mesin sangat penting dilakukan, hal ini dikarenakan pendinginan itu memiliki beberapa manfaat. Manfaat itu antara lain : 

  1. Mencegah panas yang berlebihan dalam mesin
  2. Mengurangi keausan pada mesin
  3. Sebagai media pendingin mesin

Sedangkan temperatur air yang digunakan sebagai media pendingin mesin mempunyai fungsi yang tidak kalah pentingnya dengan pendinginan itu sendiri dimana temperatur air yang digunakan sebagai media pendinginan, maka akan semakin baik hasil yang didapat dari pendinginan tersebut.

 

Dapat dibuktikan dengan adanya berbagai macam cairan penambah/coolant yang diproduksi oleh produsen, yang mempunyai titik didih yang lebih tinggi dari pada air biasa. Jarak kipas pendingin mempunyai pengaruh penting apalagi antara radiator dan kipas tidak diberi pelindung.

 

Ada beberapa faktor yang memengaruhi temperatur mesin. Tipe inti radiator pada sebuah kendaraan dapat mempengaruhi temperatur air radiator kendaraan tersebut. Tipe inti radiator menurut sirip-sirip pendingin nya dibedakan menjadi dua macam; yaitu tipe plat (plate fin type) dan tipe lekukan (currogated fin type).

 

Dimana tipe lekukan mempunyai kemampuan pendinginan yang lebih baik dari tipe plat karena tipe lekukan memiliki susunan pipa tunggal sehingga bentuknya lebih tipis dan lebih ringan sehingga pendinginannya lebih sempurna dari tipe plat.

 

Faktor lainnya yang berpengaruh terhadap temperatur mesin adalah jarak bebas radiator dari kipas pendingin. Semakin jauh jarak bebas radiator dari kipas pendingin maka efektivitas pendinginannya akan semakin kurang, sebaliknya bila semakin dekat jarak pemasangan radiator dari kipas pendingin maka efektivitas pendinginannya akan semakin baik.

 

Jenis fluida pengisi radiatorpun juga dapat memengaruhi temperatur mesin. Jenis fluida pengisi radiator dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu air dan coolant. Radiator yang menggunakan coolant sebagai fluida pengisinya memiliki efektivitas pendingin lebih baik, karena mempunyai titik didih lebih tinggi dari pada air.

 

Hanya kira-kira 25% energi yang dimanfaatkan secara efektif 45% lainnya hilang saat gas buang atau gesekan dan 30% diserap oleh mesin itu sendiri. 

 

RS.Northop (1991:149) menyatakan bahwa "energi panas yang dibuang melalui emisi gas buang sebanyak 36%, hilang akibat gesekan dan memanaskan minyak pelumas sebanyak 7% dan sisanya sekitar 33% hilang diserap oleh sistem pendinginan mesin."

Sistem Pendinginan Udara

Sistem pendinginan udara menggunakan hembusan udara pada sirip-sirip pendingin mesin mobil yang dibuat pada bagian silinder dan kepala silinder, panas yang timbul pada mesin tersebut akan dirambatkan pada bagian sirip dan kemudian dibuang bersama udara yang sedang mengalir pada disela-sela sirip pendingin.

 

diagram-sistem-pendingin-udara-mobil-vw

Sistem Pendinginan Air 

Sistem pendinginan air menggunakan fluida pendingin untuk membantu proses pendinginan pada mesin mobil. Fluida tersebut dialirkan melalui mantel jacket yang terdapat pada blok silinder mesin. 

 

Fluida menyerap panas kemudian dialirkan ke radiator untuk didinginkan dengan kipas. Sistem pendingin air biasanya dilengkapi dengan pengontrol suhu dan tekanan agar suhu mesin selalu stabil sesuai dengan suhu kerja mesin.

 

T Nurandhari
T Nurandhari Contoh Surat Lamaran Kerja - Blogger Jalanan belajar menulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia. twitter | github | youtube | rss | blogger | rss

Posting Komentar untuk "Sistem Pendinginan Mesin Mobil"