Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


(Tema gelap kini tersedia)
    
Aktifkan agar pengalaman membaca menjadi lebih nyaman
    

Pengertian Kepemimpinan Ditinjau Dari Berbagai Aspek

Pengertian kepemimpinan dapat ditinjau dari berbagai aspek, ada yang menganggap kepemimpinan sebagai suatu seni (art), kekuasaan (power), proses(process), dan kepribadian (personality). Anggapan tersebut dijelaskan sebagai berikut :

Pengertian Kepemimpinan Sebagai Seni

John Pfifner (dalam Handayaningrat, 1996:64) menyatakan bahwa kepemimpinan adalah seni untuk mengkoordinasi dan memberikan dorongan terhadap individu atau kelompok untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Seseorang yang memiliki seni memimpin yang baik akan mudah mendapat simpati dari orang-orang disekitarnya untuk mengikuti aturan yang disampaikan.

Kepemimpinan Sebagai Kekuasan (Power)

Dikemukakan oleh Etzioni (dalam Purwanto 1987:29). Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan adalah kekuatan (power)yang didasarkan atas watak seseorang yang memiliki kekuasan lebih.

Seseorang yang memiliki kekuasaan cenderung dihormati oleh bawahannya karena mereka takut dikeluarkan atau mencari aman.

Kepemimpinan Sebagai Suatu Proses 

Seperti yang dikatakan oleh Stoner (dalam Handoko, 1997). Pengertian tersebut menjelaskan bahwa kepemimpinan sebagai suatu proses pengarahan dan pemberian pengaruh pada kegiatan-kegiatan dari sekelompok anggota yang saling berhubungan dengan tugas-tugas yang dijalani.

Kepemimpinan Sebagai Kepribadian (Personality).

Purwanto menyatakan bahwa kepemimpinan dapat dirumuskansebagai suatu kepribadian (personality) seseorang yang mendatangkan keinginan pada kelompok orang-orang untuk mencontohnya atau mengikutinya (1987:28).

Selain itu seseorang yang memiliki kepribadian memimpin akan memancarkan suatu pengaruh yang tertentu, suatu kekuatan dan wibawa. Hal tersebut akan membuat orang yang berada disekitarnya mau melakukan tugas maupun aturan secara suka rela yang dibuat olehnya.

Dari pendapat ahli di atas dapat diketahui bahwa seorang pemimpin yang baik tidak hanya memegang suatu kekuasaan akan tetapi bagaimana perlakuan pemimpin tersebut pada orang lain. Pemimpin juga dapat memberikan pengarahan kepada para anggotanya dan dapat mempergunakan pengaruhnya untuk menguatkan organisasi yang dipimpinnya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa seorang pemimpin mampu memengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktifitas tertentu, demi pencapaian satu atau beberapa tujuan dalam suatu organisasi. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mampu menciptakan dinamika yang baik pada kelompok atau organisasi yang dia pimpin. 

Organisasi diartikan sebagai suatu sistem kerja sama sejumlah orang untuk mencapai suatu tujuan. Kegiatan di dalam organisasi adalah kegiatan yang berproses, sehingga dapat berkembang dan berubah. 

Disamping itu organisasi juga memiliki pengertian sebagai tempat berlangsungnya kegiatan atau kerja sama sejumlah orang untuk mencapai tujuan tertentu. Pada kenyataannya setiap organisasi memerlukan seseorang untuk menempati posisi sebagai pemimpin (leader). 

Pemimpin adalah orangnya dan kepemimpinan (leadership) adalah kegiatannya (Nawawi dan Hadari, 2006:9).

Terkait hal tersebut kepemimpinan dapat diartikan sebagai kemampuan atau kecerdasan mendorong sejumlah orang agar bekerja sama dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terarah pada tujuan bersama.

Kemampuan kepemimpinan perlu ditingkatkan tidak hanya saat menjadi ketua dalam suatu organisasi tetapi pada diri individu tersebut agar tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

KIRIM MASUKAN

T Nurandhari
T Nurandhari wuryantoro.com - Blogger Jalanan belajar menulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia. twitter | github | youtube | rss | blogger | rss

Posting Komentar untuk Tulisan Ini.